Kekasihku Kakak Iparku

Kekasihku Kakak Iparku
Bonus chapter 37


__ADS_3

Ardi yang baru pulang berjalan-jalan bersama dengan Kevin dan Rasya masuk ke dalam rumah. Mereka berjalan menghampiri Kay dan Arka yang masih berdebat di ruang tengah.


Kevin berjalan mendekati kedua orangtuanya, “Bunda, Ayah, kenapa kalian bertengkar?” tanyanya sedih.


Kay berdiri lalu memeluk Kevin, “Bunda dan Ayah tidak bertengkar sayang. Kami hanya beda pendapat aja.” Kay lalu mengajak Kevin untuk duduk, “sayang, boleh Bunda bertanya sesuatu sama kamu?” tanyanya.


Kevin mengangguk, “Bunda mau bertanya apa?” tanyanya.


“Sayang, apa kamu sudah nggak sayang lagi sama Ayah dan Bunda?” tanya Kay sambil menggenggam tangan Kevin.


Ardi yang berdiri di samping Rasya merasa sangat terkejut mendengar pertanyaan Kay yang sama sekali tidak masuk di akal. Bagaimana Kay bisa menanyakan itu kepada anak kandungnya sendiri, “Kay, kenapa kamu bertanya seperti itu kepada Kevin? Mana mungkin Kevin tidak sayang sama kalian, kaliankan orang tua Kevin?” tanyanya dengan dahi yang mengkerut.


“Karena Kevin mengambil keputusan tanpa bicara dulu sama aku, jika Kevin sayang sama Bundanya, dia tidak mungkin melakukan semua ini.” Kay menatap kedua mata Kevin dengan tatapan sendunya.


“Bunda, maafin Kevin,” ucap Kevin sambil menundukkan wajahnya.


“Memangnya apa yang di lakukan Kevin?” tanya Ardi penasaran.


Arka berdiri dan berjalan mendekati anak dan istrinya, “ini bukan salah Kevin sayang, ini semua salah aku. Aku yang sudah mengizinkan Kevin,” ucapnya sambil duduk berjongkok di depan Kay.


“Ka, sebenarnya ada apa ini, kenapa nggak ada yang menjawab pertanyaan aku?” tanya Ardi semakin di buat penasaran dan cemas.


“Sebenarnya kedatangan aku ke sini, selain untuk mengurus bisnis aku, aku juga sedang mengurus kepindahan sekolah Kevin, Kak,” ucap Arka sambil menghapus air mata Kevin.


“Apa! Kenapa kamu tidak membicarakan ini sama aku dan Kay?” tanya Ardi terkejut.


“Aku ingin memberi tahu kepada kalian semua jika semua sudah beres,” ucap Arka.

__ADS_1


“Kalau aku sih tidak keberatan Kevin sekolah di sini dan tinggal di sini, dengan begitu Rasya akan mempunyai teman. Rasya pasti juga sangat bahagia kakaknya mau tinggal di sini, tapi...bagaimana dengan Kay. Dia seorang


ibu, apa dia akan sanggup berpisah dengan anaknya dalam waktu yang lama?” tanya Ardi.


“Aku nggak mau, Kak. Aku nggak bisa jauh dari Kevin, aku nggak bisa,” ucap Kay lalu memeluk Kevin dengan sangat erat.


“Bunda, maafkan Kevin. Seharusnya Kevin minta izin sama Bunda, tapi Kevin takut...Bunda nggak akan mengizinkan Kevin,” ucap Kevin.


“Tentu Bunda nggak akan pernah mengizinkan Kevin. Mana ada seorang ibu yang bisa berpisah dengan anaknya, Bunda nggak bisa sayang,” ucap Kay sambil melepaskan pelukannya.


“Arka, apa semua surat-surat kepindahan Kevin sudah selesai?” tanya Ardi.


Arka mengangguk, “sudah, Kak,” ucapnya.


“Apa yang kamu lakukan? Apa kamu mau berpisah dengan anak kamu? Apa kamu sanggup jauh darinya? Aku saja yang bukan Ayah kandungnya, aku nggak bisa jauh dari Kevin. Bahkan setiap malam aku sangat merindukannya,” ucap Ardi sambil menatap Kevin.


“Apa kakak kira aku nggak sedih jauh dari anak aku? Apa kakak kira aku melakukan ini semua karena aku nggak sayang sama Kevin? Justru karena aku sayang sama Kevin, aku menuruti kemauannya. Apa yang bisa aku lakukan jika ternyata Kevin lebih memilih untuk tinggal bersama dengan kakak?” tanya Arka sedih.


“Rasya, kamu ajak kakak kamu ke kamar,” titah Ardi.


Rasya mengangguk dan mengajak Kevin ke kamar. Kevin beranjak dari duduknya, dia lalu melangkahkan kakinya menjauh.


Arka berdiri lalu duduk di samping Kay, dia lalu memeluk tubuh istrinya dengan sangat erat, “maafin aku,” ucapnya.


Ardi mendudukkan tubuhnya di sofa tunggal, “Kay, apa kamu percaya padaku?” tanyanya.


Kay melepas pelukan Arka, “maksud Kak Ardi apa?” tanyanya bingung.

__ADS_1


“Jika kamu percaya pada ku, maka izinkan lah Kevin untuk tinggal bersama dengan ku. Aku janji aku akan menjaganya, Kevin juga anak aku, selamanya dia tetap anak aku,” ucap Ardi.


“Tapi, Kak. Ini bukan masalah percaya atau tidak percaya, tapi aku nggak bisa jauh dari Kevin. Kak Ardi kan tau, sejak Kevin kecil aku nggak pernah jauh darinya. Jadi mana mungkin sekarang aku...” Kay sudah tidak


sanggup lagi menahan kesedihannya, bagaimana anaknya sendiri tega melakukan ini padanya. Dan Arka, orang yang sangat dia percayai dan cintai juga tega melakukan semua ini padanya.


Air mata Kay kini mengalir membasahi kedua pipinya. Arka terlihat begitu menyesali keputusannya, karena keputusannya telah membuat wanita yang sangat dia cintai bersedih.


“Kay, aku tau bagaimana perasaan kamu. Tapi aku mohon kamu izin kan Kevin untuk tinggal sama aku. Aku janji, jika dia libur sekolah, aku akan mengantarkannya ke Pekanbaru. Sekali ini saja aku mohon, apa kamu ingin


melihat Kevin sedih seperti tadi?” tanya Ardi.


“Sayang, benar kata Kak Ardi, jika nanti Kevin libur sekolah dia pasti akan pulang ke Pekanbaru. Besok kalau Kevin SMP dia akan meneruskan sekolahnya di Pekanbaru,” bujuk Arka sambil menggenggam tangan Kay.


“Apa Kevin benar-benar ingin sekolah di sini?” tanya Kay dengan tatapan sendunya.


Arka mengangguk, “jika kamu lihat wajah Kevin saat aku mengizinkan dia sekolah di Jogja, dia begitu sangat bahagia. Dia bahkan sudah tidak sabar ingin sekolah di Jogja,” ucapnya.


“Tapi jika nanti aku kangen sama Kevin bagaimana?”


“Kita tinggal berangkat ke Jogja untuk menemui Kevin. Jarak Pekanbaru ke Jogja kan Cuma dua jam sayang,” ucap Arka sambil mengecup punggung tangan Kay.


“Betul kata Arka, Kay. Kamu bisa kapan saja mengunjungi Kevin, kalau perlu aku yang akan menjemputmu jika Arka tengah sibuk dan tidak bisa mengantarkan kamu,” ucap Ardi sambil menepiskan senyumannya.


Arka menggelengkan kepalanya, “walau aku sibuk, aku akan tetap mengantarkan Kay jika dia ingin menemui Kevin,” ucapnya lalu memeluk Kay dengan sangat erat.


Ardi hany tersenyum melihat sikap Arka, “apa Arka masih cemburu sama aku ya?” gumamnya dalam hati.

__ADS_1


Setelah di bujuk dengan susah payah, akhirnya Kay mengizinkan Kevin untuk tinggal bersama keluarga suaminya. Tapi itu juga dengan syarat, saat Kay ingin bertemu dengan Kevin, Arka harus mau mengantarkannya ke Jogja untuk menemui anaknya.


~oOo~


__ADS_2