Kekasihku Kakak Iparku

Kekasihku Kakak Iparku
Posisi yang sulit..


__ADS_3

Ardi nggak tau harus menjawab apa karena dia berada diposisi yang sulit untuk memilih.Ardi sangat mencintai Kay tapi Ardi juga nggak bisa meninggalkan Monic karena Ardi sudah berjanji kepada papanya Monic kalau dia akan selalu menjaga Monic apalagi sekarang Monic sedang mengandung darah dagingnya.


Ardi menundukan kepalanya.Ardi tak sanggup menatap wajah papanya yang kini menuntutnya untuk mengambil keputusan yang sangat sulit untuknya..


" Ardi,papa harap kamu bisa mengambil keputusan yang bijak.Papa nggak ingin kamu menyakiti Kay karena papa sudah menganggap Kay seperti anak papa sendiri.Papa merasa bertanggungjawab atas kebahagiaan Kay karena papalah yang dengan tidak sengaja memaksa Kay untuk menikah denganmu karena perjodohan ini.." Ucap Jonny dengan nada tegas.


Ardi menatap wajah papanya yang kini sudah terlihat sangat serius dengan ucapannya.Ardi juga merasa bersalah karena sudah menduakan Kay walaupun itu terjadi diluar kesadarannya.


" Pa..Ardi nggak bisa memilih Pa,Ardi nggak mau kehilangan Kay karena Ardi sangat mencintai Kay dan Ardi juga nggak bisa meninggalkan Monic karena sekarang dia sedang mengandung anak Ardi Pa.Ardi harap papa bisa mengerti posisi Ardi sekarang..


" Papa tau tapi papa juga nggak mau Kay kembali tersakiti karena sikap egois kamu.Ingat Ardi..papa nggak pernah mengajarkan kamu untuk poligami..papa harap kamu renungkan ini dan segera ambil keputusan.Kalau berita ini sampai ditelinga keluarga Kay maka persahabatan papa dan David akan hancur dan kamu nggak akan bisa bertemu dengan Kay dan Kevin lagi.." Ucap Jonny lalu berdiri dan pergi meninggalkan Ardi.


Ardi mengacak acak rambutnya karena frustasi.Ardi benar benar berada diposisi yang sulit.Dengan susah payah dia mendapatkan Kay bahkan dia harus menyakiti hati adik kesayangannya.Ardi nggak akan pernah melepaskan Kay apapun yang terjadi.


Ardi berdiri dan berjalan menuju kamar.Ardi melihat Kay sedang menidurkan Kevin.Ardi sangat merindukan Kay dan juga Kevin.Ardi masuk kedalam kamar dan menutup pintu ( ceklek )..


" Ussstt..Kevin baru aja tidur.." Ucap Kay pelan.


Ardi menganggukan kepalanya.Ardi berjalan menuju sofa dan duduk disofa.Kay turun dari ranjang dan berjalan mendekati Ardi.Kay duduk disamping Ardi..


" Ada apa Kak ? Apa yang papa bicarakan tadi ?.." Tanya Kay penasaran karena melihat wajah Ardi yang sangat gelisah.


" Nggak papa kok sayang,papa cuma bilang sama aku agar aku nggak meninggalkan kamu lagi.Aku minta maaf karena sudah membuat kamu menderita selama ini dan aku minta maaf karena selama satu tahun ini aku nggak bisa berada disamping kamu menemanimu.." Ucap Ardi sambil menggenggam tangan Kay.


" Aku tau kalau Kakak nggak sengaja melakukan itu,aku udah maafin kak Ardi..

__ADS_1


Oya kak..kenapa Monic ikut kakak kesini ?..


" Emmmm...itu..itu karena papanya menitipkannya sama aku sayang,jadi aku nggak tega meninggalkan Monic sendirian dan lagi aku harus membawanya kemari untuk membuktikan kalau aku tidak berbohong.Sayang aku sangat merindukanmu.." Ucap Ardi lalu memeluk tubuh Kay.


" Kak..aku pikir kak Ardi akan meninggalkan aku karena masalah aku dan Arka.Maafin aku kak,aku nggak bermaksud untuk membohongi Kak Ardi.Saat itu aku sangat takut kalau kak Ardi akan meninggalkan aku jika kakak mengetahuinya.Dan soal Kevin aku benar benar nggak tau kalau Kevin itu anaknya Arka.Maafin aku kak..." Ucap Kay menyesal.


Ardi melepaskan pelukannya dan mencium bibir Kay.Kay tidak membalas dan juga tidak menolak.Saat ini Ardi benar benar tidak bisa lagi menahan hasratnya.Dia sangat merindukan dan menginginkan Kay saat ini juga.


" Emm..kak..hentikan.." Ucap Kay sambil mengakhiri ciumannya.


" Kenapa sayang,apa kamu nggak merindukan aku ?..


" Aku juga merindukan kak Ardi tapi..


" Boleh aku melakukannya ?.." Tanya Ardi sambil menatap kedua mata Kay.


Kay menatap wajah Ardi yang kini tengah tersenyum menatapnya.


" Sayang aku sangat merindukanmu.." Ucap Ardi lalu mengecup kening Kay.


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu.


Tokk..tokk..tokk..


" Ais siapa sih menganggu aja.." Ucap Ardi kesal lalu berdiri.

__ADS_1


" Biar aku aja yang membuka pintu kak.." Ucap Kay lalu berdiri.


" Biar aku aja yang buka.." Ucap Ardi lalu berjalan menuju pintu.


" Maaf Ric..aku menganggu tapi tiba tiba perut aku sakit,maukah kamu mengantar aku kerumah sakit ? " Ucap Monic setelah pintu terbuka sepenuhnya.


" Siapa Kak ? " Ucap Kay sambil berjalan menuju pintu.


Kay melihat Monic sedang berdiri didepan pintu.Kay penasaran apa yang sedang dilakukan Monic didepan kamarnya.


" Ada apa Mon? Apa terjadi sesuatu?" Tanya Kay cemas.


" Emmm,sayang sebenarnya aku mau memberitahu kamu kalau Monic sekarang sedang hamil,dia kemari ingin minta tolong sama aku untuk mengantarkannya ke dokter,katanya perutnya tiba tiba terasa sakit.." Ucap Ardi gugup.


" Apa! hamil! Kenapa kamu tidak bilang,sudah berapa bulan usia kandungan kamu?" Tanya Kay terkejut.


" Empat bulan." Sahut Monic pelan.


" Ya udah,biar aku aja yang mengantar kamu karena aku lebih pengalaman soal kehamilan.Suami aku mana tau soal hal kayak gitu." Ucap Kay lalu keluar dari kamar.


" Tapi sayang--"


" Kenapa kak? Apa kakak ingin mengantarnya kedokter? kenapa kakak begitu peduli kepada Monic? apa ada yang kakak sembunyikan dari aku?" Tanya Kay curiga.


🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2