Kekasihku Kakak Iparku

Kekasihku Kakak Iparku
Mimpi buruk..


__ADS_3

Lina tidak tega melihat kondisi Kay saat ini.Lina tau Kay saat ini sedang sangat frustasi memikirkan Ardi yang tak kunjung pulang.Apalagi setelah mengetahui kalau Kevin bukan anaknya Ardi.


Ceklek..( suara pintu terbuka dan tertutup )


Arka yang mengendong Kevin masuk kedalam ruang rawat inap Kay dengan membawa sekantong kresek makanan.Arka meletakan kantong kresek makanan diatas meja.Arka mendudukan Kevin disofa dan menghampiri Lina dan Kay.


Arka melihat Lina dan Kay yang sedang menghapus air mata mereka.Arka berdiri disamping Lina.


"Kenapa kalian menangis ? apa ada masalah ? kamu nggak papa kan Kay,mana yang sakit ? " tanya Arka cemas.


Kay bisa melihat betapa Arka sangat mengkhawatirkannya.


" Aku nggak papa kok Ka,tadi aku cuma teringat kak Ardi aja.Biasanya kalau aku sedang sakit kak Ardi selalu ada disamping aku.." ucap Kay sambil tersenyum getir.


Hatinya sangat sakit.Kay merasa Ardi sudah benar benar meninggalkannya.Tak ada harapan lagi untuk Kay mengharapkan Ardi akan kembali lagi padanya.


" Kamu yakin tidak ada apa apa..? kamu jangan khawatir Kay kak Ardi pasti akan kembali.." ucap Arka.


Lina berdiri dan berjalan mendekati Kevin yang tengah duduk disofa sambil menikmati camilan.Lina memeluk Kevin.


Arka duduk disamping ranjang Kay dan menggenggam tangan Kay.


" Kamu mau makan ? aku suapin ya.." ucap Arka lalu mengambil makanan dari atas meja.


Dengan sabar Arka menyuapi Kay.Arka berharap Kay bisa kembali ceria seperti dulu lagi.Arka sangat merindukan senyuman manis Kay.


" Ini diminum dulu.." ucap Arka sambil memberikan segelas teh manis.


Setelah selesai menyuapi Kay,Arka menyuruh Kay untuk beristirahat.Arka berdiri dan berjalan menghampiri Lina dan Kevin.


" Lebih baik mama pulang bersama Kevin,dari kemarin mama berada disini,mama pasti capek biar aku yang jagain Kay Ma lagian besok Kay sudah boleh pulang.." ucap Arka.


" Baiklah sayang,mama juga ingin membersihkan kamar Kay agar besok saat Kay pulang kamarnya sudah bersih.." ucap Lina.


" Mama nggak usah mengkhawatirkan Kay karena aku akan selalu menjaganya.." ucap Arka.


" Mama tau sayang,kalau gitu mama dan Kevin pulang dulu.." ucap Lina sambil mengendong Kevin.


" Jagoan om nggak boleh nakal ya,dengerin apa kata oma..Ok.." ucap Kevin sambil mengecup kening Kevin.


" Baik om.." ucap Kevin.


Lina berjalan menuju pintu dan keluar dari ruang inap Kay.Arka menghampiri rangjang Kay dan duduk disamping Kay.Arka menggenggam tangan Kay yang kini tengah terlelap.


" Maafin aku Kay karena udah bikin kamu menderita.Aku akan menebus semua dosa dosaku.." ucap Arka sambil mengecup tangan Kay.





__ADS_1


Kay kini sudah kembali kerumah.Kay masih butuh banyak istirahat.Walau Kay kelihatan baik baik aja tapi pikirannya yang tidak tenang membuat tubuhnya terasa lemah.Arka dengan sabar merawat Kay dan selalu berada disisi Kay.


Kay merasa tidak enak hati karena sudah merepotkan Arka..


" Ka..makasih ya karena kamu sudah mau merawat aku dan Kevin.Aku nggak bisa membalas kebaikan kamu.." ucap Kay sambil tersenyum manis.


" Dengan kamu tersenyum manis seperti itu aku udah bahagia Kay.." ucap Arka.


" Maaf Ka,karena aku kamu harus menunda pernikahan kamu dan Sela.Aku benar benar minta maaf.." ucap Kay yang merasa bersalah.


" Ini bukan salah kamu Kay,aku memang belum mau menikah.Aku ingin menjaga kamu dan Kevin sampai Kak Ardi kembali.." ucap Arka.


Lina masuk kedalam kamar Kay.Lina berjalan menghampiri Kay dan Arka yang sedang asyik mengobrol..


" Sayang diluar ada teman kamu.." ucap Lina.


" Siapa Ma..? " tanya Kay.


" Vero dan Tony.." ucap Lina.


" Baik Ma..Kay akan menemui mereka.." ucap Kay dan turun dari ranjang.


Arka membantu Kay dan berjalan menuju ruang tamu..


" Hai Kay..maaf aku baru menjengukmu.." ucap Vero lalu memeluk Kay dan membantunya untuk duduk.


" Iya gak papa..aku tau kamu juga sibuk.." ucap Vero.


" Kapan kalian akan menikah ? " tanya Arka.


" Buat apa menabung orangtua kamu kan kaya..kamu anak tunggal lagi.." ucap Arka.


" Tapi aku ingin mandiri,aku ingin menikahi Vero dengan hasil kerja kerasku sendiri.." ucap Tony.


" Dari pada kamu menanyakan kapan kami menikah mendingan kamu kasih tau kita kapan kamu akan menikah sama Sela,bukannya kamu udah lulus S2 kamu.." ucap Vero.


" Aku nggak akan menikah sama Sela karena aku nggak mencintainya.." ucap Arka.


" Ka..kamu jangan bicara kayak gitu,kamu tau kan Sela sangat mencintai kamu.." ucap Kay terkejut.


" Cinta itu tak bisa dipaksakan Kay,aku nggak mau menyakiti Sela nanti.Aku harus jujur sama diri aku sendiri kalau bukan Sela yang aku inginkan.." ucap Arka.


" Mau sampai kapan kamu seperti ini Ka ? apa kamu akan selamanya terpuruk ? " tanya Tony.


" Aku nggak tau Ton..yang aku tau aku bahagia melihat orang yang aku sayangi bahagia.." ucap Arka.


Tony tau Arka masih sangat mencintai Kay.Arka sudah menceritakan semuanya kepada Tony kalau Arka tidak bisa melupakan Kay bahkan malah semakin mencintainya.


" Oya Kay..apa ada kabar dari suami kamu ? " tanya Vero.


" Belum Ver..aku nggak tau harus mencarinya kemana lagi,segala usaha udah aku lakukan tapi belum juga ada hasilnya.." ucap Kay sedih.


" Udahlah Kay..kamu jangan sedih lagi,kalau kalian masih jodoh maka Ardi akan kembali lagi sama kamu.." ucap Tony.

__ADS_1


" Aku nggak mau terus berharap Ton.Mungkin Kak Ardi memang sengaja mau menjauh dari aku,aku dengan tidak sengaja udah menyakiti hatinya.." ucap Kay.


" Maksud kamu apa Kay ? " tanya Arka terkejut.


" Ahhhh..bukan apa apa kok,aku mungkin hanya asal ngomong.." ucap Kay gugup.


Dalam hati Kay.." Hampir aja aku keceplosan.Aku nggak ingin Arka tau kalau Kevin adalah anaknya.Aku akan menyimpan rahasia ini rapat rapat.."


" Kamu yakin nggak ada yang kamu sembunyikan ? " tanya Arka penasaran.


" Emm..iya.." ucap Kay sambil tersenyum manis.


Arka merasa ada yang sedang disembunyikan Kay darinya.Tapi Arka tidak tau itu apa.Arka tidak ingin ikut campur urusan pribadi Kay karena Arka tidak ingin Kay menjauhinya.Dengan berada disisi Kay,Arka sudah merasa sangat bahagia.


Lina datang dengan membawa minuman dan camilan.Lina meletakannya diatas meja.


" Makasih tante..maaf udah merepotkan tante.." ucap Vero.


" Nggak ngerepotin kok..ayo silahkan diminum,maaf tante tinggal dulu ya.." ucap Lina lalu melangkah pergi.


" Bunda..." teriak Kevin dari dalam kamar.


Arka yang mendengar teriakan Kevin sontak langsung berdiri dan berlari menuju kamar..


Ceklek..( suara pintu terbuka )


Arka berlari menghampiri Kevin yang sudah bangun dari tidurnya.Arka memeluk Kevin yang kini tengah menangis..


" Ada apa sayang,kenapa kamu manangis ? " tanya Arka sambil memeluk Kevin erat.


" Kevin mimpi buruk om..Kevin takut om.." ucap Kevin disela tangisannya.


" Sayang..mimpi itu hanya bunga tidur jadi Kevin nggak usah takut.." ucap Arka mencoba menenangkan Kevin.


"Ada apa Ka..? " tanya Kay cemas.


Kay masuk kedalam kamar dan mengendong Kevin.Kay memeluk Kevin dengan sangat erat.


" Bunda..Kevin takut.." ucap Kevin sambil terus memeluk Kay.


" Ada bunda disini,Kevin nggak usah takut.Bunda akan selalu jagain Kevin.." ucap Kay sambil mengusap lembut punggung Kevin.


" Jangan tinggalin Kevin bunda kayak ayah yang udah ninggalin Kevin.Ayah udah nggak sayang lagi sama Kevin.." ucap Kevin sambil terus menangis.


" Kevin jangan bicara seperti itu,ayah nggak meninggalkan Kevin..ayah lagi sibuk kerja sayang.." ucap Kay sambil mendudukan Kevin ditepi ranjang.


Kay berjongkok didepan Kevin dan mengecup kening Kevin.Kay menatap Kevin dan tersenyum manis..


" Ayah itu sayang sama Kevin jadi ayah nggak mungkin meninggalkan Kevin.." ucap Kay sambil menggenggam tangan mungil Kevin.


" Iya sayang,ayah Kevin nggak mungkin meninggalkan Kevin,percaya deh sama om.." ucap Arka sambil duduk disamping Kevin.


" Benar itu om.." ucap Kevin sambil menatap Arka.

__ADS_1


" Benar sayang..masak om bohong sih sama Kevin.." ucap Arka lalu memangku Kevin.


🌟🌟🌟🌟


__ADS_2