Jadi Suami Dari Hantu Cantik

Jadi Suami Dari Hantu Cantik
Ada apa?


__ADS_3

Setelah itu mereka semua bubar, ada yang tidur ada juga yang berenang, juga ada yang melakukan hal-hal yang mereka inginkan di mansion Velia. Mereka melakukan itu sembari menunggu waktu untuk nanti malam.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Malam harinya, mereka sudah bersiap untuk pesta barbeque di halaman belakang mansion Velia.


Para pria sudah berada di depan panggangan sedangkan para wanita duduk santai di tepi kolam renang, itu karena mereka tidak diperbolehkan untuk membantu para pria memanggang daging.


"Sayang!" Panggil Velia sembari berjalan mendekat ke arah Chan berada.


Chan menoleh ke arah Velia lalu tersenyum.


"Apa aku boleh membantumu?" Tanya Velia menawarkan diri untuk membantu Chan memanggang daging.


"Tidak sayang, lebih baik kamu menunggu saja di sana bersama yang lain!" Pinta Chan.


"Tapi aku ingin membantumu!" Ucap Velia manja yang memaksa Chan untuk memperbolehkan dirinya membantu.


"Bisakah kalian tidak melakukan itu di depan gue?😒" Sindir Kyungsoo yang kebetulan berada di dekat Chan.


"Eh, Kyungsoo? Sorry ya, kalau gitu aku akan bersama yang lain saja di sana!" Ucap Velia yang merasa tidak enak dengan Kyungsoo, lalu kemudian Velia langsung menuju tepi kolam renang menyusul yang lain yang memang sudah berada di sana terlebih dahulu.


"Apa ini benar begini?" Tanya Dafa pada Kyungsoo.


Kyungsoo sendiri memang pandai dalam memasak, diantara pria yang lain dirinya sering sekali memasak untuk teman-temannya itu. Dan pesta barbeque itu berjalan juga karena Kyungsoo yang mengajarkan para pria yang lain caranya memanggang daging yang benar.


"Ya begitu!" Jawab Kyungsoo singkat. Sedangkan Suho juga memperhatikan bagaimana caranya Kyungsoo memasak sup daging untuk makanan penutup.


"Kai, apa gue harus masukin ini ke sini?" Tanya Sehun yang berada di dekat Kai.


Belum sempat Kai menjawabnya, Byun langsung menyela.


"Hey bukan yang itu, tapi yang ini!" Sembari memberikan bumbu pada Sehun.


"Haish, apa kalian tidak tahu caranya?" Tanya Chen yang geram melihat Sehun dan Kai bingung.


"Sorry, namanya juga lupa!" Ucap Sehun.


"Lupa apa emang nggak bisa?" Sindir Byun pada Sehun.


"Hehe, tahu aja sih lo! Ya gue emang nggak bisa sih😂" Ucap Sehun terkekeh.


"Memangnya kapan lo terakhir kali ngelakuin ini?" Tanya Kai pada Sehun.


"Gue nggak pernah melakukannya, biasanya gue pasti pesan terus langsung gue makan!" Ucap Sehun dengan santainya.

__ADS_1


Byun yang mendengar jawaban Sehun pun langsung tepuk jidat.


"Udahlah gue pusing!" Ucap Chen yang kemudian berpindah tungku bersama dengan Kyungsoo dan juga Chan.


"Hey, lo mau ke mana?" Tanya Byun yang melihat Chen berjalan pergi.


"Gue mau ke Kyungsoo!" Jawab Chen dengan singkat.


"Ini belum selesai bego!!" Ujar Byun kesal.


"Bentar doang, cuma mau ambil daging!" Ucap Chen sembari berjalan ke arah Kyungsoo.


Singkat cerita, setelah para pria bergulat dengan barbeque mereka.


Akhirnya mereka berhasil menyelesaikannya, dan langsung memanggil para wanita untuk segera memakan daging barbeque mereka.


"Apa makanannya sudah siap?" Tanya Dila.


"Iya, semuanya sudah siap, ayo nikmati daging yang sudah kita buat!" Ucap Suho yang menyuruh para wanita untuk segera menyantap daging barbeque mereka.


"Tidak, kalian juga harus makan!" Ucap Velia yang juga menyuruh para pria untuk ikut makan bersama.


Mereka pun mengangguk tanda menyetujui ucapan Velia. Kemudian mereka bersama-sama menghabiskan makanan yang sudah di sajikan di atas meja itu.


Di sela-sela saat mereka makan , tiba-tiba saja ponsel salah satu dari mereka berbunyi.


"Ponsel siapa yang bunyi?" Tanya Velia yang mendengar suara ponsel berdering.


"Bukan kita!" Jawab para pria serentak.


"Eh, tunggu! Sepertinya ponselku kak! Bentar bentar!!" Ucap Lisa sembari mengambil ponsel miliknya di dalam saku "Iya kak benar, ponselku yang berbunyi, ini dari Mama!" Ucap Lisa memberi tahu Velia.


"Ow, kalau begitu angkatlah!" Suruh Velia.


Lisa pun mengangkat telepon dari mama Rindu.


"Halo, ma?" Ucap Lisa menyapa mama Rindu, mama kandungnya.


"Halo, sayang! Apa kabar nak ? Kamu baik-baik saja kan?" Ucap Mama Rindu yang menanyakan kabar dari anaknya itu.


"Lisa, di sini baik-baik saja, Ma! Mama sendiri bagaimana kabarnya?" Tanya Lisa balik.


"Mama baik nak, oh iya bagaimana dengan kakak kamu?" Ucap Mama Rindu lagi yang menanyakan kabar dari Velia, anak angkatnya.


"Kak Velia juga baik kok ma!" Jawab Lisa.

__ADS_1


"Kalau begitu, bisakah kamu memberikan ponselnya pada Velia? Mama ingin bicara dengan kakakmu!" Suruh Mama Rindu.


"Baik, ma!" Ucap Lisa sembari memberikan ponselnya pada Velia.


"Kak, mama ingin berbicara denganmu!" Ucap Lisa.


Velia pun mengambil ponsel Lisa dan berbicara dengan mamanya.


"Halo ,ma?!" Sapa Velia pada mama angkatnya itu.


"Velia, mama titip Lisa padamu!"


Deg,,,,,


Ucapan Mama Rindu membuat hati Velia bergetar bahkan dirinya sampai tidak tahu harus menjawab apa.


"Ma,,maksud mama?" Tanya Velia dengan nada bingung, semua yang ada di sana bahkan juga ikut bingung dengan ekspresi yang ditunjukkan oleh Velia.


"Vel, nyalakan speakernya!" Pinta Chan yang menyuruh Velia untuk memperbesar suara pada ponsel Lisa. Supaya mereka semua juga mendengar apa yang dibicarakan oleh Velia dan juga Mama Rindu.


Velia langsung menyalakan speaker di ponsel Lisa sehingga semuanya juga bisa mendengarkan apa yang dikatakan oleh Mama Rindu.


"Ma, tolong katakan sama Velia! Kenapa mama berbicara seperti itu tadi?" Tanya Velia yang penasaran dengan apa yang sudah terjadi pada Mama Rindu.


"Mama tid,,,,," ucapan Mama Rindu tiba-tiba saja terpotong dan teleponnya juga langsung dimatikan.


"Ma?????" Ucap Velia khawatir.


"Kak, ada apa dengan mama?" Tanya Lisa bingung.


"Kita harus segera ke sana sekarang juga!!" Ucap Velia yang sebenarnya sudah merasakan kekhawatiran pada Mama Rindu.


Para pria memutuskan untuk ikut dengan Velia, sedangkan di mansion Velia hanya tinggal Dila, Yuna dan juga Jenie.


"Dil, Yuna, Jenie! Aku titip mansion ke kalian ya!" Ucap Velia yang berpamitan dengan mereka.


"Iya, kalian berhati-hatilah, dan segera beri tahu kita segera!" Ucap Yuna.


Setelah itu mereka langsung menuju ke mansion Mama Rindu.


Singkat cerita, mereka sudah sampai di mansion mama Rindu. Velia dan Lisa langsung masuk begitu saja ke dalam mansion untuk mencari keberadaan mama Rindu.


"MAMA!" Panggil Velia yang baru saja masuk ke dalam mansion.


"Mama di mana, kak?" Tanya Lisa.

__ADS_1


Lisa dan juga Velia mencari keberadaan Mama Rindu di mansion itu, para pria juga ikut mencari, bahkan sampai semua tempat dan juga ruangan yang ada di sana mereka jelajahi. Namun sayangnya, mereka tidak menemukan Mama Rindu di mana pun.


"Kak, mama di mana?" Ucap Lisa yang sudah mulai khawatir karena mama nya tidak ada di mana pun.


__ADS_2