
"Semuanya Yusuf berangkat dulu ya" ucap Yusuf melihat jam tangannya sudah menunjukan pukul 07.05 pagi hari
Khanza menemani suaminya hingga ke halaman depan rumah.
"Kamu hati-hati ya kalau berangkat ke kampus, maaf sekarang kaka tidak bisa mengantar atau menjemput kamu lagi" ucap Yusuf sebelum berangkat
"Iya kak, tidak apa-apa, kaka juga kan punya tanggung jawab di juga di kantor" jawab Khanza, ada perasaan sedih karena suaminya akan lebih banyak waktu dikantor tapi dia menutupi dari suaminya
"Jika ada apa-apa hubungi kaka" ucap Yusuf mencium kening dan pipi Khanza dengan lembut
"Iya" sahut Khanza singkat
Khanza menatap mobil Yusuf yang sudah melaju meninggalkan rumah, setelah mobil itu hilang dari pandangan, Khanza kembali masuk ke dalam rumah bergabung dengan keluarganya.
"Kaka kenapa sedih?" tanya Adi melihat kakanya sedih, Aisyah dan Arnold menatapnya
"Tidak apa-apa, perasaan kamu aja" jawab Khanza
"Kak Yusuf marah lagi sama kaka" tebak Adi mendekati kakanya
"Tidak, kak Yusuf tadi bilang, sekarang dia sudah tidak bisa antar jemput kaka lagi, entah kenapa perasaan kaka jadi sedih aja pas dia bilang begitu" jawab Khanza meneteskan airmata
"Ih, kaka ku menangis, jangan nangis lah, nanti Adi yang akan antar jemput kaka" ucap Adi memeluk kakanya
"Tetap saja bedalah, dek" sahut Khanza
"Kamu tidak bertanya alasannya apa?" tanya Arnold
"Tidak mau bertanya" jawab Khanza
Arnold mengambil ponselnya dari saku celana dan menghubungi seseorang.
📱Arnold
Assalamualaikum, besan
📱Mahadika
Wa'alaikumsalam, beruntung sekali aku pagi-pagi di telepon oleh pengusahan besar
📱Arnold
Lebih besar, besan lah perusahaannya, oh iya besan ada yang mau saya tanyakan, apakah Yusuf sedang lagi ada proyek besar yang sedang ditangani?
📱Mahadika
Beberapa hari yang lalu memang ada dengan salah satu perusahaan, tapi dia tidak suka karena kliennya perempuan, akhirnya dia marah dengan saya, hingga kemarin dia mengajukan pengunduran diri dari sini, saya terkejut dengan keputusan, hanya karena masalah dia tidak ingin berintraksi dengan perempuan tersebut.
__ADS_1
📱Arnold
Mengundurkan diri? tapi kemarin dia berangkat pagi lalu pulang sekitar jam 18.20 sampai rumah.
📱 Mahadika
Kontak saya di blokir sama dia besan, jadi saya minta tolong pada besan, supaya dia membuka kontak saya lagi
📱Arnold
Baiklah besan, makasih informasinya, nanti akan saya beritahu Yusuf
Aisyah, Khanza, Adi dan Arnold cukup terkejut jika Yusuf mengundurkan diri dari perusahaan papihnya sendiri, Khanza semakin khawatir dengan suaminya.
"Ayah akan cari informasi tentang Yusuf, kaka tidak perlu berpikir keras ya" ucap Arnold
"Iya ayah, tapi kira-kira sekarang kak Yusuf kemana, apabila sudah mengundurkan diri dari perusahaan papih" jawab Khanza cemas
"Lebih baik kita lihat dulu seminggu ini, sikap Yusuf seperti apa, jangan langsung dicari tau" ucap Aisyah
"Semalem kak Yusuf sangat sibuk mengerjakan sesuatu di kamar, hingga aku tertidur mungkin kak Yusuf masih duduk di meja kerjanya" sahut Khanza
"Aku setuju sama bunda, kita tunggu aja seminggu kedepan, Adi akan selalu mendukung kaka" ucap Adi
"Mendukung apa?" tanya Khanza bingung dengan ucapan adiknya
"Jika kak Yusuf selingkuh, maka tangan ku ini yang akan menghabisinya" jawab Adi mengenggam tangannya
"Adi harus berangkat juga, hari ini ada pertemuan" sahut Adi mencium Khanza dan bundanya
"Dengan siapa pertemuannya?" tanya Aisyah
"Kali ini dengan laki-laki bunda, tenang ya" jawab Adi mencium lagi pipi bundanya
"Lain kali kalau ada manusia seperti Dewi kamu langsung menghindar jangan memanfaatkan kesempatan seperti kemarin" ucap Aisyah mengingatkan anaknya
"Siap bidadarinya aku yang paling cantik tak tertandingi oleh siapapun, artis Siti Nurhaliza pun kalah cantiknya, hahaha" ucap Adi tertawa menggoda bundanya
"Bapak dan anak sama saja tingkahnya" gerutu Aisyah
"Kaka hari aku tidak bisa anterin, jadi kaka minta antar saja sama ayah, supaya ayah dan bunda ada kerjaan dirumah, tidak hanya tidur" ucap Adi tertawa dan berlari keluar rumah
"Anak itu ya, kurang ajar" sahut Arnold kesal
"Hustt, dia hanya bercanda" ucap Aisyah "Tapi benar juga, dari pada kita dirumah aja lebih baik antar kaka ke kampus, mumpung di kasih kesempatan lagi untuk bersama dengan kaka" ucap Aisyah
"Ya sudah, kaka siap-siap dulu ya" sahut Khanza
__ADS_1
Beruntung saja Khanza bisa membedakan mana kehidupan kampus dan kehidupan rumah tangga, jadi saat di kampus dia fokus dengan pendidikannya, berbeda saat sudah keluar kampus dia akan kembali mengingat suaminya.
Belajar yang cukup lama bagi Khanza melakukan itu, untuk bisa mengkotak-kotakkan antara masalah pribadi dan masalah kampus, walau awalnya sulit karena sudah terbiasa jadi Khanza mampu memisahkan masalah.
Kantor Baru Yusuf
Yusuf bekerja di salah satu Biro Perjalanan, sebenarnya jabatan yang Yusuf dapat tidak tanggung-tanggung, dilihat dari pengalaman bekerja Yusuf perusahaan tersebut langsung menjadikan Yusuf Manager.
"Pak Yusuf hari ini kita akan bertemu dengan seseorang, beliau ingin mengadakan acara gathering untuk para karyawannya jadi beliau mempercayakan pada kita untuk memilih tempat-tempat yang seru untuk gathering" tutur karyawan jabatannya masih dibawah Yusuf
"Iya, saya sudah diberitahu kemarin oleh pak Bryan, dan sudah saya siapakan juga wisata yang menarik, jadi kamu bersiapkan juga yang lainnya, nanti kamu ikut saya menemani saya" jawab Yusuf
"Siap pak Yusuf dengan senang hati" sahut karyawan tersebut bernama Akmal
Yusuf dan teamnya bersiap ke salah satu cafe, untuk bertemu dengan klien barunya, Yusuf sudah datang terlebih dahulu di tempat yang di sesuaikan oleh pihak perusahaan tersebut.
Teamnya Yusuf juga semangat karena ini pertama kali perusahaannya ingin bekerjasama dengan perusahaan besar dan memiliki nama
Jika Yusuf dan teamnya berhasil pasti mendapatkan tender tersebut makan akan ada bonus yang di dapat oleh mereka.
Tidak apalah aku memulai semua ini dari bawah, gaji tak seberapa tapi tetap harus bekerja keras supaya kelak membuahkan hasil yang baik. batin Yusuf sambil menunggu kliennya.
"Telat ya datangnya?" tanya Yusuf pada teamnya
"Iya pak Yusuf, tadi saya dapat info, beliau baru saja selesai meeting dengan yang lain, dan sebantar lagi sampai" ucap Akmal
"Selamat siang semua" ucap klien tersebut, membuat Yusuf dan team menoleh, betapa terkejutnya saat Yusuf tau siapa kliennya
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara
👍🏼 like
📝 komen
🎁 hadiah
🎟️ vote
dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :
Cinta Zavier untuk Aisyah 👍🏼📝🎁🎟️
Beda Usia? Tak Masalah 👍🏼📝🎁🎟️
__ADS_1
berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.