
Lina yang berada didapur terkejut mendengar teriakan Kay dan langsung masuk kedalam kamar Kay.Lina menghampiri Kay yang kini tengah duduk terkulai lemas sambil merem*s surat yang ada ditangannya.
" Ada apa sayang,kenapa kamu menangis ? " ucap Lina sambil memeluk Kay.
" Ini tidak mungkin Ma..ini pasti salah,ini nggak mungkin kan Ma.." ucap Kay disela tangisannya.
Lina melepas pelukannya dan mengambil surat dari tangan Kay.Lina membaca surat itu,Lina mengambil nafas panjang dan membuangnya pelan.Lina tau kecurigaannya selama ini benar.
" Sayang tenangkan dirimu,walau Kevin bukan anak Ardi tapi Ardi tetap menganggap Kevin sebagai anaknya.Ardi sangat menyayangi kalian.." ucap Lina sambil kembali memeluk Kay.
Kay terkejut mendengar ucapan Lina.Kay melepaskan pelukan Lina.
" Maksud mama kak Ardi sudah tau tentang semua ini,sejak kapan Ma kak Ardi mengetahui ini ? " ucap Kay sambil menghapus air matanya.
" Sejak kalian mengalami kecelakaan,waktu itu kalian sangat membutuhkan darah,saat itu juga Ardi tau kalau darah kalian tidak cocok sama Kevin.." ucap Lina.
" Maksud mama kak Ardi sudah tau sejak lama tapi kenapa kalian tidak memberitahu Kay,kenapa Ma..? " teriak Kay marah.
" Maafin mama sayang,Ardi meminta mama untuk menyimpan rahasia ini karena Ardi takut Arka akan mengambil kalian dari sisinya jika Arka tau kalau Kevin adalah anaknya.Ardi sangat mencintaimu sayang Ardi nggak mau kehilangan kamu.." ucap Lina sambil menghapus air mata Kay.
Kay begitu shock mendengar berita yang sangat menguncang hati dan jiwanya.Kaypun terkulai lemas dilantai.Matanya mulai meredup..samar samar Kay mendengar teriakan Lina yang memanggil manggil namanya hingga tak terdengar lagi.
Lina dan Jonny menunggu Kay diruang rawat inap.Sudah dua hari Kay tidak sadarkan diri.Arka bersama Kevin datang untuk mengunjungi Kay.Kevin menggenggam tangan Kay dan mencium tangan Kay.Air mata Kevin menetes membasahi pipi dan tangan Kay.
" Bangun bunda..Kevin sangat merindukan bunda.." ucap Kevin disela tangisannya.
Arka mengecup kening Kay dan duduk sambil memangku Kevin.
" Bangun Kay,Kevin sangat membutuhkan kamu.." ucap Arka.
" Bunda..bunda...bangun bunda.." ucap Kevin sambil terus menggenggam tangan Kay.
Kay yang mendengar suara putranya yang memanggil manggil namanya.Kay mulai membuka matanya secara perlahan.Kay melihat semua keluarga sedang menatapnya.Kay merasa berada ditempat yang asing.
" Ma..Kay ada dimana ini ? " tanya Kay sambil memegang kepalanya yang terasa pening.
" Kamu dirumah sakit sayang,kamu pingsan dan tak sadarkan diri selama dua hari.." ucap Lina.
__ADS_1
" Bunda..Kevin sangat merindukan bunda.." ucap Kevin sambil memeluk Kay.
" Maafin bunda sayang,maafin Kay Ma..Pa karena udah bikin kalian semua khawatir.." ucap Kay.
" Jangan banyak berfikir sayang mendingan kamu istirahat agar cepat pulih,Kevin sangat membutuhkan kamu.." ucap Lina.
" Selama Kay dirumah sakit,siapa yang menjaga Kevin Ma..? " tanya Kay cemas.
" Kevin bersama Arka karena mama harus menjaga kamu disini..Kevin merasa tenang saat bersama Arka dia sudah nggak terlalu sedih karena selalu teringat Ardi dan juga kamu.." ucap Lina.
Kay menatap Arka yang kini tengah mengendong Kevin.Kay tidak menyangka kalau Arka adalah ayah dari anaknya.Kevin begitu dekat dengan Arka,Kay bisa melihat betapa Arka sangat menyayangi Kevin tapi bagi Kay ayah Kevin tetaplah Ardi.Kay nggak akan membiarkan Arka tau kalau Kevin adalah anaknya.
" Tenang aja Kay,selama kamu masih dirawat disini aku akan menjaga Kevin,jadi kamu nggak usah khawatir.." ucap Arka sambil tersenyum.
" Terimakasih Ka..maaf sudah merepotkan kamu.." ucap Kay.
Tokk..tokk..tokk..
Ceklek..( suara pintu terbuka )
" Pagi dok..anak saya sudah siuman dok.." ucap Lina.
Dokter berjalan menuju ranjang Kay dan memeriksa Kay.
" Gimana keadaan anak saya dok ? " tanya Lina cemas.
" Pasien baik baik saja,semua udah kembali normal.Pasien hanya butuh istirahat dan jangan terlalu banyak berfikir karena itu bisa menimbulkan kondisinya menjadi memburuk.." ucap Dokter.
" Baik dok..terimakasih ya dok.." ucap Lina.
" Kapan saya boleh pulang dok ? " tanya Kay.
" Karena kondisi anda sudah membaik besok anda sudah boleh pulang.." ucap Dokter.
" Terimakasih dok.." ucap Kay.
" Baiklah..kalau begitu saya permisi dulu.." ucap Dokter.
__ADS_1
" Terimakasih dok.." ucap Lina.
" Mari..." ucap Dokter lalu berjalan keluar dari ruangan.
" Ya udah..kerena Kay sudah siuman papa mau berangkat kekantor dulu.." ucap Jonny.
" Baik Pa..hati hati dijalan.." ucap Lina sambil mencium tangan suaminya.
" Aku juga mau keluar untuk membeli makanan untuk Kevin.." ucap Arka lalu berjalan keluar.
Lina mengusap lembut rambut Kay.Lina tau saat ini Kay masih begitu shock setelah mengetahui kalau Kevin bukan anak Ardi.
" Ma..Kay mohon sama mama agar tidak memberitahu Arka tentang kebenaran ini,Kay tidak mau Arka sampai tau kalau Kevin adalah anaknya.." ucap Kay sambil menggenggam tangan Lina.
"Mama tau sayang,mama nggak akan memberitahu Arka karena mama yakin Ardi suatu saat pasti akan kembali.." ucap Kay.
" Ma..apa ada yang mama sembunyikan dari Kay Ma ? " tanya Kay.
Kay merasa Lina sedang menyembunyikan sesuatu darinya.Sesuatu yang berhubungan dengan Ardi.
" Maksud kamu apa sayang ? Mama nggak mengerti ? " ucap Lina binggung.
" Mama pasti tau kemana kak Ardi pergi,kak Ardi pasti sudah berbohong sama Kay dengan alasan pergi keluar kota untuk dinas.Kak Ardi pasti berencana untuk meninggalkan Kay,iya kan Ma..? " tanya Kay sedih.
" Bukan begitu sayang,Ardi memang berbohong sama kamu dengan alasan pergi keluar kota tapi Ardi tidak berniat untuk meninggalkan kamu sayang karena sebenarnya Ardi pergi untuk menemui Arka,Ardi ingin minta penjelasan kepada Arka tentang apa yang telah Arka lakukan terhadap kamu.Ardi ingin tau apa alasan Arka hingga tega melakukan itu sama kamu padahal Arka tau kalau kamu adalah istri kakaknya.." ucap Lina.
" Jadi kak Ardi sudah tau semuanya.." ucap Kay terkejut.
Kay tahu dia tak mungkin selamanya menyimpan rahasia ini.Suatu saat Ardi pasti akan mengetahuinya.Air mata Kay mengalir membasahi kedua pipinya.Hatinya begitu terasa sakit karena Ardi tak memberitahunya soal kebenaran ini bahkan dia berniat menemui Arka untuk meminta penjelasan dari Arka.
" Sayang,Ardi nggak mungkin meninggalkan kalian karena Ardi sangat mencintai kalian.." ucap Lina.
" Tapi sekarang kak Ardi meninggalkan Kay sendiri Ma,Kak Ardi sudah nggak perduli lagi sama Kay dan Kevin.Kak Ardi pasti sudah tak sudi lagi hidup bersama Kay Ma,apalagi harus merawat anak yang bukan anaknya.." ucap Kay disela tangisannya.
" Itu tidak benar sayang,Ardi sangat mencintai kalian.Jangan berfikiran seperti itu sayang mama yakin Ardi pasti kembali.." ucap Lina yang kini juga ikutan menangis.
🌟🌟🌟🌟
__ADS_1