
Ini hal pertama kali bagi Yusuf dan Zalin melihat senyum Alex begitu berwibawa, mereka terkesima.
"Iya kakek, terima kasih" ucap Yusuf dan Zalin kaku
"Sangat kaku, kita ini akan menjadi keluarga, oh iya Yusuf jika ada waktu mainlah keperusahaan saya, ada suatu hal yang ingin saya bahas dengan mu mengenai program wisata untuk liburan keluarga" sahut Alex
Semua keluarga tertawa bahagia hari ini, dimana Zalin yang sebentar lagi akan menyandang status sebagai istri Raymond.
Mereka selalu berharap akan kebahagian anak-anaknya untuk memulai kehidupan baru.
Hari demi hari terus terlewati hingga pernikahan Zalin dan Raymond 3 hari lagi akan di gelar secara mewah ala author π.
Persiapan sudah 90%, dan undangan juga di sebar seminggu sebelum menikah.
Banyak wanita yang patah hati, pasalnya Raymond laki-laki yang banyak di kejar perempuan, sampa koleganya pun banyak yang menyukai Raymond.
Tetapi Zalin yakin Raymond akan selalu menjaga hati nya hanya untuk Zalin sekarang hingga nanti tua.
Hubungan Zalin dan Raymond semakin dekat walau hanya lewat alat komunikasi, Aisyah melarang Zalin untuk bertemu dengan Raymond hingga hari pernikahan tiba.
Khanza dan Yusuf sangat bahagia melihat Zalin akan menikah, Yusuf akan melepaskan adiknya hidup bersama suaminya dan akan jauh dari keluarga.
Ada rasa sedih, dan bahagia yang di rasakan Yusuf, dia enggan berpisah, tapi dia juga ingin melihat adiknya bahagia.
Khanza selalu mengingatkan Raymond agar selalu menjaga adiknya dan menyayangi adiknya, serta Khanza pernah berpesan pada Raymond, jika dia sudah tidak cinta atau tidak butuh Zalin, tolong pulangkan Zalin pada keluarganya jangan pernah menyakitinya.
Zalin masih tinggal di rumah Yusuf, padahal berulang kali papih mamihnya meminta agar Zalin menginap sebelum mereka akan sulit bertemu.
Yusuf lebih menyarankan agar papih dan mamih yang menginap di rumah Yusuf, agar Yusuf bisa memantau gerak gerik mamihnya.
"Kak, papih tadi menelpon lagi, meminta aku malam ini menginap di rumah" ucap Zalin turun dari tangga
"Tidak bisa Zalin, 3 hari lagi kamu menikah dan tidak boleh keluar rumah" jawab Yusuf tegas
"Lalu bagaimana dengan papih yang terus saja meminta aku ke sana" ucap Zalin bingung
"Biarkan saja, harusnya mereka paham kalau kamu sudah mendekari hari H, dan mengurangi resiko yang ada di luar rumah" jawab Yusuf
"Nanti biar kak Yusuf yang bicara pada papih atau keluarga lain ya, Zalin jangan mikirin apa-apa lagi" sahut Khanza ikut bergabung dengan kakak adik tersebut
"Nah gitu aja, lebih baik kak Yusuf bicara pada papih jelaskan pada mereka semua" ucap Zalin
"Iya nanti saja, masih ada yang harus di urus tau selain urusan itu" jawab Yusuf
"Kak Yusuf tuh selalu menggampangkan sesuatu deh" ucap Zalin cemberut
"Yang lagi hamil itu Khanza, kenapa kamu yang sensitif sih" jawab Yusuf gemas dengan Zalin
__ADS_1
"Kak Khanza kok betah banget sih sama kak Yusuf yang menyebalkan itu" ucap Zalin
"Mau gimana lagi, kita itu suami istri jelek buruknya ya harus di terima dengan ikhlas dan lapang dada" jawab Khanza senyum
"Kamu juga gitu Zalin, harus menerima semua kekurangan suami mu, untuk kelebihan yang dia punya anggap saja sebagai bonus" ucap Yusuf
"Iya, aku sudah banyak belajar dari bunda dari kemarin untuk mempersiapkan diri sebagai istri yang baik" jawab Zalin
"Nyusahin bunda saja kamu ini" sahut Yusuf
"Bunda aja tidak masalah, kakak yang repot" jawab Zalin
"Untung bunda sabar, coba kalau bunda seperti mamih, mana mungkin kamu dapat petuah-petuah darinya" ucap Yusuf
"Kak Yusuf beruntung juga punya mertua seperti bunda, makanya istrinya jangan di sia-siakan, apalagi di duakan" jawab Zalin menyalakan tv mencari hiburan
"Tidak ada niat sedikit pun untuk menduakan apalagi meninggalkan Khanza, terkecuali jika takdir Allah yang membuat kakak harus pergi lebih dulu" ucap Yusuf
"Jangan bahas itu dong, bahas yang lain" sahut Khanza tidak suka jika suaminya selalu membahas kematian
"Bumil sewot tuh kak" ledek Zalin senyum
Yusuf memeluk istrinya yang sedang duduk, dan mencium bahu istrinya.
"Kamu kalau lagi jutek, cemberut atau kesal bikin gemas deh" ucap Yusuf merayu istrinya
"Harus romantis tau, namanya juga pasutri, kalau iri bilang bos" ucap Yusuf menggoda Zalin
"Ihhh menyebalkan kalian ini" jawab Zalin
Khanza dan Yusuf hanya tertawa melihat Zalin sedang kesal
Rumah Reynald
"Bagaimana, semua sudah selesai semua?" tanya Alex
"Sudah, semoga pas hari H tidak ada yang membuat kerusuhan" jawab Reynald
"Siapa yang membuat kerusuhan?" tanya Shafira
"Calon besan kita pada keluarga Arnold" jawab Reynald
"Tenang saja, semua penuh dengan kawalan, tidak ada yang berani membuat gaduh disana" ucap Alex
"Iya, tapi Adi melakukan itu untuk harga diri bundanya, bukan asal membuat gaduh" jawab Shafira
"Bukan masalah Adi, tapi masalah orangtua Zalin, dia itu seperti sedang membuat sesuatu hal yang tidak akan kita duga" ucap Alex
__ADS_1
"Maksudnya?" tanya Reynald
"Pasti dia juga ada tujuan lain setelah anaknya menikah dengan Raymond" jawab Alex yakin
"Lebih baik positif aja dulu deh" sahut Reynald tidak mau menduga-duga
"Kamu dan Shafira harus berpikir positif" ucap Alex
"Aku masih tidak menyangka sih, orangtua Zalin terutama ibunya itu sempat ingin memisahkan anaknya dari Khanza hanya karena Khanza wanita biasa katanya, bukannya keluarga mereka tau kalau Arnold anak dari Almahendra" sahut Shafira
"Dulu itu desas desusnya Arnold bukan anak kandung Almahendra, kasih sayang Almahendra dan keluarga yang sangat besar makanya tidak pernah lagi membahas hubungan antara Arnold dan Almahendra" tutur Alex
"Iya, aku juga sempat mendengar tentang itu, tapi kepercayaan ku pada Arnold tidak pernah berkurang apalagi dalam hal bisnis, ilmu bisnis dia juga sangat bagus dan yang penting mereka selalu jujur" ucap Reynald
"Aku berharap besanan dengan Arnold eh jadi dengan yang lain deh" sahut Shafira
"Takdir Allah yang sudah menggariskan semuanya sampai ke titik ini" jawab Reynald
"Adi juga suka menikah sayang sekali" sahut Shafira cemberut
"Kalau Adi belum menikah mau apa?" tanya Alex memancing menantunya
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara
ππΌ like
π komen
π hadiah
ποΈ vote
dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :
Cinta Zavier untuk Aisyah ππΌππποΈ
Beda Usia? Tak Masalah ππΌππποΈ
Perbedaan Dua Insan ππΌππποΈ
berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.
__ADS_1