KESETIAAN CINTA YUSUF

KESETIAAN CINTA YUSUF
Bertanya Pada Ayah, Bunda


__ADS_3

Pagi hari terlihat sekali kalau ada menunjukan wajah yang bahagia, dia terus tersenyum, walaupun sebenarnya dia memang murah senyum, tapi senyuman kali ini sungguh berbeda dari yang sebelumnya.


"Anak bunda terlihat sekali bahagia" ucap Aisyah melihat anak bungsunya terus tersenyum


"Memang Adi bahagia" jawab Adi santai


"Awas di sangka orang gila kalau senyum terus sampe jalan" sahut Arnold


"Memang Adi gila" jawab Adi lagi masih dengan santai


"Ingat ya, alangkah baiknya kehamilan Aira di rahasiakan terlebih dahulu dari orang lain, jika memang mau memberi kabar pada umi dan abi silahkan" ucap Aisyah sekedar mengingatkan anaknya


"Lalu kapan Adi mengumumkan kehamilan Aira pada orang?" tanya Adi serius


"Setelah usia kehamilan Aira empat bulan, kamu boleh mengumumkannya, karena sekalian syukuran" jawab Aisyah


"Yaahhhhh, baru Adi mau membagi kebahagian ini di kantor, mengajak semua staff makan siang bersama" ucap Adi tak semangat


"Silahkan kalau kamu mau mengajak semua nya makan bersama, bilang saja kamu lagi dapat rezeki yang sangat berharga dalam hidupmu" jawab Aisyah


"Oke lah bun" ucap Adi


"Bun, Adi mau bertanya sama bunda dan ayah, mumpung Aira masih di kamar" ucap Adi lagi sedikit pelan


"Ada apa? kenapa Aira tidak boleh tau?" tanya Aisyah


"Begini bun, Adi pernah denger Aira ngobrol sama keluarganya, dia ingin melanjutkan kuliahnya yang kemarin sempat berhenti, tapi Abi bilang jangan dulu karena status Aira saat ini seorang istri, kemarin Aira sempat tidak semangat gitu, lalu bilang sama aku mau bekerja supaya ada kegiatan" tutur Adi menjelaskan


"Jika Aira mau kuliah lagi, izinkan saja jangan di larang, tapi nunggu usia kehamilannya sekitar 2 bulan atau 3 bulan" ucap Aisyah


"Kenapa bunda mengizinkan Aira kuliah lagi?" tanya Adi


"Karena perempuan itu mendidik anak-anaknya agar menjadi anak soleh dan soleha, serta pendidikan yang bagus juga, jadi menurut ayah wanita itu harus kuliah lebih tinggi dari laki-laki, percaya atau tidak, bunda sama ayah status pendidikan bunda jauh lebih tinggi di bandingkan oleh ayah" jawab Arnold


"Ayah tidak malu, sementara banyak laki mempertahankan statusnya sebagai kepala rumah tangga, yang bisa di segani dan di hormati istrinya, bukankah si istri kalau punya pendidikan lebih dan mampu menghasilkan sendiri derajat suami rendah" ucap Adi bingung


"Derajat suami dalam rumah tangga memang paling atas, dan ayah tidak butuh di segani orang lain, dengan kita memberikan kesempatan pada istri kita untuk kuliah, dia juga akan belajar tentang Attitude, jika dia mau melawan suami jika istri pandai dan memiliki ilmunya dia akan berpikir dua kali untuk melawan suami, lalu untuk penghasilan yang di dapat ayah tidak masalah, suatu saat ayah usia ayah habis, lalu peninggalan ayah tidak cukup untuknya, dia bisa mengandalkan ilmu yang di punya" tutur Arnold

__ADS_1


"Jadi Adi izinkan saja Aira kuliah?" tanya Adi


"Langsung saja kamu daftarkan, di saat usia kandungan istrimu sudah oke" jawab Arnold


"Bunda mau komen tidak?" tanya Adi


"Komentar apa yang kamu butuhkan dari bunda?" tanya balik Aisyah


"Apa gitu, masa ayah semua yang komen tentang kuliahnya Aira" jawab Adi cemberut


"Bunda komentar apa ya, bingung bunda, karena setiap istri melakukan apapun yang paling terpenting Ridho suaminya, jika suaminya tidak meridhoi apa yang istri lakukan, semua akan sia-sia, walau si istri kuliah mati-matian juga, dan akan terasa lebih berat aja menanggung bebannya" ucap Aisyah


"Terus" sahut Adi masih menatap bundanya


"Terus yang paling penting kalau Aira kuliah kamu harus percaya padanya, karena dia kuliah pasti ada saja godaan untuk rumah tangga kalian, entah ada laki yang suka dengan Aira, atau ada teman Aira yang perempuan suka dengan mu, kamu juga harus kuat iman, istilah rumput tetangga lebih indah itu benar adanya" ucap Aisyah


"Emang iya, Adi tidak mungkin suka dengan temannya Aira" sahut Adi


"Sekarang bilang tidak, seiring waktu berjalan siapa yang tau tiba-tiba kamu mengkhianati Aira" ucap Arnold


"Sampe Adi berani mengkhianati Aira, itu tandanya Adi tidak sayang bunda juga dan tidak menghargai bunda, dan bunda juga tidak akan segan-segan untuk tidak mengakui Adi sebagai anak bunda" timpal Aisyah serius


"Sudah, ajak istrimu sarapan" ucap Arnold perutnya merasa lapar


"Oke siap komandan" jawab Adi memberi hormat


Kamar Adi


"Sayang, sarapan yuk, kamu lagi apa?" tanya Adi melihat Aira memainkan ponselnya


"Ini umi chat aku, hanya menanyakan kabar" jawab Aira


"Kamu mau ketemu umi hari ini?" tanya Adi


"Tidak, aku disini saja" jawab Aira sedikit murung


"Sudah bilang sama umi, kamu sedang hami?" tanya Adi

__ADS_1


"Belum, nanti saja deh sekalian kita ambil barang untuk pindah ke sini, baru kasih kabar ke umi" jawab Aira


"Siap-siap yuk, temani aku ke kantor nanti siang kita mampir kerumah umi untuk memberitahukan bahwa kamu sedang mengandung" ucap Adi serius


"Tidak perlu, nanti kamu lelah, lalu untuk apa aku ikut ke kantor" jawab Aira


"Aku ingin membagi kebahagiaan, pada staff di kantor dan juga beberapa panti, dan kamu harus ikut" ucap Adi


"Apa bunda setuju jika Aira ikut?" tanya Aira


"Nanti sekalian kita bilang pada bunda" jawab Adi mengelus perut Aira yang masih rata


"Aku siap-siap dulu deh, nanti apabila tidak di izinkan aku dirumah saja menemani bunda, kasihan juga kalau bunda di tinggal" ucap Aira


"Bunda itu ada ayah, ayah kan sudah tidak bekerja lagi, katanya lelah dan ingin menghabiskan waktu bareng dengan bunda" jawab Adi


Aira dan Adi sudah bersiap lalu menuju meja makan, mereka juga minta izin untuk pergi keluar bersama dengan alasan Adi ingin ke panti-panti meminta doa, Aisyah mengerti dengan kebahagiaan Adi, lagi-lagi Aisyah mengingatkan Adi untuk tidak berlebihan menunjukan kebahagiaan yang sedang merasa rasakan


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara


πŸ‘πŸΌ like


πŸ“ komen


🎁 hadiah


🎟️ vote


dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


Beda Usia? Tak Masalah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ

__ADS_1



berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.


__ADS_2