
Ardi dan Monic sudah berada di LA.Monic mengajak Ardi untuk menemui papanya.Sesampainya dirumah Monic..
" Kamu tajir juga ternyata..
" Ayo masuk,ingat ya nama kamu Rico kamu berasal dari Indonesia.Kita udah pacaran selama satu tahun.Dan ingat jangan sampai papa aku curiga...
" Tenang aja..aku penasaran seperti apa papa kamu itu..
Ceklek..( suara pintu terbuka )
" Pa..Monic pulang nie..
Monic masuk kedalam rumah dan diikuti oleh Ardi.Monic melihat papa nya sedang duduk diruang keluarga..
" Hai Pa.." Sapa Monic sambil mencium pipi Jason..
Jason menatap laki laki yang berdiri disamping Monic..
" Kenalin Pa..dia Rico calon suami Monic..
" Rico..om.." Ucap Ardi sambil menjabat tangan Jason.
" Apa pekerjaan kamu ?..
" Saya kerja dikantor orang tua saya om..
" Kamu berasal dari mana ? ..
" Pa..udah dong nanya nanya nya udah kayak detektif aja.Papa tenang aja Monic nggak mungkin salah pilih calon suami..
" Baiklah..karena kamu udah membuktikan sama papa kalau kamu udah punya calon suami maka papa akan membatalkan perjodohan kamu dengan Rey tapi papa punya syarat..
" Syarat apa itu Pa ? " Tanya Monic penasaran.
" Papa ingin Rico bekerja dikantor mengantikan papa karena papa udah tua dan papa ingin menikmati masa tua papa dirumah..
Monic menatap Ardi dan meminta persetujuan Ardi.Ardi menganggukan kepalanya tanda dia setuju.
" Baiklah Pa..
" Rico..om percayakan kantor om sama kamu,om harap kamu tidak mengecewakan om..
" Baik om..Rico akan berusaha..
Enam bulan kemudian..
Monic merasakan benih benih cinta sudah tumbuh dihatinya,Monic mengatakan pada Ardi kalau dia sudah jatuh cinta padanya..
" Ric...
" Hemmm..
" Aku mau bicara sesuatu sama kamu..
" Kamu mau bicara apa ? " Ucap Ardi yang masih sibuk dengan laptopnya..
" Aku suka sama kamu..
" Aku juga suka sama kamu..bukannya itu perjanjian kita didepan papa kamu..
" Ric..aku serius,aku sepertinya udah benar benar jatuh cinta sama kamu..
" Mon..kamu tau kan aku nggak bisa mengingat siapa aku sebenarnya.Aku juga nggak tau apa aku udah menikah atau belum..
" Aku tau,tapi bagi aku kamu adalah Rico..dan aku suka sama kamu.." Ucap Monic lalu mencium kilas bibir Ardi..
Ardi terkejut karena Monic tiba tiba menciumnya.Ardi tidak tau apa yang harus ia lakukan.Ardi merasa sangat berhutang budi pada keluarga Monic.Apalagi selama ini Monic dan papanya sangat baik padanya.
Tutt..tutt..tutt..( ponsel Monic berbunyi )..
" Hallo..
__ADS_1
" Non..Tuan..Non..penyakit tuan kambuh lagi..
" Terus sekarang gimana keadaan papa ?..
" Tuan udah dibawa kerumah sakit non..
" Baik aku akan segera kesana.." Ucap Monic lalu mematikan ponselnya.
" Ada apa ?..
" Papa..papa masuk rumah sakit.." Ucap Monic sambil meneteskan air mata.
" Ya udah ayo kita kerumah sakit sekarang..
Monic dan Ardi keluar dari kantor.Mereka masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya menuju rumah sakit..
Sesampainya dirumah sakit mereka langsung menuju UGD.Monic melihat supirnya duduk didepan UGD..
" Gimana keadaan papa ? " Tanya Monic cemas.
" Tuan masih diperiksa didalam non..
Ruang UGD terbuka,Dokter keluar dari ruang UGD..
" Gimana keadaan papa saya Dok ?..
" Siapa disini yang namanya Rico.?..
" Saya Dok..
" Pasien ingin bertemu dengan anda..mari silahkan masuk..
Ardi memakai baju steril dan masuk keruang UGD.Ardi melihat Jason yang terkulai lemas diatas ranjang.Ardi mendekati Jason dan menggenggam tangan Jason.
Dengan perlahan Jason membuka matanya..
" Ri..co..om mau min..ta..tolong..
" To..long jaga Monic..om ingin kamu menikahi Monic..
" Om..nggak usah memikirkan itu,yang terpenting om sembuh dulu..
" Om..udah nggak punya banyak waktu lagi dan Om ingin kamu berjanji sama om..
" Tapi om..
" Om mohon..Monic sudah nggak punya siapa siapa lagi..om udah nggak bisa menemani Monic lagi..
Ardi binggung harus menjawab apa.Ardi tidak tega melihat kondisi Jason.
" Baik om..Rico janji Rico akan menikahi Monic dan menjaga Monic..
" Terimakasih...
Tiiiiiittttttt...
" Om...bangun om..dokter..dokter..." Teriak Ardi cemas.
Dokter masuk keruangan dan meminta Ardi untuk keluar ruangan.Ardi memeluk Monic..
" Ada apa ? Apa yang terjadi sama papa ?..
" Kamu harus sabar..
Dokter keluar dari ruang UGD. Monic bergegas menghampiri dokter..
" Gimana keadaan papa saya dok ?..
" Maaf..saya sudah berusaha semampu saya tapi takdir berkehendak lain.Papa anda sudah tiada..
" Tidak..papa jangan tinggalin Monic Pa.." Teriak Monic lalu masuk keruang UGD.
__ADS_1
Monic memeluk tubuh Jason yang sudah terbujur tak bernyawa.
" Papa..jangan tinggalin Monic Pa..Monic udah nggak punya siapa siapa lagi Pa.." Teriak Monic sambil meneteskan airmata.
Ardi memeluk Monic dan menenangkan Monic..
" Kamu masih punya aku..kamu harus mengikhlaskan papa kamu..
" Tapi kamu juga akan meninggalkan aku karena selama ini kita hanya bersandiwara didepan papa.." Ucap Monic dengan air mata yang terus mengalir membasahi kedua pipinya.
" Aku janji aku nggak akan meninggalkan kamu dan aku juga udah berjanji sama papa kamu kalau aku akan menikahi kamu dan menjaga kamu.." Ucap Ardi sambil menghapus air mata Monic..
" Kamu serius...? " Tanya Monic yang masih tidak percaya dengan ucapan Ardi.
" Aku serius..aku akan segera menikahimu..aku janji..
" Makasih Ric..hanya kamu yang aku miliki.." Ucap Monic sambil memeluk Ardi.
Satu bulan kemudian..
Ardi dan Monic udah resmi menikah.Monic terlihat sangat bahagia akhirnya Monic menikah dengan orang yang sangat ia cintai.
Ardi juga udah menerima Monic sebagai istrinya.Ardi berjanji pada dirinya sendiri kalau dia tidak akan pernah meninggalkan Monic apapun yang terjadi..
Sekarang Ardi sudah menjadi milik Monic seutuhnya setelah mereka melewati malam pernikahan mereka.
Hari berganti hari,minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan.Kini Monic sedang mengandung.Usia kandungan Monic sekarang 4 bulan.
Monic yang sedang berada dirumah tiba tiba mendapat telfon dari rumah sakit kalau suaminya mengalami kecelakaan.Monic begitu sangat panik lalu bergegas menuju rumah sakit.
Ardi sudah dipindahkan keruang rawat inap dan masih tak sadarkan diri..
" Sayang..ayo bangun,jangan tinggalin aku dan calon anak kita sayang ?.." Ucap Monic sambil menggenggam tangan Ardi.
Dengan perlahan Ardi mulai membuka matanya.Ardi merasa dia berada ditempat yang asing..
" Sayang kamu udah sadar.." Ucap Monic senang lalu memeluk Ardi.
" Aku dimana,dan kamu siapa ? " Tanya Ardi binggung.
" Aku Monic istri kamu,masak kamu lupa sama aku..
" Nggak mungkin..kamu pasti bohong,istri aku adalah Kay.Ahh..kepala aku sakit..." Ucap Ardi sambil memegang kepalanya.
" Kamu udah ingat siapa kamu ?..
" Tentu aku ingat siapa aku..aku adalah Ardi.." Ucap Ardi keras.
" Tapi aku nggak bohong,aku ini istri kamu..mungkin kamu udah lupa karena kamu menikah dengan aku saat kamu hilang ingatan.
Ardi mengingat kembali apa yang telah terjadi.Ardi ingat siapa Monic..
" Mon..maafin aku.." Ucap Ardi sambil menyandarkan tubuhnya.
" Kamu nggak perlu minta maaf,ini bukan salah kamu..
" Tapi Mon..aku..
" Aku tau kamu udah mengingat kembali ingatan kamu,aku akan terima apapun keputusan kamu..
" Tapi anak kita..
" Kamu nggak usah mengkhawatirkan aku dan anak kita,aku bisa menjaga diri aku dan anak kita.Kalau kamu ingin kembali kekeluarga kamu aku ikhlas.." Ucap Monic sambil tersenyum..
Monic mencoba menyembunyikan kesedihannya dibalik senyum palsunya.Ardi tau kalau saat ini Monic sedang terpukul karena dia sudah mengingat masa lalunya.Ardi tidak tega meninggalkan Monic sendiri apalagi dia sedang mengandung anaknya.
" Aku akan membawa kamu pulang kerumahku,aku udah berjanji sama papa kamu kalau aku akan selalu menjaga kamu..
" Tapi..kamu kan udah punya istri..
" Aku akan mencoba bicara baik baik dengan Kay dan juga keluarga aku..
__ADS_1
🌟🌟🌟🌟