Jadi Suami Dari Hantu Cantik

Jadi Suami Dari Hantu Cantik
Ngerjain Sindy


__ADS_3

"Mulai sekarang, kakak akan melihat wajah Mami kakak yang ada dalam diriku!" ucap Sindy yang tersenyum bahagia melihat Velia tersenyum.


Velia pun menyarankan agar Sindy bisa tinggal di 1 Mansion yang sama. Sindy tidak bisa menolak dan hanya menuruti apa yang dikatakan oleh Velia. karena Velia yang sedang hamil, Jadi mereka semua yang ada di mansion itu tidak bisa menolak apa yang diinginkan oleh Velia.


"Haish, kenapa harus tinggal satu mansion sama tuh cewek sih! Tapi kalau balik ke mansion gue sendiri nggak ada temennya nggak enak, yah terpaksa deh!" Batin Byun lalu berjalan menuju dapur.


"Eh Byun lo mau ke mana?" Tanya Kyungsoo.


"Lo lupa kalau lo tadi masak? Kalau gosong gimana hah?" Ucap Byun mengingatkan kalau tadi Kyungsoo dan dirinya masak untuk makan malam.


"Kak, apa dia tinggal di sini juga?" Tanya Sindy pada Dila yang ada di dekatnya.


"Siapa? Byun? Dia sebenarnya punya mansion sendiri tuh yang di sana, tapi dia nggak ada temennya, jadi milih tinggal di sini sama Velia!" Ucap Dila memberi tahu.


"Memangnya kenapa? Kamu suka sama dia?" Ucap Dila menggoda Sindy.


"Eh, apaan sih kak, ya nggak lah! Sia tuh orang yang nyebelin!" Ucap Sindy memberi tahu.


"Loh, kamu udah kenal sama Byun?"


"Eh, mak-maksudnya bukan gitu, ya be-belum sih!" Ujar Sindy terbata sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Tenang aja, nanti gue bantuin!" Kata Dila sedikit berbisik pada telinga Sindy.


"Apaan sih Kak!" Ucap Sindy.


"Jangan panggil kakak, panggil Dila aja!" Suruh Dila yang lebih nyaman di panggil dengan namanya.


"Iya baiklah"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah itu makan malam sudah siap tersaji di meja makan. Mereka pun makan malam bersama.


"Sayang, hari ini aku tidur sama Sindy ya,🥺!" Ucap Velia memohon.


"Yah, Vel! Masak aku tidur sendiri?" Ujar Chan yang malah merengek pada Velia.


"Satu kali ini saja sayang, boleh ya!" Kata Velia lagi yang tidak dapat di ganggu gugat.


Chan pun menarik nafasnya dan hanya bisa pasrah, "Iya baiklah ,ini demi kamu sama calon anak kita!"


"Makasih sayang!" Velia tersenyum bahagia karena malam itu dirinya akan tidur bersama dengan Sindy.


"Byun gue tidur sama lo ya!" Ucap Chan setelahnya.


"Dih, mana boleh! Lo tidur di kamar lain aja, kan masih banyak!" Ujar Byun menolak.


"Kalau gitu lo balik aja ke mansion lo sana!" Usir Chan pada Byun.


"Turutin aja kenapa sih Byun, si Chan kan nggak bisa tidur sendiri!" Sindir Suho.


"Haish, ya udah gue tidur sendiri nanti di kamar atas!" Kesal Chan karena ucapan Suho tadi.


"Udah nggak usah ribet, lo tidur sama gue aja!" Ucap Kyungsoo dengan idenya.


"Wah, lo serius? Ok malam ini gue tidur sama Kyungsoo!" Ucap Chan dengan senyuman di wajahnya.


"Kyungsoo, jagain Chan ya!" Pinta Velia yang sengaja menggoda Kyungsoo.

__ADS_1


"Haish, memangnya gue apaan?" Ucap Kyungsoo dengan memutar bola mata malasnya.


Mereka semua pun tertawa mendengar percakapan antara Velia dan juga Kyungsoo. Lalu kemudian setelah makan malam mereka semua kembali ke Mansion masing-masing untuk beristirahat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan harinya Sindy memutuskan untuk memasak di dapur, dan datanglah Kyungsoo yang juga ingin memasak karena dirinya biasa memasak untuk sarapan.


"Sini gue bantuin!" Ucap Kyungsoo yang langsung memotong bahan yang diperlukan.


"Lo bisa masak?" Tanya Sindy.


"Menurut lo makanan tadi malam itu siapa yang bikin kalau bukan gue?" Ucap Kyungsoo datar.


"Oh begitu!" Sindy mengangguk-angguk paham.


Beberapa menit kemudian, Byun keluar dari kamarnya dan hendak menuju meja makan, namun langkahnya terhenti saat melihat Sindy sedang berada di dapur bersama dengan Kyungsoo.


"Ngapain tuh si Kyungsoo sama Sindy? Ish, ngapain juga gue mikirin dia?" Batin Byun yang setelahnya berjalan menuju meja makan.


Velia saat itu juga sedang menuju meja makan,


"Wah, siapa nih yang masak, dari baunya udah enak banget!" Ucap Velia yang mencium aroma enak di sekelilingnya.


"Ya gue lah, siapa lagi?" Ucap Kyungsoo bangga.


"Dih ngaku-ngaku lagi!" Ucap Sindy dengan nada malasnya.


"Iya-iya di bantuin sama lo juga!" Kata Kyungsoo.


"Eh bukannya lo yang malah bantuin gue?" Ucap Sindy kesal.


"Tumben lo dingin banget katak es!" Ucap Velia heran, karena sebelumnya tidak pernah melihat Byun dingin seperti itu "Ow gue tahu, lo cemburu ya?" Kata Velia lagi mencoba menggoda Byun.


"Ngapain gue cemburu? Kenal aja kagak!! Udahlah gue males!❄️" Ucap Byun yang kemudian beranjak dadi duduknya dan pergi begitu saja.


"Tuh bocah kenapa sih?" Tanya Velia heran.


Sindy dan Kyungsoo yang ada di sana hanya bisa mengedikkan bahu saat Velia menoleh ke arah mereka berdua.


Chan pun menuju meja makan "Loh, Byun ke mana?" Tanya Chan sambil menoleh ke arah kanan dan kiri mencari Byun.


"Nggak tahu, kayaknya dia ngambek! Gara-gara lihat Kyungsoo sama Sindy lagi masak tadi!" Ucap Velia yang hanya menebak.


"Woy, gue aja nggak ngapa-ngapain!" Ujar Kyungsoo membela diri sambil mulai makan.


"Iya, lagi pula aku juga kesel sama dia! Dia orangnya nyebelin banget!" Kata Sindy sambil memasukkan nasi ke dalam mulutnya.


"Loh kamu kenal sama Byun?" Tanya Velia.


"Eh, anu it-itu kita pernah ketemu di jalan!" Ucap Sindy yang gelagapan.


"Oh aku kira kamu pacaran sama Byun! Eh tapi kalau pacaran juga bagus!" Ucap Velia.


"Uhuk-uhuk!" Sindy tersedak saat mendengar ucapan Velia tadi.


"Eh ,Sin pelan-pelan aja makannya, nih minum!" Kata Velia sembari memberikan minum pada Sindy.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Di sisi lain, ternyata Byun datang ke Mansion Suho dan juga Dila. Dila yang heran akan kedatangan Byun langsung bertanya.


"Loh kok lo ke sini?" Tanya Dila.


"Gue lagi nggak mood! Dan gue pengen makan!" Ucap Byun yang setelahnya langsung duduk dan ikut sarapan bersama dengan Dila dan juga Suho.


"Bukannya lo harusnya senang ya?" Ucap Dila.


"Senang kenapa?"


"Kan ada Sindy di sana!" Ujar Dila menggoda Byun.


"Terus apa hubungannya sama gue?"


"Oh iya, di sini ada kamar kosong kan?" Tanya Byun lagi.


"Ada, lo tinggal pilih aja!" Kata Suho sambil menyuapkan nasi ke dalam mulutnya.


"Lo mau tinggal di sini? Atau?" Ucap Dila terpotong.


"Gue cuma pengen lanjut tidur aja!" Jelas Byun yang setelahnya langsung menuju ke salah satu kamar yang ada di mansion Suho.


Suho dan Dila pun menatap heran Byun yang sudah tidak seperti biasanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah sarapan pagi, Velia berniat untuk pergi ke mall bersama dengan para wanita yang lain. Dan Velia meminta tolong Sindy untuk memanggil para wanita yang lain di mansion nya masing-masing.


Karena panggilan kakak terlalu formal dan membuat Velia merasa tidak nyaman, Velia menyuruh untuk memanggil dengan sebutan nama saja. Bagi Velia umur tidak masalah, yang penting dirinya nyaman.


"Baiklah, gue akan panggil mereka!" Sindy pun mulai menuju mansion-mansion yang lain untuk memanggil mereka dan mengajaknya ke mall.


Setelah Sindy memberi tahu Irene, Sindy pun menuju ke mansion Suho.


Ting tong


Ceklekk


Suara pintu terbuka dan Sindy mendapati kalau yang membukanya adalah Byun.


"Loh kok lo di sini?" Ucap Sindy bingung melihat Byun.


"Ngapain lo ke sini?" Tanya Byun pada Sindy dengan wajah datarnya.


"Ini mansion Suho sama Dila kan?" Tanya Sindy pada Byun.


"Kayaknya kalau gue kerjain asik nih!" Ucap Byun di dalam batinnya.


"Ini bukan mansion Suho sama Dila! Tapi mansion nya yang itu tuh!" Ucap Byun menunjuk mansion miliknya sendiri. Karena Sindy memang belum mengetahui semua mansion yang ada di sana dan milik siapa saja.


"Tapi tadi kata Irene, ini mansion Suho sama Dila!" Ucap Sindy yang tak percaya pada Byun.


"Irene kan juga baru tinggal di sini, jadi dia juga belum tahu pastinya mansion siapa aja!" Ucap Byun meyakinkan Sindy.


"Ya udah deh!" Kata Sindy lalu berjalan menuju mansion Byun.


Sedangkan Byun memilih masuk ke dalam mansion Suho dan mengintipnya dari jendela. Byun terkekeh melihat Sindy yang terus memencet bel di mansion itu. Sampai akhirnya Byun memutuskan untuk melanjutkan tidurnya lagi.


Saat itu kebetulan Dila berjalan ke luar mansion dan melihat Sindy yang terus saja menekan bel milik Byun.

__ADS_1


"SINDY!!" Teriak Dila memanggil Sindy yang berada di mansion Byun.


__ADS_2