
Semuanya pun setuju namun Chan masih belum menjawabnya karena dia ingin meminta pendapat dari para cewek dulu.
"Lo gimana, Chan?" tanya Suho pada Chan yang belum menjawab saran yang diberikan olehnya.
"Gue sih ngikut aja, tapi tanya dulu ke yang cewek!" ucap Chan yang menyuruh para wanita untuk menjawab saran yang di berikan oleh Suho saat itu.
"Para cewek gimana?!" tanya Suho pada Velia, karena Suho tau, kalau Velia setuju otomatis para cewek yang lainnya juga akan setuju dengan pendapat dari Velia.
"Kita setuju!" jawab Velia yang mewakili seluruh cewek yang ada di sana.
"Ya sudah, kalau gitu kita langsung aja ke puncak!" ucap Suho lagi yang setelahnya langsung menyuruh semuanya untuk segera menuju ke mobil travel milik Chan.
Setelah mereka semua sudah berada di dalam mobil travel milik Chan, merea segera melajukan mobil itu menuju ke Vila Suho dan Chan yang ada di puncak.
Di perjalanan,,,,
"Lis, sini bentar deh!" ucap Velia yang meminta Lisa untuk mendekat ke arahnya.
"Ada apa kak?!" tanya Lisa sembari berjalan mendekat ke arah Velia.
Kini mereka berdua duduk berdekatan dan saking berbicara satu sama lain.
"Kamu beneran menyukai Sehun?" tanya Velia yang memastikan, setelah Lisa sudah berada di dekatnya.
"I,,iya kak!" jawab Lisa dengan sedikit gugup karena takut kalau sampai Velia memarahinya.
"Kalau gitu, kamu harus bisa mempertahankan cinta kalian ya! jangan sampai kamu terluka dan sakit hati karena sebuah ikatan cinta!" ucap Velia yang berusaha menasehati adiknya itu.
"Iya kak, itu pasti akan aku lakukan!" ucap Lisa yang sudah yakin pada dirinya sendiri kalau dirinya pasti bisa menjaga dan juga mempertahankan hubungannya dengan Sehun.
"Dan kalau semisal Sehun nanti nyakitin kamu, kamu bilang aja ke aku!" ujar Jenie yang tiba-tiba datang dan ikut nimbrung pembicaraan Velia damn juga Lisa saat itu.
"Iya kak, makasih ya! aku sangat beruntung bisa dikelilingi oleh orang-orang baik seperti kalian semua!" ucap Lissa sembari tersenyum manis ke arah Jenie, Dila dan juga Yuna yang ada di sana.
__ADS_1
Kemudian setelah saling menceritakan diri mereka satu sama lain, Yuna menyarankan mereka untuk memasak di dalam mobil travel itu. Semuanya juga setuju dan akhirnya semuanya memutuskan untuk membuat beberapa makan untuk menunggu perjalanan mereka yang tak kunjung sampai di Vila puncak.
Setelah semua makanan siap untuk di sajikan, Velia menyuruh Lisa untuk pergi ke lantai 1 dan lantai 2 yang ada di dalam mobil travel itu. Velia meminta Lisa untuk memanggil seluruh pria yang ada di sana untuk makan.
"Kak Chan!" panggil Lisa dan membuat Chan menoleh ke arahnya.
Kebetulan semua para cowok sedang berada di lantai 2 untuk menonton sebuh film horor. dan Lisa langsung menyuruh mereka semua untuk makan.
Singkat cerita,,,,
Setelah selesai makan , akhirnya mereka sampai di villa puncak.
"Chan, kamu sama para cowok yang lain di villa Suho aja gimana? Terus nanti Vila kamu di pakai sama yang cewek?!" Ucap Velia yang menyarankan untuk para cowok dan cewek berbeda tempat.
Tidak hanya Chan yang mengangguk setuju dengan pendapat dan juga saran yang Velia buat, akan tetapi semuanya juga ikut setuju dengan saran dari Velia.
"Kak, tidur yuk, aku udah ngantuk banget nih!" Ucap Lisa yang memang sudah mengantuk dan mengajak Velia untuk segera pergi ke kamar mereka di Vila Chan.
"Iya, nih aku juga capek banget!" Ucap Dila setelahnya yang juga lelah dengan perjalanan.
Setelah itu mereka semua beristirahat , namun tidak dengan Byun, Sehun dan juga Chan. Mereka bertiga masih belum bisa memejamkan mata untuk tidur, sampai akhirnya mereka memilih mengopi di balkon Vila.
Mereka saling bercerita satu sama lain untuk menghilangkan rasa bosan karena tidak bisa tidur.
"Oh iya, Chan! Gimana ceritanya lo bisa ketemu sama Velia?!" Tanya Sehun yang penasaran dengan awal mula pertemuan Chan dan juga Velia.
"Nah, bener juga tuh kata Sehun! Ceritain ke kita dong!" pinta Byun yang setuju dengan pertanyaan dari Sehun.
"Ceritanya tuh panjang banget!" Ucap Chan yang membayangkan dari awal sampai detik ini bersama dengan Velia.
"Sudahlah, ceritakan saja!" Pinta Sehun.
"Iya, ceritain aja kali, daripada kita gabut nggak jelas gini?!" Ujar Byun yang setuju dengan saran dari Sehun.
__ADS_1
Karena merasa tidak ada pilihan lain lagi untuk mengelak dari pertanyaan Sehun dan juga Byun. Akhirnya Chan memberitahu mereka berdua dari awal sampai detik ini bisa bersama dengan Velia.
Chan menceritakan cerita tentang dirinya dan juga Velia dari awal pertama mereka bertemu sampai detik ini, dan dari awal Velia yang masih menjadi roh gentayangan.
"WHAT?!!!" Ucap Byun yang tidak percaya dengan apa yang di ceritakan oleh Chan padanya.
"Jadi?" Ucap Sehun.
"Jadi Velia itu adalah hantu?" Ucap Byun yang langsung memotong ucapan Sehun.
"Iya, tapi kan itu dulu! Sekarang Velia sudah menjadi manusia kembali, sama sepeti kita!!" Jelas Chan.
"Wah-wah gue nggak nyangka kalau cerita lo tuh kayak gitu! Lo bruntung banget bisa bersatu dengan Velia! Takdir memang berpihak sama lo, Chan!" Ucap Byun yang tak henti-hentinya mengatakan kalau itu adalah takdir untuk Chan.
"Woahh, tapi jujur aja ga! Baru kali ini gue nemuin kisah cinta yang kayak gini!" Ucap Sehun yang kagum dengan cerita dari Chan.
"Mantan hantu yang cantik!!" Ucap Sehun setelahnya.
"Hey, dia milikku!!" Ucap Chan yang penuh dengan emosi saat Sehun membayangkan tentang Velia.
"Iya gue tahu kalau dia itu milik lo! Tapi adiknya kan punya gue!" Ucap Sehun dengan bangga.
"Lah terus, gue? Apa gue harus cari hantu juga, biar sama kayak lo, Chan?" Tanya Byun. Ucapan Byun belum sempat di jawab oleh Chan namun tiba-tiba saja Suho datang dan menyambar ucapan Byun tadi.
"Kalau lo yang nyari, bukannya suka tapi malah pada kabur duluan!" Ucap Suho yang tiba-tiba datang.
"Haish , apaan sih lo! Datang-datang langsung ngatain gue kayak gitu😒!!" Ucap Byun kesal dan memutar mata malasnya.
"Loh, Suho? Kok lo belum tidur?!" Tanya Sehun yang melihat Suho berjalan ke arah mereka.
"Kalian sendiri ngapain belum tidur?!" Tanya Suho balik tanpa menjawab pertanyaan Sehun padanya.
"Kita semua belum bisa tidur!" Jawab Byun yang memang tidak sedikit pun terlihat lelah.
__ADS_1
"Ya, kalau gitu kita sama! Gue juga belum ngantuk makanya gue ke sini!" Ujar Suho yang ternyata juga masih belum mengantuk, "Ya sudah, gue mau bikin kopi dulu di dapur! Mau ikut ngobrol sama kalian, daripada gue gabut di kamar!" Ucap Suho lagi yang setelahnya langsung menuju ke dapur untuk membuat secangkir kopi.