
Para keluarga mendengar teriakan Adi segera memandangnya, berbeda dengan Aisyah segera berlari dan memeluk anaknya.
Aira pun menghampiri suaminya yang penuh dengan amarah.
"Adi kenapa teriak nak" ucap Aisyah memeluk Adi
"Ada apa ini?" tanya Shafira orangtua Raymond
"Tidak ada apa-apa, maaf sudah membuat kerusuhan di acara ini" jawab Adi tenang memeluk bundanya dan menatap orangtua Yusuf dengan sinis
"Kalian memalukan" ucap Arnold menatap anak dan besannya
"Adi mau pulang duluan, kalian lanjutkan saja acaranya, bunda disini aja ya, Adi sama Aira pulang" sahut Adi menatap bundanya
"Jika Adi pulang maka kita semua juga harus pulang dan acara selesai" ucap Alex datar
"Tapi acara ini belum selesai" sahut mamih Yusuf memandang semua keluarga
"Kenyamanan keluarga saya lebih utama dari apapun" ucap Alex lagi tidak suka perintahnya dibantah
"Baiklah kita akhiri acara ini, kita bubar semua" jawab Reynald tau bener dengan sikap orangtuanya yang tidak suka di bantah atau do cegah segala macem alasan
"Ini sungguh tidak adil, acara ini yang mengadakan dua keluarga harusnya tidak mengambil keputusan sepihak dong" sahut mamih Yusuf
"Baik Tuan Alex, mohon maaf apabila menantu saya melakukan kesalahan" ucap Zack tegas
"Om Reynald dan kakek Alex, Adi mohon maaf sudah membuat kekacauan, Adi tidak bermaksud
.. " sahut Adi terpotong
"Sudah cukup Adi, kakek percaya pada mu" ucap Alex tenang
Dengan terpaksa acara tersebut harus berakhir tidak sesuai rencana yang ada.
Shafira selaku ibunya Raymond sangat geram dengan tingkah mamihnya Zalin, sebenarnya dia dari tadi memperhatikan Adi dan juga orangtua Zalin.
Semua keluarga berpisah di parkiran, mereka akan pulang kerumah masing-masing.
"Om, tante dan semua, Zalin mohon maaf juga atas ketidaknyamanan sikap mamih Zalin, sungguh Zalin tidak ingin semua ini terjadi" ucap Zalin menunduk sebelum masuk ke dalam mobil Yusuf
"Tidak apa-apa Zalin, setidaknya acara ini sudah berjalan lancar saat di intinya, selebihnya anggaplah kita semua sudah lelah dan ingin beristirahat" jawab Alex tenang
"Kalau begitu Zalin pamit duluan, sekali lagi mohon maaf" ucap Zalin masih menunduk sedih melihat tingkah mamihnya
Shafira memeluk calon menantunya penuh kasih sayang, dan memberikan kekuatan terhadap Zalin, agar tidak merasa bersalah atau bersedih lagi.
"Pulanglah dan istirahat, jangan banyak pikiran, cukup memikirkan pernikahan kamu dengan Raymond, sisanya biarkan semuanya berjalan apa adanya" ucap Shafira pada Zalin
Zalin pun meninggalkan tempat menuju mobil Yusuf dan Khanza.
Mereka semua berjalan beriringin lalu keluarga Mahadika Zack memisahkan karena jalur yang berbeda sendiri.
"Ray, tolong hubungi Arnold" ucap Alex tenang
"Untuk apa kakek?" tanya Raymond
"Hubungi saja" jawab Alex
__ADS_1
"Baiklah kakek, tunggu sebentar" ucap Ray mencoba menghubungi Arnold
๐ฑRaymond
Assalamu'alaikum om
๐ฑArnold
Waalaikumsalam, iya Ray ada apa?
๐ฑRaymond
Sebentar om, kakek ingin bicara
๐ฑAlex
Arnold ikuti mobil kami ya
๐ฑArnold
Tapi ada apa tuan Alex
๐ฑAlex
Ikuti saja, ini sudah mulai siang, dan ajak anak-anakmu semua
๐ฑArnold
Kami akan segera ikuti tuan Alex
Arnold segera menghubungi Khanza yang masih ada di belakang mobil Arnold, untuk mengikuti arah mobil tuan Alex
"Ayah tidak tau bun, Adi kenapa kamu tidak bisa tenang sedikit saja" jawab Arnold khawatir ini ada sangkutpaut dengan Adi yang membuat kekacauan
"Maaf ayah, habisnya dia selalu menjelekan bunda, ya Adi kesal" sahut Adi
"Setidaknya kamu menahan itu semua nak, bunda tidak pernah masalaha dengan ucapan mamih Yusuf" ucap Aisyah tenang
"Dia pasti memancing emosi mu dengan sengaja" jawab Arnold
"Kontrol emosi mu nak, istrimu sedang hamil" ucap Aisyah kembali mengingatkan anaknya
"Iya bunda, ayah, Adi salah, maafin Adi" jawab Adi bersungguh-sungguh
Mobil tuan Alex memasuki salah satu restoran, dan keluarga tersebut keluar dari mobil satu persatu begitu juga keluarga Arnold.
"Ayo masuk, kita makan siang bersama" ucap Alex
Tuan Alex sudah memesan tempat untuk keluarganya makan siang.
"Kita santai dulu disini, karena tadi tidak sempat makan disana, Yusuf dan Zalin, maaf ya orangtuamu tidak kami ajak, karena saya tidak tau kontak mereka, dan saya tidak mungkin minta tolong dengan Arnold apalagi ada kejadian yang tadi" tutur Alex
"Iya tidak apa-apa tuan Alex, saya minta maaf juga atasnama orangtua saya" ucap Yusuf merasa tidak enak hati
"Santai saja, sekarang kita pesan makan, dan sekalian membahas pernikahan Zalin serta Raymond, saya harap semua acara berjalan dengan lancar" jawab Alex
Akhirnya mereka membahas pernikahan Zalin dan Raymond yang akan di adakan secara ekslusif, hanya orang tertentu yang bisa masuk, keluarga Yusuf dibatasi untuk mengundang orang, dan yang di undang harus proses pemeriksaan sebelum dibuatkan undanga lebih lanjut.
__ADS_1
Yusuf sangat paham dengan keluarga Raymond dan dia hanya bisa menyetujui keinginan keluarga besar Raymond.
"Manurut Yusuf dan Zalin bagaimana? Apa ada koreksi dari kalian?" tanya Reynald
"Kami ikut saja" jawab Yusuf yakin
"Lalu, orangtuamu gimana?" tanya Shafira
"Mereka pasti akan ikut menyetujui ini semua" jawab Yusuf lagi
"Dan saat proses akad kami hanya mengundang keluarga inti, tidak ada orang lain selain keluarga inti" ucap Alex serius
"Kami yakin itu terbaik untuk kita semua" jawab Yusuf tenang menghela nafas
"Zalin besok sediakan waktu untuk fitting gaun pengantin bersama Raymond ya" ucap Shafira
"Hanya berdua saja?" tanya Zalin
"Kemungkinan iya" jawab Shafira
"Apa boleh mengajak satu orang lagi" tanya Zalin pelan
"Nanti kakek siapkan sekertaris kakek untuk menemani kalian ke butik" jawab Alex tau kegelisahan Zalin
"Terima kasih tuan Alex" ucap Zalin lega
"Kamu harus biasakan memanggil saya dengan sebutan kakek, Yusuf juga harus, biar sama seperti Adi dan Khanza" jawab Alex senyum hangat
Ini hal pertama kali bagi Yusuf dan Zalin melihat senyum Alex begitu berwibawa, mereka terkesima.
"Iya kakek, terima kasih" ucap Yusuf dan Zalin kaku
"Sangat kaku, kita ini akan menjadi keluarga, oh iya Yusuf jika ada waktu mainlah keperusahaan saya, ada suatu hal yang ingin saya bahas dengan mu mengenai program wisata untuk liburan keluarga" sahut Alex
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara
๐๐ผ like
๐ komen
๐ hadiah
๐๏ธ vote
dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :
Cinta Zavier untuk Aisyah ๐๐ผ๐๐๐๏ธ
Beda Usia? Tak Masalah ๐๐ผ๐๐๐๏ธ
Perbedaan Dua Insan ๐๐ผ๐๐๐๏ธ
__ADS_1
berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.