Jadi Suami Dari Hantu Cantik

Jadi Suami Dari Hantu Cantik
Kemarahan Sehun


__ADS_3

"Gue memang gila!! Tangan ini!! Tangan yang lo pakai buat menusuk Mama Rindu tanpa ampun!!!" Ucap Sehun dengan amarahnya.


Deg,,,,


Kris merasa bingung kenapa bisa pria yang ada di depannya kenal dengan siapa Mama Rindu.


"Tu,,,tunggu! Akhh,,,!!! kau siapa?!" Ucap Kris yang bertanya pada Mama Rindu.


Chen tiba-tiba saja datang mendekat ke arah mereka yang sedang bertarung. Namun hanya Chen saja yang muncul.


Buk,,,buk,,,buk


Chan memukul Kris pada bagian perutnya berkali-kali.


"Lo yang udah bunuh tante Rindu dan menyubur mayatnya di halaman kan?!" Ucap Chen yang sudah memuncak amarahnya.


"Apa yang lo lakuin di sini, Chen?!" Tanya Sehun yang sedikit kesal karena Chen memukul tanpa bertanya dulu pada Sehun.


"Pergilah! Gue yang akan menghabisinya sendiri dengan tangan gue!" Perintah Sehun pada Chen.


Chen lalu membernarkan kerah bajunya dan berjalan pergi menuju ke teman-temannya yang lain.


"Sekarang katakan! Kenapa lo bersikeras membunuh tante Rindu?!" Tanya Sehun pada Kris yang masih bisa berdiri.


"Itu karena dia tidak menolong adikku!!" Ucap Kris.


Buk,,,,bukk,,,bukk


Sebuah pukulan kembali mendarat pada wajah Kris hingga dirinya tersungkur.


"Apa lo udah gila? Adik lo udah mati!! Kenapa lo berpikir kalau yang sudah mati bisa hidup kembali hah???!!" Ucap Sehun memberi tahu.


"Adik gue belum mati!" Bantah Kris.


"Dia bahkan sudah di kubur dengan layak!! Bahkan mungkin kini arwahnya sudah tenang! Tapi kenapa lo masih berharap kalau dia bisa hidup kembali?!" Ucap Sehun memberitahu Kris kebenarannya.


Deg,,,,,,


"Bahkan lo justru menghabisi orang yang bahkan tidak bersalah dalam hal apapun! Asal lo tahu, kekasih gue sangat terpukul saat tahu kalau Mamanya sudah terbunuh oleh lo!!!" Ucap Sehun dengan tatapan dingin mematikannya.


"Baguslah, dengan begini dia bisa merasakan apa yang gue rasakan selama ini!! Kehilangan sosok yang sangat dia sayangi!" Ucap Kris tersenyum bangga karena kini anak Mama Rindu menderita.


Bukk,,,,bukk,,,bukkk


Pukulan Sehun kembali mendarat pada pipi Kris.


"Bunuh saja gue!!" Ucap Kris yang sudah tak berdaya dengan darah yang sudah keluar dari kepalanya.

__ADS_1


"Cih! Lo memerintah gue? Lo pikir lo siapa hah? Gue nggak bakal biarin lo mati dengan mudah!" Ucap Sehun lalu berkata lagi,,,


"Mafioso! Tolong bawakan aku pedang!" Suruh Sehun pada salah satu mafioso nya. Dengan sigap setelah di perintah oleh Sehun, mafioso itu langsung memberikan sebuah pedang pada Sehun.


"Ini Bos!" Ucap mafioso itu sembari memberikan pedang pada Sehun.


"Mari kita bermain-main dengan ini!" Ucap Sehun dengan memegang pucuk dari pedang yang tajam itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sisi teman-teman Sehun.


"Mau di apain tuh?" Tanya Suho yang belum pernah melihat Sehun menghabisi orang, bahkan Suho masih tidak menyangka kalau si piyak nya kini menjadi seorang king mafia nomor satu.


"Gue juga nggak tahu!" Jawab Chen yang juga sama tidak tahunya.


"Diam dan lihatlah kekejaman seorang king mafia!" Ucap Byun bangga.


Sehun lalu menusuk kedua tangan Kris tanpa ampun sampai Kris hanya bisa merintih kesakitan.


"Lo masih bisa berdiri kan? Ayo bangun dan lawan gue! Gue mau lihat seberapa kuat lo yang sebenarnya!" Ucap Sehun meremehkan.


Saat itu Kris berusaha untuk berdiri, namun saat dirinya handak berdiri dengan tegak. Sehun langsung mengayunkan pedang miliknya ke arah kaki Kris hingga terpotong.


"Akh,,,,,sakit sekali!!!!!" Rintik Kris kesakitan pada kakinya yang sudah hilang satu.


"Cukup!!!!" Ucap seorang wanita yang tiba-tiba saja datang dan mengurungkan niat Sehun.


"Velia?!" Ucap mereka semua secara bersamaan karena melihat Velia dan Lisa yang ada di sana dengan tiba-tiba.


"Apa yang kau lakukan? Kenapa kau menyiksanya?" Tanya Velia yang kasihan terhadap Kris yang nyawanya diambang kematian.


"Bukankah aku sudah memperingatkan kamu untuk menjaga mereka, Jen!" Ucap Chen yang sedikit kesal pada Jenie karena membawa para wanita datang ke tempat itu.


"Maafkan aku, tapi mereka tadi mendengar pembicaraan kalian! Jadi dengan terpaksa aku menceritakan semuanya dan membawa mereka ke sini!" Ucap Jenie yang merasa bersalah pada kakaknya.


"Akhhh!! Sssttttt! Te,,,ternyata,,, ka,,kau membawa ,,,bany,,,banyak orang!!" Ucap Kris terbata.


Sehun murka dan hendak menebas tangan Kris.


"Tunggu!! Ku mohon jangan siksa dia!" Ucap Lisa sembari menitihkan air matanya melihat ke arah Sehun.


"Apa kau peduli padanya?" Tanya Sehun yang kecewa dengan ucapan Lisa untuk tidak memperbolehkan Sehun menebas tangan Kris.


"Dia yang sudah membunuh mama kamu! Aku tidak akan membiarkan dia hidup!!" Ucap Sehun dengan penuh kemarahan, lalu mengayunkan pedangnya hendak menusuk Kris.


"BERHENTI!!!!!!!" Teriak Lisa hingga semua mata tertuju padanya.

__ADS_1


"Jangan kau lakukan itu!" Ucap Lisa setelahnya.


Sehun merasa kesal dan juga kecewa pada Lisa lalu melemparkan pedangnya ke sembarang tempat.


"Biarkan aku saja yang melakukannya!" Ucap Lisa setelah mengusap air matanya.


Semua orang terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Lisa, begitu juga dengan Sehun yang tak percaya akan apa yang dikatakan oleh kekasihnya itu.


Lisa lalu mengambil pedang yang tadinya di lempar ke sembarang tempat oleh Sehun.


"Gue mohon bunuh gue sekarang!"pinta Kris yang sduah diambang maut.


"Aku dan kak Velia sudah memaafkan kamu! Sekarang pergilah dengan tenang bersama dengan adikmu!" Ucap Lisa.


Lisa lalu menusuk Kris tepat pada bagian jantungnya hingga Kris langsung meninggal di tempat.


Setelah melakukan itu, Lisa melamun lalu terduduk lemas sampai akhirnya pingsan.


"Lisa!!" Ucap mereka bersamaan setelah melihat Lisa pingsan. Begitu juga dengan Sehun yang langsung menggendong kekasihnya itu dan membawanya ke dalam mobil.


"Kalian semua pulanglah! Gue , Chen sama Kyungsoo akan di sini sebentar!" Perintah Sehun dan disetujui oleh semuanya.


Kini di gedung tua itu hanya ada Sehun, Chen, Kyungsoo dan juga beberapa mafioso yang ada di sana sejak tadi.


"Mafioso!" Panggil Sehun.


"Iya bos!"


"Bersihkan semuanya dan kuburkan mayatnya dengan layak!" Perintah Sehun pada mafioso miliknya itu.


"Baik bos!" Jawab mafioso itu yang langsung menjalankan apa yang diperintahkan oleh Sehun.


"Kalian tunggulah di mobil! Gue akan mencari roh Kris dan menuntunnya untuk bersama dengan adiknya!" Ucap Kyungsoo menyuruh Sehun dan juga Chen menunggu di mobil.


"Untuk apa?" Tanya Chen heran.


Kyungsoo langsung menatap tajam Chen atas ucapannya tadi.


"Hey, kenapa lo menatap gue kayak gitu?" Tanya Chen bingung karena tiba-tiba Kyungsoo menatap tajam dirinya.


"Apa lo mau di hantui?? Setiap manusia yang mati penasaran, akan menuntut kebenaran untuk bisa pergi dengan tenang!" Ucap Kyungsoo memberi tahu Chen.


"Lalu apa urusannya dengan kita?" Ujar Chen yang merasa bodo amat dengan apa yang dikatakan oleh Kyungsoo.


"Dasar bodoh!!" Ucap Kyungsoo.


"Hey apa yang lo bilang tadi?" Ucap Chen kesal karena dikatai bodoh oleh Kyungsoo.

__ADS_1


__ADS_2