
"Aku juga tau dihatimu belum ada nama ku, kamu hanya menjalankan tugasmu sebagai seorang istri tapi tanpa cinta yang kamu miliki untuk ku, tapi aku selalu berusaha agar kamu juga membalas cinta ku, Aira, maka dari itu aku memberikan syarat, karena aku tau cinta ku masih bertepuk sebelah tangan, maafkan aku jika aku telah menyakiti perasaanmu hari ini dan aku akan mengizinkan mu untuk kuliah lagi tanpa syarat apapun, aku juga akan mendaftarkan kembali kuliah mu yang sempat tertunda setelah kehamilanmu menginjak minimal 2 bulan, tolong bersabar menunggunya" ucap Adi langsung masuk ke dalam kamar mandi membersihkan dirinya yang sudah lelah dengan kegiatan dan pikiran hari ini
Kini Aira merenungkan apa yang di ucapkan Adi, memang selama ini dia belum mempunyai perasaan apapun terhadap Adi, dia hanya menjalankan tugasnya sebagai seorang istri saja.
Maaf mas Adi, apabila Aira sudah membuat kecewa perasaan mas Adi, Aira juga belum tau kenapa hingga saat ini belum ada rasa apapun pada mas Adi, Aira sudah berusaha membuka hati untuk mas Adi. Batin Aira sedih
Aira melihat Adi sudah selesai mandi dan keluar dari kamar mandi, dia juga sudah menyediakan pakaian untuk suaminya.
"Ini mas pakaiannya" ucap Aira memberika kaos rumahan pada Adi
"Terima kasih, ucapan ku yang tadi kamu lupakan saja, anggaplah aku tidak pernah berkata apapun padamu, tapi untuk masalah kuliahmu, aku sudah menyetujuinya dan akan aku daftarkan di usia kandunganmu 2 bulan" tutur Adi sambil memakai kaos yang diberikan Aira
"Apabila mas Adi ragu, tidak untuk memberikan aku izin kuliah tidak apa-apa, aku dirumah saja" jawab Aira
"Aku ingin kelak anakku mendapatkan ilmu yang banyak darimu, jadi kamu harus kuliah lagi, pendidikan anak yang pertama di dapat dari lingkungan rumah terlebih dahulu" ucap Adi serius
"Maaf jika Aira belum bisa membalas perasaan cinta pada mas Adi, tapi Aira akan terus berusaha untuk memberikan cinta itu hanya pada mas Adi" jawab Aira menunduk sedih
"Lupakan saja masalah itu, aku tidak apa-apa, dan aku sangat paham dengan situasi di saat kita menikah waktu itu, jadi sangat wajar" ucap Adi mencoba menenangkan pikiran istrinya yang sedang bersedih
"Susunya di minum dulu, nanti dingin sudah tidak enak lagi" sahut Aira mencoba mengalihkan pikirannya
"Iya terima kasih, kamu tidak jadi bantuin bunda dan bibi?" tanya Adi meminum susu almond buatan Aira
"Oh iya aku lupa, ya sudah aku ke dapur dulu" jawab Aira langsung keluar dari kamarnya
Aku akan selalu menunggu cinta darimu Aira, sampai kapanpun itu. Batin Adi tersenyum
Dapur
"Aira mau apa?" tanya Aisyah
"Mau bantuin bunda dan bibi" jawab Aira mendekati kedua orang tersebut
"Istirahat saja, atau temani Adi di kamar" ucap Aisyah
__ADS_1
"Aira dari pagi hingga malam istirahat terus bun, kalau mas Adi tadi sedang istirahat juga kasihan nanti terganggu" jawab Aira
"Mana ada suami terganggu gara-gara istri, yang ada itu tambah semangat" ucap Aisyah menggoda mantunya
"Aira bantu sedikit aja disini, nanti baru menemani mas Adi di kamar" jawab Aira sedikit malu
"Ya sudah, Aira susun saja dulu piring dan gelas di meja makan, setelah itu buatkan jus, buahnya lagi dibersihkan sama bibi" ucap Aisyah senyum
Aira membantu dengan telaten, karena dia sudah terbiasa berurusan dengan yang namanya peralatan di dapur.
Sambil menyiapkan yang lainnya Aisyah mengajak diskusi mantunya supaya tidak canggung.
"Aira bisa masak apa saja?" tanya Aisyah
"Masakan apa saja bisa bun, kue-kue juga bisa, karena waktu sekolah Aira pernah jualan kue" jawab Aira
"Kue apa?" tanya Aisyah lagi semakin penasaran, hobby Aira bisa sama dengannya yaitu membuat kue
"Apa saja, seperti bolu panggang, kukus, kue kering, brownis berbagai macam kue insyaa allah Aira bisa" jawab Aira antusias
"Brownis panggang atau kukus, bun?" tanya Aira penasaran dengan makanan kesukaan Adi
Aisyah tersenyum mendengar pertanyaan Aira. "Adi itu suka brownis panggang keju dan juga almond, padahal dia itu pernah alergi kacang, entah kenapa sekarang alergi itu sudah tidak ada, bunda juga aneh pada diri Adi" ucap Aisyah mengingat Adi waktu kecil pernah sakit hanya gara-gara makan kacang
"Apa alergi bisa hilang dengan sendirinya bun?" tanya Aira
"Bunda juga kurang tau, harus bertanyanya pada Khanza deh, sebab waktu itu Adi makan kacang dan tidak menimbulkan apapun, seperti kita aja makan biasa gitu tanpa efek, jadi bunda tidak membawa dia periksa ke dokter lagi" tutur Aisyah
"Kak Khanza jarang ke sini ya bun" ucap Aira selama tinggal dengan bundanya hampir tidak pernah Khanza berkunjung padahal rumahnya hanya di samping
"Biar dia mandiri, makanya bunda sama Khanza punya kesepakatan, nanti kalau kakak sering kesini dia akan manja dan lain-lain, sementara dia akan menjadi seorang ibu, intinya harus belajar hidup sendiri aja dengan keluarga kecilnya yang dia bangun" jawab Aisyah
"Pantas saja, aku jarang lihat kakak kesini" ucap Aira
"Nanti juga Adi akan membawa Aira jauh dari umi abi, ayah dan bunda, karena pasti ada rasa hanya ingin menikmati masa-masa berumah tangga hanya berdua dan anak-anak saja" jawab Aira
__ADS_1
"Apa Aira mampu dengan hidup berdua saja" lirih Aira tidak sengaja dan masih di dengar oleh Aisyah
"Apa Adi pernah kasar pada Aira?" tanya Aisyah mengelus lengan mantunya
"Tidak bun, mas Adi selalu perhatian dan lembut" jawab Aira gugup
"Lalu apa yang membuat Aira berpikir tidak mampu hidup dengan Adi" tanya Aisyah lagi
"Mungkin Aira belum terbiasa aja kali bun, makanya suka ada rasa kekhawatiran tiba-tiba" jawab Aira
"Rumah tangga ini ibadah paling lama, Allah tidak melarang pasangan tersebut untuk berpisah hanya saja Allah sangat membenci yang namanya perpisahan, jika kita hidup berdua, di saat ada masalah tidak akan ada yang ikut campur, jadi murni pasangan suami istri itu yang menyelesaikannya, dan kita juga akan belajar caranya bertahan hidup dengan apa yang dimiliki suami, karena ada keterbatas yang suami punya" tutur Aisyah
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara
ππΌ like
π komen
π hadiah
ποΈ vote
dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :
Cinta Zavier untuk Aisyah ππΌππποΈ
Beda Usia? Tak Masalah ππΌππποΈ
berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.
__ADS_1