KESETIAAN CINTA YUSUF

KESETIAAN CINTA YUSUF
Permasalahan Adik Aira


__ADS_3

"Memang terkadang masalah yang ada dalam rumah tangga itu sebab akibatnya bisa jadi dari orang terdekat, tetapi itu semua tergantung dari diri kita masing-masing dan pasangan, kita harus pandai menciptakan keluarga dan kenyaman walau tinggal dengan mertua atau orangtua, pasti semua orangtua punya titik lemah, jangan juga kita menindas mereka, om Arnold ini lama tinggal dengan orangtua tante, tapi kami alhamdulillah kalau ribut orangtua tante tidak pernah ikut campur termasuk orangtua om Arnold tidak mau ikut campur, makanya om Arnold tinggal dirumah orangtua tante lama sampai anak pertama umur berapa tahun gitu" tutur Aisyah dengan santai


"Sudah lah, kalian lebih baik jaga diri, Zalin kalau ada apa-apa hubungi ayah atau bunda ya nak, dengan senang hati ayah dan bunda akan selalu ada untuk Zalin" ucap Arnold mempercepat waktu mereka.


"Semoga sampai dengan selamat ditemoat tujuan ya" sahut Aisyah memeluk Zalin


"Bye Zalin" timpal Adi dan Aira yang baru datang


"Kalian lebih telat datangnya" ucap Raymond


"Maklum, jalanan padat" jawab Adi beralasan


"Titip anak ayah, jangan sakiti dia" ucap Arnold serius


"Siap ayah, boleh kah aku memanggil kalian dengan sebutan ayah dan bunda, sama seperti Zalin" jawab Raymond


"Tentu saja boleh, kami jauh lebih senang mendengarnya" ucap Aisyah senyum


"Terima kasih untuk semuanya" jawab Raymond dan Zalin meninggalkan keluarga Arnold


"Bunda hanya berharap, anak dan menantu bunda semuanya selalu bahagia" ucap Aisyah sedih


"Insyaa Allah" jawab Arnold


"Adi sama Aira duluan ya bunda" sahut Adi


"Kalian mau kemana?" tanya Aisyah


"Mau kerumah Aira" jawab Adi senyum


"Sudah satu minggu kalian tidak pulang ke rumah bunda, ada apa?" tanya Aisyah


"Tidak ada apa-apa bunda, Adi dan Aira hanya lagi membantu abi dan umi dirumah, karena adiknya Aira mau melakukan pernikahan, ya walau sebulan lagi setidaknya harus dipersiapkan" jawab Adi


"Adik Aira yang mana, kenapa kami tidak tau" ucap Arnold terkejut


"Rafael yang akan menikah" jawab Aira pelan


"Bukan kah rafael masih sekolah? Lalu kenapa nikah buru-buru" ucap Aisyah bingung


"Gimana kalau bicaranya dirumah saja, ini di tempat umum, tidak pantas rasanya" timpal Arnold mengingatkan anak dan istrinya


"Baiklah, Adi dan Aira akan pulang kerumah bunda dan ayah" jawab Adi menggandeng tangan istrinya


Adi dan Aira menggunakan mobilnya sendiri menuju kediaman orangtuanya.

__ADS_1


Tiba dirumah Aira pun menceritakan alasan kenapa adiknya dinikahkan sebelum lulus sekolah, padahal sekolah yang dijalani tinggal 1 tahun lebih lagi.


"Rafael dijebak sama temannya, temannya mengajak dia untuk ke acara ulangtahun, lalu tiba di tempat tujuan memang ramai, dan rafael di kasih obat tidur, hingga dia tidak sadarkan diri, pas Rafael bangun disebelahnya sudah ada teman perempuannya, perempuan tersebut anaknya teman Abi, jadi keputusan keluarga akhirnya menikahkan Rafael dan temannya itu" tutur Adi menjelaskan


"Kamu udah cari bukti semuanya yang terjadi, atau mencari kebenaran lainnya?" tanya Arnold penasaran


"Iya ayah, teman yang menjebak Rafael sudah kita kasih pelajaran juga, atas tindakan mereka ada 2 orang yang dirugikan" jawab Adi


"Beneran hanya obat tidur?" tanya Arnold


"Semua sudah di cek dan itu murni obat tidur" jawab Adi santai


"Kalau memang obat tidur, berartikan tidak ada sentuh menyentuh apalagi sampai hal negatif" ucap Arnold kurang setuju dengan ide menikahkan Rafael secepatnya.


"Tapi kan si perempuan saat berada di kamar yang sama sudah tidak memakai hijabnya dan maaf dalam keadaan tidak berbusana juga keduanya, jadi ini lah alasan menikahkan mereka" jawab Adi


"Siapa yang melepaskan pakaian wanita tersebut? Jangan sampai para lelaki ba*j**ng*n itu dan sudah melihat semuanya" ucap Arnold geram


"Dari cctv yang kami dapat dengan sengaja dipasang disana oleh teman-teman Rafael, yang membuka pakaian si perempuan teman perempuannya" jawab Adi


"Pergaulan anak jaman sekarang mengerikan sekali" lirih Aisyah takut membayangkannya


"Setelah menikah, pasti Rafael dituntut harus bertanggung jawab memberikan nafkah, apa dia sudah bekerja?" tanya Arnold


"Adi punya rencana untuk memasukan Rafael ke kantor, setelah sekolah dia selesai maka dia bisa langsung ke kantor, menurut ayah bagaimana?" jawab Adi meminta pendapat ayahnya


"Terima kasih ya ayah" sahut Aira


"Apa yang ayah dan bunda bisa lakukan?" tanya Aisyah


"Semuanya beres bunda, tinggal menunggu hari H, kurang lebih masih tiga mingguan lagi" jawab Aira


"Bunda tunggu info dari kalian selanjutnya ya" ucap Aisyah


"Aira dan Adi pamit ya bunda" sahut Adi berpamitan dengan kedua orangtuanya


Selama di perjalanan Aira hanya terdiam, meratapi nasib adiknya.


"Apa yang sedang di pikirkan?" tanya Adi memegang tangan istrinya dengan tatapan fokus ke depan sambil menyetir


"Hanya memikirkan Rafael, bisa kah dia mengejar mimpi dan cita-citanya?" jawab Aira sedih


"Jika Rafael ikhlas dengan pernikahan ini, Insyaa Allah Rafael bisa mencapai apa yang sudah dia cita-citakan" ucap Adi menyemangati istrinya


"Aku juga takut, kalau Rafael tidak bisa berbuat baik dengan istrinya" jawab Aira

__ADS_1


"Bismillah, doa kan terus adikmu, agar dia tetap memegang teguh agama yang sudah abi ajarkan padanya" ucap Adi


"Aamiin" jawab Aira senyum


Sampai dirumah orangtua Aira, mereka masuk dan melihat Rafael serta Maira sedang asik memainkan laptopnya.


"Asik, ada yang lagi belajar nih" ucap Adi menaik turunkan alisnya


"Tidak semangat becanda" jawab Rafael biasa saja


"Dek, kamu kan mau nikah, seorang suami harus memberikan nafkah, nah kamu bekerja di kantor abang mau ya" ucap Adi serius


"Mana ada keahlian ku bekerja di kantor abang" jawab Rafael


"Pasti ada, nanti juga akan terbiasa" ucap Adi


"Nanti aku pasti direndahkan oleh senior-senior yang ada disana" jawab Rafael


"Abaikan saja orang mau bicara apa, kita tidak minta makan pada mereka" ucap Adi


"Iya, lebih baik kamu belajar dari sekarang sebelum terlambat, untuk saat ini jangan berpikir yang aneh-aneh, fokus pada sekolah kamu ya" sahut Aira


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara


πŸ‘πŸΌ like


πŸ“ komen


🎁 hadiah


🎟️ vote


dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


Beda Usia? Tak Masalah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


Perbedaan Dua Insan πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


__ADS_1


berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.


__ADS_2