KESETIAAN CINTA YUSUF

KESETIAAN CINTA YUSUF
Zalin Sedih Lagi


__ADS_3

"Lalu Zalin bagaimana, kalo kak Yusuf dan kak Khanza pindah?" tanya Zalin yang mendengarkan dari tadi


"Zalin tinggal disini lah sama bunda" ucap Aisyah tersenyum membelai kepala Zalin


"Ngga ikut kak Yusuf?" tanya Zalin melihat Yusuf


"Jika kaka sudah punya rumah sendiri, kaka akan ajak Zalin, tapi karena papih ingin melihat Zalin mandiri jadi kaka terpaksa meninggalkan Zalin disini dengan bunda dan ayah Arnold" jawab Yusuf berbohong


"Apa papih jadi bercerai dengan mamih?" tanya Zalin pelan dan menunduk sedih


"Kita sama-sama berdoa, agar orangtua kalian tidak akan pernah berpisah, kecuali takdir Allah yang berkata" jawab Aisyah tenang


"Zalin kan masih punya kak Yusuf, jadi jangan sedih, kalo Zalin sedih pasti kak Yusuf juga menjadi sedih dan kepikiran Zalin terus" ucap Khanza menenangkan hati Zalin


"Zalin hanya ingin keluarga kita yang dulu kak Yusuf" jawab Zalin pelan


"Akan kaka usahakan agar kita menjadi keluarga seperti dulu" ucap Yusuf menguatkan adiknya


"Zalin balik lagi aja deh keluar negeri, dari pada disini melihat kenyataan yang pahit" sahut Zalin meneteskan airmata


Aisyah dengan sigap memeluk Zalin, agar Zalin merasa tenang dan nyaman.

__ADS_1


"Apa yang kita hadapi ini adalah cara Allah melihat sekuat apa iman dan ketaqwaan kita kepada pemilik langit dan bumi yang sesungguhnya, Allah sangat sayang dengan Zalin, makanya Zalin harus tinggal disini agar menjadi wanita yang hebat dan kuat untuk menghadapi kehidupan di depan yang sedang menunggu Zalin, Allah itu hanya rindu dengan kita untuk bersujud dan meminta pada-Nya, jadi Zalin jadikan ini sebagai pelajar dan untuk memperkuat diri" tutur Aisyah masih dalam memeluk Zalin dengan kasih sayang, Zalin pun merasakan pelukan tulus dari Aisyah.


"Makasih ya bunda, sudah memberikan Zalin kenyamanan dan ketenangan" ucap Zalin memeluk Aisyah semakin erat


"Zalin itu sekarang anak bunda dan ayah Arnold juga, jadi jangan malu-malu dan sungkan lagi, suatu saat Zalin juga akan menikah dan di boyong suami Zalin dan meninggalkan ayah dan bunda lagi" sahut Aisyah lembut


Terima kasih Ya Allah, Engkau telah berikan mertua untuk hamba yang sangat baik luar dan dalam, dia selalu memberikan kasih sayang dengan tulus kepada siapapun, tanpa memandang apapun. Gumam Yusuf dalam hati


"Rencana kalian kapan mau pindah?" tanya Aisyah pelan


"Minggu depan, ndak apa-apa kan bun?" jawab Yusuf menatap Aisyah


"Adi bagaimana bun, kamarnya di pakai sampai minggu depan" tanya Yusuf pelan


"Anak itu punya kamar khusus didalam kamar bunda, jadi biarkan aja, jangan mikirin itu" ucap Aisyah


"Terima kasih ya bun, sudah mau menerima Yusuf dan Zalin dirumah bunda dan ayah" sahut Yusuf tersenyum


"Ini semua yang kita jalani, sudah ada catatannya di Allah, jadi kita sebagai pemeran nikmati aja kehidupan di dunia ini, yang punya skenario kan Allah langsung" ucap Aisyah


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Hai Readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara


πŸ‘πŸΌ Like


πŸ“ Komen


🎁 Hadiah


🎟️ Vote


Dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


Beda Usia, Tak Masalah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ



Berikan dukungan juga untuk Kedua cerita ini. Oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang No. 1 ya, karena masih sambungan cerita

__ADS_1


__ADS_2