Kembalinya Sang Kekasih

Kembalinya Sang Kekasih
Part 60. Kegundahan Leon


__ADS_3

Lala dan Leona kini sudah bertukar tempat kerja. Sekarang yang menjadi sekretaris Leon adalah Lala.


Leon merasakan ada yang berubah di hatinya. Meskipun ada Lala dan sang asisten yang menemani dirinya tetap saja dia merasa sepi karena tidak melihat adanya Leona di sana.


Leon meraih ponselnya dan iseng melihat status teman-temannya. Terutama Vierdo, siap tahu dia merekam aktivitas kantornya dan tidak sengaja ada Leona di sana.


Benar saja Vierdo ternyata merekam Leona ya nampak berbincang hangat dengan Wendi. Wanita itu memang cepat dapat berbaur dengan orang-orang baru seperti waktu itu dalam sehari saja sudah bisa akrab dengan Syahdu dan Kana.


Sebenarnya Vierdo malas membuat status seperti itu. Hanya membuang-buang waktu saja. Namun, demi tahu perasaan Leon pada Leona yang sebenarnya dia terpaksa melakukan hal yang sangat tidak disukainya itu.


Leon menutup ponselnya dengan kesal.


"Lala ada lagi tidak berkas yang harus aku tanda tangani?"


"Tidak ada Pak semuanya sudah selesai."


"Baik kalau begitu aku keluar dulu." Leon merasa ada yang sesak di dalam dada sana. Daripada dia sesak nafas mending dia keluar sebentar mencari angin segar.

__ADS_1


Ia naik ke atas rooftop dan duduk di kursi sambil melihat jalanan yang padat. Menghembuskan nafasnya dengan berat ketika mengingat Leona nampak tersenyum mendengarkan penjelasan Wendi


"Bagaimana kalau mereka saling suka dan malah memutuskan untuk memiliki hubungan khusus?" Leon ketar-ketir sendiri. Dia nampak gusar dengan pemikirannya sendiri.


"Aku harus sigap, harus lebih cepat dari pria itu." Leon mengambil ponselnya dan segera menekan nomor Leona. Namun, setelah panggilan tersambung dia malah mematikan panggilan telepon tersebut.


Dia menggeleng. "Tidak mungkin aku mengatakan kalau aku menyukainya, ini terlalu cepat."


Ia bangkit berdiri dan berjalan mondar-mandir.


Leon mengingat saat Leona mengatakan perasaan padanya dia malah menghina wanita tersebut dengan mengatakan wanita yang berpenampilan terlalu seksi bukan tipenya karena terlihat seperti wanita penghibur.


Saat mendengar perkataan Leon Leona segera merubah cara berpakaiannya dengan yang lebih tertutup. Leon mengatakan seperti orang kolot.


Leona merubah lagi penampilan dengan cara berhijab Leon mengatakan percuma kalau berhijab hanya karena ingin mengejar cinta bukan karena Tuhan maka akan sia-sia belaka.


Padahal sebenarnya Leona saat itu pernah meminjam baju Keysa, adik Vierdo saat pergi ke pesta reuni di universitas tempatnya dulu berkuliah. Merasa nyaman dan adem maka Leona memutuskan untuk berhijab mengikuti jejak Keysa. Hal itu didukung oleh Keysa dan bahkan wanita itu memberikan sepasang baju gamis untuk Leona.

__ADS_1


Leon tampak tidak suka dengan sikap Leona yang dia pikir tidak punya kepribadian yang stabil. Leona begitu mudah mengubah dirinya hanya karena cinta.


Suatu hari Leon membawa seorang wanita dan memperkenalkan pada Leona bahwa wanita tersebut adalah kekasihnya. Dia pikir dengan begitu Leona akan berhenti mengatakan cinta padanya.


Ternyata Leon salah wanita itu tetap mengejar cintanya dan sama sekali tidak percaya bahwa Leon sudah punya kekasih.


Hingga suatu saat Leon membentak Leona. "Hentikan mengatakan cinta padaku karena aku sama sekali tidak menyukaimu. Kau di sini mau bekerja apa mencari pacar sih?"


Leona yang tidak tahu diri langsung menjawab, " Dua-duanya."


Sontak itu membuat Leon naik darah. Wanita ini begitu barbar baginya.


"Terus lakukan kekonyolanmu dan kau akan kupecat atau tetap bekerja tapi tidak boleh berbicara selain masalah pekerjaan dengannku."


Sejak saat itu Leona memilih menjadi pendiam dan hanya berbicara seperlunya saja. Dia rela melakukan itu agar tidak dipecat dan tidak jauh-jauh dari Leon. Cintanya pada Leon benar-benar cinta buta.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2