Jadi Suami Dari Hantu Cantik

Jadi Suami Dari Hantu Cantik
Suho sadar


__ADS_3

Setelah mereka puas memandangi makam para orang tua mereka, mereka langsung menuju rumah sakit untuk menjenguk Suho.


"Dila, Makanlah sesuatu! kamu belum makan dari kemarin!"ucap Velia membujuk Dila agar dirinya makan karena sudah dari kemarin Dila belum makan.


"Aku ingin makan bersama dengan Suho nanti, Vel!" ucap Dila yang masih keras kepala dan memilih Ih makan setelah Suho sadar.


"Astaga, jangan keras kepala seperti itu, Dil! Kau bukan hanya harus memikirkan Suho saja! kamu juga harus memikirkan kesehatan mu juga!" ucap Chen yang merasa kesal karena Dila masih terus keras kepala.


"Yang dikatakan Chen benar, Dil! jika nanti Suho sadar dan melihatmu seperti ini! Dia pasti akan merasa sangat kecewa karena sudah membuatmu seperti ini!" ucap Byun yang mencoba membujuk Dila .


Bukan hanya mereka saja yang sudah membujuk Dila, namun mereka semua sudah mencoba untuk membujuk Dila agar dirinya mau makan.


Sampai akhirnya,,,,


"Byun!! "Panggil Kyungsoo yang memecah keheningan.


"Ada apa?" tanya Byun yang merasa dipanggil.


"Temenin gue buat beli makanan untuk kita semua makan di sini!" aja Kyungsoo pada Byun.


"Ya baiklah!" jawaban setuju dan beranjak dari posisi duduknya.


"Eh Woi gue ikut, gue nggak mau kalau di sini malah jadi nyamuk!" kata Chen yang memilih ikut bersama Kyungsoo dan juga Byun, karena di sana hanya ada berpasang pasangan suami istri dan nantinya hanya Chen yang akan menjadi nyamuk di sana.


"Kalau begitu ayo!" Acha Kyungsoo dan kemudian mereka bertiga pun keluar dari ruangan itu dan membeli makanan.


Setelah mereka pergi semua yang ada di sana menatap Dila dengan tatapan sendu. Akan tetapi raut wajah mereka berubah setelah Dila berkata,,,


"Kalian semua lihat ini!!" ucap Dila setelah melihat tangan suaminya bergerak.


Semuanya yang ada di sana pun langsung merasa senang dan bahagia karena melihat Suho yang mulai menggerakkan tangannya.


Suho pun membuka matanya perlahan membuat semua orang di sana merasa lega, karena melihat Suho yang akhirnya sadar.


Mereka sengaja langsung keluar dari ruangan itu karena ingin membiarkan Dila berbicara empat mata dengan Suho saja.


Pov Suho dan Dila


"Kenapa kamu lama sekali bangunnya?" tanya Dila pada Suho.

__ADS_1


"Hey, Ada apa dengan kamu, kenapa kamu terlihat lusuh seperti ini?" pertanyaan Suho langsung menuju pada Dila yang memang terlihat begitu lusuh ,karena dirinya sudah beberapa hari tidak mandi dan masih memakai pakaian yang sama pula.


"Apa aku terlihat seburuk itu?" tanya Dila sambil menatap mata Suho.


"Sayang katakan ada apa?" tanya Suho lagi.


"Hey, kau ini baru saja di operasi, dan itu kamu masih bilang ada apa?" Dila berdecak kesal pada Suho.


"Kau menemaniku tanpa mandi bahkan makan sedikit pun? ternyata kamu memang sangat mencintaiku!'' ucap Suho yang malah menggoda istrinya.


"Suho aku tidak ingin kehilangan kamu ,Aku tidak bisa hidup tanpa kamu!" Kata Dila yang setelahnya langsung memeluk hangat Suho.


"Begitu juga aku yang sangat mencintai kamu, Terima kasih karena kamu sudah menemani aku walaupun kondisiku seperti ini!" ucap Suho yang tersenyum penuh haru kepada istrinya itu.


"Sekarang bangun dan mandilah,!" Suho memerintah Dila supaya dirinya mandi dan makan.


Dila yang terlihat bahagia ,sebenarnya tidak ingin meninggalkan Suho begitu saja. Tapi karena itu perintah dari Suho jadi dia hanya bisa menurutinya dan keluar dari ruang perawatan suhu.


Terlihat para sahabatnya sedang berdiri di depan pintu ruang perawatan Suho.


"Apa kita semua udah bisa bertemu dengan Suho?" tanya Chen pada Dila yang baru saja keluar dari ruang rawat Suho.


Setelah itu Dila memperbolehkan semuanya masuk ke dalam ruang rawat Suho, karena mereka juga berhak tahu kondisi Suho.


Di dalam ruang rawat Suho, semuanya ada di sana kecuali Jiso yang membersihkan dirinya dulu di mansion.


"Suho, gue mau kasih tahu lo!" ucap Sehun mengawali pembicaraan.


"Mau kasih tau apa?" tanya Suho yang sudah penasaran.


"Gue saranin lo harus hati-hati sama istri lo, soalnya tadi dia juga ikut andil dalam menyiksa wanita itu!" ucap Sehun memberitahu Suho dengan sedikit bercanda.


"Apa? Benarkah Dila Ikut andil dalam menyiksanya?" tanya Suho yang sedikit terkejut mendengar bahwa istrinya bisa menyiksa orang.


Belum sempat mereka menjawab pertanyaan dari Suho. Dila datang dari arah pintu,


"Aku mohon maafkan aku!" Ucap Dila merasa bersalah karena takut Suho akan memarahinya.


"Hey sayang, sejak kapan kamu datang? Kemari lah!" Panggil suaminya supaya Dila mendekat ke arah Suho.

__ADS_1


Dila pun perlahan berjalan ke arah Suho "Maaf karena sudah melakukan hal itu, tapi ketahuilah, itu semua aku lakukan karena aku tidak ingin kehilangan kamu!" Ucap Dila yang takut kalau Suho marah.


"Sayang, aku tidak akan memarahi kamu, kamu bebas melakukan apa saja asal itu tidak membahayakan nyawa kamu!" Ucap Suho sembari mengelus lembut rambut Dila.


Dila pun tersenyum lega mendengar ucapan dari suaminya. Semua yang ada di sana juga ikut merasa senang karena Suho tidak memarahi Dila, karena tahu Dila sudah melakukan hal yang diluar batas.


Setelah itu Velia menyarankan semuanya untuk makan.


Singkat cerita,,,


Beberapa hari kemudian kondisi Suho sudah mulai membaik dan dirinya sudah diperbolehkan pulang.


Setelah pulang dari rumah sakit Suho dan juga Dila menyempatkan diri mereka untuk datang ke makam orang tua mereka, yang telah meninggal di saat hari dimana pernikahan mereka berlangsung.


Air mata kembali mengalir dari mata mereka semuanya yang juga ikut pergi ke makam untuk berziarah ke makam orang tua mereka.


Setelah itu mereka memutuskan untuk kembali ke mansion Velia. Di saat hari sudah mulai senja para wanita sedang sibuk memasak di dapur untuk menyiapkan makan malam nanti.


Saat setelah semuanya sudah siap, mereka memanggil suami-suami mereka, dan juga yang lainnya untuk segera makan malam.


Di saat makan malam Chan mau minta perhatian mereka karena dirinya ingin mengatakan sesuatu.


"Aku ingin meminta perhatian dari kalian!" ucap Chan yang membuat semua mata mengarah ke arahnya.


"Apa kalian nyaman jika kita semua tinggal bersama?" tanya Chan yang membuat semua orang terheran karena pertanyaannya.


"Maksud lo ngomong kayak gitu apa Chan?" tanya Suho yang heran karena ucapan Chan terlihat aneh.


"Jadi gini!" ucap Chan mengawali sebuah rencana yang akan dia katakan pada semuanya.


Chan mengatakan bahwa Mansion Velia memang besar dan cukup untuk ditinggali mereka semua. Akan tetapi Chanyeol memiliki sebuah ide untuk membangun mansion-mansion lagi disekitar Mansion Velia. Supaya mereka nantinya bisa tinggal berpasang-pasang dan juga tak jauh dari mereka. Karena bagaimanapun mereka sudah dianggap seperti keluarga sendiri.


Chan sendiri ya sudah membeli seluruh tanah yang ada di dekat Mansion Velia. Chan juga sudah menyuruh beberapa arsitektur ternama untuk membangun 7 Mansion, di dekat Mansion Velia hanya dalam waktu 1 bulan.


"Iya, gue setuju sama lo Chan! Biar kita nanti juga bisa leluasa kalau mau ngelakuin-!" Ucap Suho terpotong.


"Jangan lo terusin tuh ucapan atau gue robek mulut lo!" Ancam Byun yang memotong pembicaraan Suho tadi.


Dila yang mendengar ancaman Byun pun langsung menatap tajam ke arah Byun.

__ADS_1


Glekkk,,,,


"Astaga tatapannya!" Gumam Byun sambil mengalihkan pandangannya dari Dila.


__ADS_2