
Lisa dan juga Velia mencari keberadaan Mama Rindu di mansion itu, para pria juga ikut mencari, bahkan sampai semua tempat dan juga ruangan yang ada di sana mereka jelajahi. Namun sayangnya, mereka tidak menemukan Mama Rindu di mana pun.
"Kak, mama di mana?" Ucap Lisa yang sudah mulai khawatir karena mama nya tidak ada di mana pun.
"Kakak juga tidak tahu, Lis! Chan bagaimana ini?" Tanya Velia yang juga merasa bingung dan juga khawatir.
"Kita juga udah mencari ke semua tempat, Vel!" Ujar Chan memberi tahu Velia.
"Apa perlu kita mencarinya ke luar rumah?" Saran dari Chen.
"Tapi ke mana?" Tanya Velia.
"Kak,,,," ucap Lisa yang sudah mulai panik dan berlinangan air mata.
Mengetahui kalau kekasihnya menangis, Sehun langsung mendekat ke arah Lisa lalu memeluk hangat Lisa, Sehun berusaha untuk menenangkan Lisa.
"Kamu yang tenang ya, sayang! Kita semua pasti akan segera menemukan mama kamu!" Ucap Sehun yang mencoba menenangkan hati Lisa.
"Bagaimana ini? Mama, sebenarnya kamu berada di mana?" Ucap Velia di dalam hatinya dan mulai panik namun berusaha memendamnya sendiri, karena takut kalau sampai Lisa bertambah panik. "Tidak!!! Aku tidak boleh menangis, aku harus tegar untuk Lisa!!" Ucap Velia yang mencoba membuat dirinya tegar di hadapan Lisa.
"Tunggu dulu!! Di mana Kyungsoo?" Tanya Suho yang menyadari kalau Kyungsoo tidak bersama dengan mereka.
Semua mata langsung melihat sekeliling untuk mencari Kyungsoo, sampai akhirnya.
"Kalian!" Ucap Kyungsoo dari arah gudang dan langsung membuat semua mata menoleh ke arahnya.
"Kemari lah!!" Suruh Kyungsoo pada semuanya untuk mendekat ke arahnya.
"Ada apa?" Tanya Dafa pada Kyungsoo.
"Apa lo menemukan sesuatu?" Tanya Chen juga.
"Lihatlah ini!" Ucap Kyungsoo sembari menunjuk sesuatu.
Semua mata mencoba melihat itu dengan lekat-lekat.
"Astaga!" Ucap Velia kaget.
"Da,,,darah???!" Ucap Lisa yang setelahnya langsung menutup mulutnya karena tidak percaya.
Terdapat bercak darah yang berceceran di lantai, dan baunya masih sangat segar. Melihat Itu Chan hendak menyentuhnya.
"Jangan menyentuhnya! Atau lo bakal berurusan sama polisi!!" Ucap Kyungsoo mengingatkan Chan.
"Gue nggak akan menyentuhnya, gue cuma mau pastiin aja apa benar ini darah atau bukan?!" Ucap Chan menjelaskan.
__ADS_1
"Gue udah ngecek kalau ini memang benar darah, dan yang gue tahu ini adalah darah dari seorang perempuan, mungkin dia masih berada di sekitar sini!" Ucap Kyungsoo memberi tahu semuanya.
Chan pun juga merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan oleh Kyungsoo.
"Kyungsoo!" Panggil Chan pada Kyungsoo, sehingga Kyungsoo langsung menoleh ke arahnya.
"Ada apa?" Tanya Kyungsoo.
"Apa lo sama kayak gue?" Tanya Chan yang membuat semuanya bingung kecuali Kyungsoo dan juga Velia yang memang sudah mengerti apa yang dimaksudkan oleh Chan dari pertanyaan tersebut.
"Gue pikir lo ada benarnya, ayo kita sama-sama selidiki ini!!" Ucap Kyungsoo yang mengajak Chan untuk menyelidiki sumber dari bercak darah itu.
"Baiklah!" Jawab Chan singkat.
Kyungsoo sendiri memiliki penglihatan spesial yang sama sepertu Chan, dirinya juga bisa melihat dan merasakan makhluk tak kasat mata. Saat itu mereka berdua merasakan adanya makhluk tak kasat mata di mansion itu, dan memutuskan untuk menyelidikinya bersama-sama.
"Vel, ada apa ini?" Tanya Chen bingung.
Veli apun menjelaskan semuanya pada mereka sedangkan Chan dan juga Kyungsoo masih sibuk menyelidiki pemilik dari bercak darah tersebut.
"Jadi, Kyungsoo sama seperti Chan?" Ujar Suho yang memang sudah mengetahui tentang Chan.
"Lo udah tahu?" Tanya Dafa pada Suho.
"Apa ini? Kenapa lo nggak ngasih tahu kita dari awal?" Tanya Byun yang merasa kesal karena tidak diberi tahu tentang penglihatan yang dimiliki oleh Chan dan juga Kyungsoo.
"Kalau Chan dan juga Kyungsoo memberi tahu lo, apa lo bakal percaya? Gue rasa lo nggak akan percaya! Karena lo pasti butuh bukti dari apa yang mereka bicarakan!!" Ucap Suho menjelaskan pada mereka yang belum mengetahui tentang kebenaran Chan dan juga Kyungsoo "Maka dari itu mereka berdua memilih untuk diam dan merahasiakannya dari kalian! Dan mereka pasti juga menggunakan penglihatan itu di saat ada yang membutuhkan mereka!" Ucap Suho lagi.
Saat Suho sibuk menjelaskan pada mereka, di sisi lain Chan dan juga Kyungsoo mencari keberadaan makhluk tak kasat mata itu.
"Kalau begitu, ayo kita ikuti mereka!" Saran Kai.
Mereka semua pun akhirnya mengikuti Chan dan juga Kyungsoo, terlihat mereka berdua dari kejauhan sedang berdiri dan berbicara pada seseorang, namun tidak terlihat oleh mereka.
Pov Chan dan Kyungsoo,
"Siapa kamu?" Tanya Chan pada sosok yang hanya bisa dilihat olehnya dan juga Kyungsoo.
"Chan, lo diem aja! Biar gue yang melakukannya!!" Ucap Kyungsoo yang meminta Chan agar diam.
"Katakan!! Apa yang harus kita lakukan?!" Tanya Kyungsoo pada sosok itu.
Di sisi lain,,,
__ADS_1
"Mereka lagi ngomong sama siapa?" Tanya Chen.
"Gue juga nggak tahu!" Jawab Sehun.
Sedangkan Byun hanya terdiam karena masih merasa bingung dengan apa yang dijelaskan oleh Suho tadi.
"Dah kayak orang nggak waras aja tuh!!" Ucap Kai.
"Berhenti mengatai mereka! Mereka berdua justru lebih spesial di bandingkan dengan kita!!" Ucap Suho yang kesal pada Kai karena mengatai Chan dan Kyungsoo.
"Wanita itu seperti,,," ucap Velia yang membuat semua menoleh ke arahnya termasuk dengan Chan dan juga Kyungsoo yang ikut menoleh ke arah Velia.
"Velia?" Ujar Chan.
Velia lalu berjalan mendekati Chan dan Kyungsoo yang berada tidak jauh dari tempat mereka berada.
"Vel, kamu?" tanya Chan.
"Velia juga sama seperti kita!" Ucap Kyungsoo yang langsung menyela apa yang dikatakan oleh Chan.
Deg,,,,,
Mendengar itu Chan dan juga Velia terlihat terkejut karena merasa tidak percaya kalau Velia bisa melihat makhluk tak kasat mata.
"Tapi bagaimana mungkin?" Ujar Chan yang masih tidak percaya.
"Aku bahkan dulu tidak bisa melihat mereka! Tapi kenapa,,,," ucap Velia terpotong karena memikirkan sesuatu.
"Mungkin ini karena kamu terbangun dari koma kamu, Vel! Arwah kamu yang pernah tersesat membuat kamu menjadi sama seperti kita!!" Jelas Chan yang langsung menyela ucapan Velia.
"Tapi wanita ini?"
Deg,,,,,,,,
"Mama??!" Ucap Velia yang langsung membelalakkan matanya karena terkejut. Velia yang syok langsung pingsan begitu saja.
Chan yang ikut terkejut melihat Velia pingsan, langsung mendekat ke arah Velia dan menggendongnya lalu membawanya masuk ke dalam mansion.
"Ada apa dengan kak Velia? Kenapa setelah dia menyebut mama dia malah pingsan?? Sehun, mama kenapa?" Tanya Lisa yang merasakan khawatir akan mama dan juga Velia.
Lisa yang menangis karena tidak mengetahui apapun, dirinya tiba-tiba saja pingsan dalam pelukan Sehun.
Sehun kemudian juga menggendong Lisa dan membawanya masuk ke dalam mansion.
__ADS_1