
"Ayo bunda kita juga memanfaatkan waktu berdua di kamar, jangan disini diganggu sama dia" ucap Arnold menarik pelan tangan istrinya
"Hua...hua... bunda ku jangan diambil ayah, nanti aku sama siapa?" sahut Adi pura-pura menangis dan memegangi tangan Aisyah
"Anak mu alay sekali bun" ucap Arnold aneh melihat anaknya
"Bagaimana caranya bunda bisa melahirkan anak itu, kalau tidak ada sumbernya" jawab Aisyah kesal
"Bunda jangan tinggalin Adi" teriak Adi berguling-guling dipermadani
Plakk... suara pukulan
Aisyah memukul bahu Adi yang sedang berguling-guling.
"Awss bunda sakit" ucap Adi cemberut
"Usia mu sudah tidak lagi anak-anak, mana pantas berguling begitu, lebih baik masuk kamar, besok aktifitas lagi" jawab Aisyah
"Jahat sekali, aku kan masih mau sama bunda" sahut Adi duduk di lantai
"Ayo bun masuk kamar" ajak Arnold pada istrinya
Disaat Aisyah dan Arnold masuk ke dalam kamar, Adi mengikuti dari belakang.
"Ya Allah, kamu ngapain ikutin kami" ucap Arnold kaget melihat anaknya ada dibelakang dia
"Mau bobo sama bunda" jawab Adi nyengir
"Sudah tidak boleh kamu bobo sama bunda, sana balik ke kamar sendiri" ucap Arnold tegas
"Bunda" panggil Adi meminta pertolongan
"Turuti aja ayah mu, bunda pusing melihat kalian berdua" jawab Aisyah masuk ke dalam toilet
"Denger tuh kata bunda mu" ucap Arnold menutup pintu kamar
"Nasib jomblo, selalu sendiri" gerutu Adi kesal duduk kembali di ruang tv
"Den Adi mau dibuatin kopi tidak?" tanya bibi tiba-tiba
"Ishh, bibi ini bikin orang kaget aja, Adi tidak mau, Adi mau main saja keluar" jawab Adi berlari kecil masuk ke dalam kamarnya untuk berganti pakaian, lalu dia pamit hanya sama bibi dan pak Yono, dia ingin mencoba nongkrong di luar hingga larut.
"Pak, gimana ini, si Aden keluar tanpa sepengetahuan ibu dan bapak" ucap bibi pada pak Yono
"Aku ikuti saja deh" jawab pak Yono khawatir
Akhirnya pak Yono mengikuti Adi, dari pada dia nanti yang kena masalah dengan Arnold lebih baik dia ikuti kemana anak majikannya itu pergi.
Adi dengan santai membawa motornya dengan kecepatan sedang, karena dia ingin melihat-lihat suasana malam hari.
"Jadi kerjaan anak muda malam hari tuh pada pacaran ya, sayang sekali aku tidak bisa pacaran lebih tepatnya dilarang oleh pacaran apapagi berdua-duaan kaya begono" ucap Adi saat melihat pasangan muda mudi saling pegangan tangan, merangkul dan ada juga peluk-pelukan
Rumah
"Ayah mau susu almond tidak?" tanya Aisyah
"Boleh deh bun, supaya segar badan ayah" jawab Arnold tersenyum
Aisyah ke dapur untuk membuatkan minuman suaminya.
"Kenapa pintu garasi tidak dikunci? apa pak Yono masih diluar? atau ada yang masuk?" pikir Aisyah was-was
"Bunda sedang apa?" ucap Khanza menepuk bahu bundanya pelan
"Astaghfirullah, kaka kagetin saja, ini bunda lagi mikir apa bibi lupa kunci pintu?" jawab Aisyah menunjuk ke pintu garasi yang terbuka
"Pak Yono masih diluar mungkin" sahut Khanza santai membuat teh hangat
"Biasanya pak Yono jam segini sudah masuk ke kamar" ucap Aisyah
__ADS_1
"Panggil saja bibi, bun" sahut Khanza "Nah itu bibi, muncul dari luar" timpal Khanza
"Bibi dari mana?" tanya Aisyah
"Habis lihat gerbang bu, takut lupa belum dikunci" jawab bibi berbohong, padahal dia menunggu pak Yono dan Adi pulang
"Bun, kamar Adi tumben gelap gulita tuh" ucap Khanza melirik ke kamar Adi
Aisyah mendekati kamar tersebut dan mencoba membuka, ternyata tidak dikunci.
"Dek, sudah bobo" panggil Aisyah pelan, lalu menyalakan lampu kamarnya
"Kosong?" lirih Aisyah heran "Bi, Adi kemana?" tanya Aisyah menatap bibi meminta jawaban jujur
"Anu bu, den Adi keluar naik motor" jawab bibi pelan dan menunduk
"Kenapa bibi tidak bilang dari tadi, sama siapa perginya" tanya Aisyah cemas
"Sendiri, tapi pak Yono lagi mengikutinya" jawab bibi
"Biar kaka yang hubungi pak Yono, bun" sahut Khanza mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi driver nya
📱Khanza
Assalamualaikum, pak Yono dimana?
📱Pak Yono
Wa'alaikumsalam, di alun-alun non
📱 Khanza
Adi sedang apa disana?
📱Pak Yono
📱Khanza
Sebelum makan ketoprak kemana saja tadi pak?
📱Pak Yono
Hanya muter-muter saja, dan den Adi melihat suasana malam
📱Khanza
Pak Yono pulang saja ya, biarkan Adi sendiri
📱Pak Yono
Baik non
Khanza mematikan sambungan telponnya setelah mengucapkan salam.
"Kaka kenapa nyuruh pak Yono pulang?" tanya Aisyah heran
"Bunda telpon Adi deh, kalau kaka yang telpon pasti di reject sama anak itu, aku kasih teh ini ke kak Yusuf dulu" jawab Khanza santai
📱Bunda
Adi dimana sayang?
📱Adi
Alun-alun bunda, ada apa?
📱Bunda
Kok balik tanya sih, untuk apa kesana malam-malam dan tidak izin pada bunda dan ayah, mau mulai ya
__ADS_1
📱Adi
Lagian bunda jahat (Adi cengengesan sendiri)
📱Bunda
Jahat apa? sejak kapan bunda jahat, emangnya bunda ini, bunda tiri kamu
📱Adi
Tadi tidak membela aku di depan ayah, makanya aku badmood, hari ini aku mau kerumah kakek Niel saja (Adi menahan tawa)
Arnold mengambil ponsel Aisyah.
📱Arnold
PULANG SEKARANG JUGA (penuh penekanan)
"Waduh, biang yang ngomong nih" lirih Adi pelan
📱Adi
Oh, bunda sekarang mengadu ke ayah, dari pada aku pulang terus ayah marah-marah lebih baik tidak pulang (pura-pura Adi)
📱Arnold
Berani mengancam ya, apa ayah harus pakai ancaman lagi untuk kamu?
📱Adi
Tidak perlu, sekian terima kasih, Assalamualaikum
Adi memutuskan sambungan sepihak, dia sendiri bergidik mendengar suara ayahnya yang menyeramkan bagi dia.
"Ayahku ngeri sekali kalau marah, uuhhh takut" ucap Adi tertawa pelan membayangkan ayahnya
Adi bergegas pulang setelah membayar ketoprak yang dia makan, tidak lupa juga dia membeli jajanan ringan, yang biasa terjual di depan sekolahan anak-anak SD.
Tin... tin... suara klakson motor Adi, dengan sigap pak Yono membukakan gerbangnya.
"Sudah pada masuk kamar belum?" tanya Adi pada pak Yono
"Sepi den, sudah dari semuanya masuk ke kamar" jawab pak Yono
"Oke siap, pak Yono tolong kunci gerbang yang benar ya, terima kasih" ucap Adi berjalan masuk ke dalam rumah
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara
👍🏼 like
📝 komen
🎁 hadiah
🎟️ vote
dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :
Cinta Zavier untuk Aisyah 👍🏼📝🎁🎟️
Beda Usia? Tak Masalah 👍🏼📝🎁🎟️
berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.
__ADS_1