KESETIAAN CINTA YUSUF

KESETIAAN CINTA YUSUF
Alat Tes


__ADS_3

"Bismillah, jika Allah sudah berkehendak dan menentukan itu jodohku, sekuat apapun kalian menghalangi pasti akan jebol juga pertahanan itu, rencana Allah jauh lebih indah" tutur Zalin


Rumah Arnold


"Bunda sakit apa sebenernya?" tanya Adi duduk di samping bundanya di ruang tv


"Sedikit sakit kepala saja" jawab Aisyah tenang


"Yakin?" tanya Adi lagi


"Insyaallah yakin, sayang" jawab Aisyah senyum


"Bunda kan masih punya suami, kenapa tidak minta antar untuk cek, apa suaminya males" ucap Adi tanpa melihat ayahnya


Arnold menarik telinga Adi, kesal dengan anaknya.


"Aw, aw, aw, sakit tau" ucap Adi mengelus telinganya


"Mulut mu di jaga" jawab Arnold


"Di jaga pakai apa? tidak ada pagernya, gemboknya juga ga ada" ucap Adi bercanda


"Bunda yang tidak mau ke rumah sakit" jawab Aisyah menenangkan suami dan anaknya


"Tapi bunda itu harus cek kesehatan" ucap Adi penuh perhatian


"Lebih baik seperti ini, bunda belum mau cek apapun" jawab Aisyah tetap pada pendiriannya


"Bunda harus sehat terus" ucap Adi


"Insyaallah" jawab Aisyah


"Kamu tadi kerumag kakakmu, terus datang-datang gerutu ada apa?" tanya Arnold


"Kakak lagi sensitif, masa aku di bilang tidak punya adab, karena salah cara bertamu" jawab Adi apa adanya


"Memangnya, cara kamu bertamu bagaimana, sampai kaka marah?" tanya Arnold heran


"Ketuk pintu, masuk, mengucapkan salam, lalu duduk dekat mereka di bangku meja makan, Adi kan selalu kaya gitu, eh kakak marah-marah" jawab Adi


"Maafin kaka mu ya, mungkin benar dia lagi sensitif, faktor dari kehamilan" sahut Aisyah


"Itu bukan sikap atau sifat kaka loh bun" ucap Arnold


"Iya, ayah bener sekali" timpal Adi


"Mikirnya supaya simple begini saja, kaka lagi hamil, terkadang apapun yang kita lakukan dan sudah benar, jika bagi ibu hamil itu membosankan atau buat badmood, pasti dia tidak akan suka dengan cara kita, ayah kan sudah pengalam saat bunda hamil 3 anak" tutur Aisyah


"Bener juga sih" sahut Arnold


"Ayah ini gimana, tidak komit dengan ucapannya" ucap Adi


"Aira apa belum ada tanda-tanda?" tanya Arnold


"Tanda-tanda apa?" tanya balik Aira


"Maksud ayah, tanda-tanda kamu sedang mengandung" jawab Aisyah

__ADS_1


"Seperti belum, bun" jawab Aira merona


"Terakhir datang bulan kapan?" tanya Aisyah


"Biasanya di awal, tapi ini sudah di akhir belum ada tanda datang bulan, apa siklus haid aku tidak bagus ya bun" jawab Aira polos


Aisyah dan Arnold tersenyum saling pandang.


"Ayah sama bunda senyum-senyum aja, apa ada yang lucu dari Aira? dia bertanya tau" ucap Adi kesal, istrinya bertanya tapi belum di jawab


"Lebih baik, kamu beli testpack deh sana" sahut Arnold


"Apaan tuh?" ucap Adi dan Aira bersamaan


"Aira tidak tau itu apa?" tanya Arnold, Aira hanya menggelengkan kepalanya dengan pelan


"Tidak apa-apa, nanti juga tau, benar kata ayah, kamu ke apotik sana beli testpack 2" jawab Aisyah


"Apotikan deket, naik motor aja" ucap Arnold


"Aira boleh ikut?" tanya Adi ingin mencoba naik motor berduaan


"Sendiri saja, lagian Aira belum boleh naik-naik motor dulu" jawab Aisyah


Adi sendirian keluar rumah menggunakan motor untuk ke apotik terdekat.


"Mba, mau beli testpeck" ucap Adi santai, banyak orang yang menandang Adi


Kenapa aku dilihatin ya, aku kan bukan anjasmara yang gantengnya kelewatan, hihihi. batin Adi cekikikan


"Mau merek apa, pak?" tanya penjaga apotik


"Ini pak, ada beberapa merek dan model yang berbeda" ucap penjaga apotik


"Aduh saya tidak mengerti, begini saja deh bungkus semua itu ada berapa alat" jawab Adi memang tidak paham


"Makanya Nak, masih muda jaga pergaulan, jangan sampai kebobolan pasangannya" sahut ibu-ibu asal, tidak mengenal Adi juga


"Urusan anda apa? urus saja diri anda sendiri dan anak anda" jawab Adi yang sebenarnya belum tau maksud tujuan ibu-ibu itu


"Begitulah anak muda jaman sekarang di kasih tau tidak mau, malah kurang ajar, padahal di nasehati yang benar" jawab ibu lain


"Ibu-ibu, terima kasih nasihatnya, saya tidak kenal kalian semua, alangkah baiknya tidak perlu ikut campur urusan orang lain, apalagi tidak di kenal" tutur Adi


"Pak, semuanya ada 7 merek, jadi di ambil semua atau bagaimana?" tanya penjaga apotik


"Iya semua saja" jawab Adi


"Maaf pak ini untuk data, alat ini digunakan untuk siapa?" tanya apotik berbohong padahal ingin tau setelah tadi mendengar ucapan ibu-ibu


"Saya juga tidak tau, saya hanya disuruh bunda saya saja" jawab Adi


"Apa untuk pacar bapak?" tanya penjaga apotik masih kepo


"Pacar halal punya saya, tapi bukan untuk istri saya, tulis saja di data mbaknya untuk bunda saya, repot banget dah" jawab Adi kesal


"Oh sudah punya istri" lirih penjaga apotik

__ADS_1


Ibu-ibu yang tadi nasehatin Adi terdiam, setelah Adi menyebutkan kata istri.


Adi kembali ke rumah dengan senyum-senyum sendiri, entah dia kenpa senyum sendiri.


"Bunda nih alatnya" ucap Adi memberikan belanja dari apotik


Aisyah membuka kantong putih susu tersebut.


"Astaghfirullah, banyak banget?" tanya Aisyah menunjukan pada Arnold


"Hahahaha, kamu mau jualan" sahut Arnold tertawa


"Bunda tadi tidak bilang merek apa, modelnya seperti apa, ya Adi bingung dan terpaksa beli semua merek yang ada di apotik" jawab Adi santai


"Ya sudah, tidap apa-apa, besok pagi di pakai setelah bangun tidur, supaya lebih akurat" ucap Aisyah senyum


"Cara pakainya?" tanya Adi


"Ujung alat ini masukan ke dalam urine, nanti hasilnya di tunggu, nanti bunda yang lihat" jawab Aisyah


"Berarti, buang air kecilnya pakai pispot dong, ih jijik" ucap Adi


Plakk... suara pukulan, Arnold memukul bahu anaknya.


"Jijik apaan sih, udah suami istri itu tidak boleh bilang kata jijik" sahut Arnold


"Iya maaf" jawab Adi cemberut


"Ini yang pakai alatnya siapa bun?" tanya Aira masih belum paham


"Aira dong yang pakai, jadi urine juga milik Aira" jawab Aisyah


"Laaaahhh, Adi kira urine milik Adi, hahahaha" ucap Adi ngakak


"Urine mu untuk apa? tidak ada gunanya" sahut Arnold tidak habis pikir dengan anaknya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara


πŸ‘πŸΌ like


πŸ“ komen


🎁 hadiah


🎟️ vote


dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


Beda Usia? Tak Masalah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


__ADS_1


berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.


__ADS_2