KESETIAAN CINTA YUSUF

KESETIAAN CINTA YUSUF
Persiapan Keberangkatan Zalin dan Raymond


__ADS_3

Hari yang ditunggu tiba, Zalin dan Raymond akan pindah ke Cairo, para keluarga mengantarkan pasangan tersebut hingga ke Airport.


"Zalin kalau tidak betah disana, langsung kasih tau Ray, supaya Ray mempertimbangkan semuanya lagi ya sayang" ucap Shafira mamihnya Ray


"Insyaa Allah, Zalin akan mencoba beradaptasi mih, selama tinggal disana, karena kegiatan mas Ray banyak di Cairo" jawab Zalin


"Iya tapi jangan dipaksakan, nanti yang ada kamu stres, sayang" ucap Shafira masih khawatir dengan mantu barunya


"Ray juga tidak mungkin membiarkan Zalin stres selama di Cairo, Sebisa mungkin Ray akan selalu ada untuk Zalin, jadi mamih jangan terlalu mengkhawatirkan hal yang tidak akan mungkin terjadi" sahut Ray


"Emang siapa yang tau kalau kamu akan selalu berbuat baik pada mantu mamih, kamu menyakitinya saja kita pasti tidak ada yang tau" ucap Shafira cemberut


"Mamih harusnya berdoa yang baik untuk Zalin dan aku, mana mungkin aku menyakiti Zalin" jawab Ray kesal


"Sudah jangan dibahas lagi, mamih mu lagi baperan" ucap Reynald menengahi sebagai ayah


"Kamu nunggu apa lagi, kenapa tidak langsung masuk saja" timpal tuan Alex


"Aku masih menunggu adikku dan keluarganya" jawab Raymond


"Untuk apa ditunggu, kesalahan mereka datang telat, harusnya dia tau kakaknya mau kembali ke luar negeri, dia 0n time dong" ucap tuan Alex


"Jika kakek dan yang lain mau pulang lebih dulu silahkan saja, aku tidak melarangnya, tapi jangan pernah melarang aku untuk menunggu adik ku" jawab Ray tegas


"Lalu jika adikmu telat dan kamu tertinggal pesawat akan dengan santai kamu bicara seperti itu" ucap tuan Alex


"Aku tidak peduli mau di tinggal pesawat apa tidak, yang penting aku bertemu dengan Rayyan sebelum kami berangkat" jawab Raymond


"Keras kepala anakmu Reynald" ucap tuan Alex meninggalkan Airport lebih dulu


"Kenapa daddy jadi berubah" lirih Shafira


"Dia hanya lagi membela anak tersayangnya, jadi biarkan saja" ucap Reynald menenangkan istrinya


"Biarkan saja mih, kakek kan memang selalu membela tante, padahal dia tau anaknya tante melakukan kesalahan, kita yang waras mengalah saja" timpal Raymond memeluk mamihnya


"Assalamu'alaikum, maaf kami telat" ucap Rayyan


"Waalaikumsalam" jawab semua


"Tidak apa, lagi pula kami sengaja berangkat lebih dulu ke Airport, biar tidak ada sesuatu hal" ucap Raymond

__ADS_1


"Kakak Zalin nanti jangan lupa sering hubungi Zira ya" sahut Zira memberika paper bag untuk Zalin


"Iya sayang, Zira ngasih apa ini" ucap Zalin menyamakan tinggi tubuhnya dengan Zira


"Itu boneka kesayangan Zira, kakak harus menjaganya untuk Zira" jawab Zira senang


"Wah, lucu sekali, terima kasih bonekanya, pasti akan kakak rawat" ucap Zalin


"Kakak Zalin juga jangan lupa main ke rumah Zira ya kalau kembali ke Indonesia" jawab Zira sedih


"Bidadari cantik tidak boleh sedih, kakak Zalin akan selalu ingat sama Zira, Zira harus jadi anak yang soleha" ucap Zalin memeluk Zira


"Jaga kakak ipar baik-baik bang, kalau ada apa-apa kabari" sahut Rayyan memeluk abangnya


"Kamu juga harus jagain mamih dan papih tuh, supaya mamih tidak galau aku tinggalin" ucap Ray


"Kalau mamih tinggal sama aku saja kamu setuju tidak bang?" tanya Rayyan serius


"Setuju saja kenapa tidak, tapi keputusan itu semua ada di tangan papih, jika papih tidak tegas mengambil keputusan kamu berhak membawa mamih secara paksa dari papih dari pada tertekan karena kakek Alex dirumah" jawab Ray yakin


"Kalian pikir papih tidak bisa tegas" sahut Reynald kesal


"Sampai saat ini, Raymond tidak melihat ketegasan papih pada kakek Alex menyangkut tentang mamih, jadi jangan salah kan aku dan Rayyan membawa kabur mamih" ucap Ray tegas


"Apa yang harus papih lakukan agar kalian percaya kalau papih juga bisa melindungi mamih kalian" ucap Reynald


"Keluarlah dari rumah kakek Alex, hiduplah berdua dengan mamih tanpa beban berat diri kalian" jawab Raymond


"Yang kami tinggali saat ini murni rumah papih, bukan rumah kakek Alex, jadi kenapa harus papih meninggalkan rumah" ucap Reynald


"Pih, kalau kata orang tinggal satu atap dengan orangtua itu kurang sehat, yang berkuasa di rumah adalah kakek Alex walaupun pemilik rumah papih, jadi Ray mohon untuk sementara waktu kalian jangan tinggal dengan kakek Alex, supaya kakek Alex pun sadar dengan tindakan dia selama ini salah" tutur Raymond


"Apa papih takut apabila melawan keinginan kakek Alex, maka papih tidak akan mendapatkan warisan apapun" sindir Rayyan


"Heii jaga mulut, papih tidak mengharapkan warisan apapun" ucap Reynald tegas


"Ya sudah buktikan ucapan papih, dan tinggal di apartemen aku" jawab Rayyan


"Assalamualaikum" ucap keluarga Arnold


"Waalaikumsalam" jawab serempak

__ADS_1


"Om Arnold datang juga" ucap Raymond


"Untung kami belum terlambat, maaf ya telat, habis ada acara di rumah besan" jawab Arnold


"Tidak apa om, aku masih lama kok, kita cari tempat makan sekalian diskusi ringan sebelum aku benar-benar meninggalkan Indonesia" ucap Raymond


Mereka semua mencari salah satu restoran di Airport dan mengobrol disana.


"Maaf sebelumnya, tadi tidak sengaja ada ribut-ribut antara Raymond, Rayyan dan pak Reynald" ucap Aisyah hati-hati


"Tidak ada apa-apa tante, aku hanya ingin papih tegas untuk melindungi mamih, apa itu tidak boleh aku ucapkan" jawab Raymond


"Boleh saja, asalkan jangan menggunakan nada tinggi dan harus dengan kelembutan hati, karena bicara dengan orang tua itu berbeda dengan Adi bicara pada Raymond, semuanya harus di pikirkan secara baik supaya tidak ada yang merasa disakiti atau tersakiti" ucap Aisyah senyum


"Tapi bukannya tinggal sama orangtua atau mertua, rumah tangga menjadi kurang sehat?" tanya Raymond


"Memang terkadang masalah yang ada dalam rumah tangga itu sebab akibatnya bisa jadi dari orang terdekat, tetapi itu semua tergantung dari diri kita masing-masing dan pasangan, kita harus pandai menciptakan keluarga dan kenyaman walau tinggal dengan mertua atau orangtua, pasti semua orangtua punya titik lemah, jangan juga kita menindas mereka, om Arnold ini lama tinggal dengan orangtua tante, tapi kami alhamdulillah kalau ribut orangtua tante tidak pernah ikut campur termasuk orangtua om Arnold tidak mau ikut campur, makanya om Arnold tinggal dirumah orangtua tante lama sampai anak pertama umur berapa tahun gitu" tutur Aisyah dengan santai


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara


πŸ‘πŸΌ like


πŸ“ komen


🎁 hadiah


🎟️ vote


dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


Beda Usia? Tak Masalah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


Perbedaan Dua Insan πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


__ADS_1


berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.


__ADS_2