KESETIAAN CINTA YUSUF

KESETIAAN CINTA YUSUF
Adi Bercerita


__ADS_3

Arnold dan Yusuf sudah berangkat ke kantor lebih awal.


"Dek, kaka mau tanya, Aira itu siapa sih sebenarnya?" tanya Khanza penasaran


"Teman satu sekolah tapi beda jurusan sama aku" jawab Adi santai


"Kamu kok tau dia sedang berhutang pada orang" tanya Khanza lagi


"Beberapa kali aku dan teman teman lihat Aira yang lagi di ganggu, Aira itu bukan hanya sekali di perlakukan sama tuh orang, dia juga pernah di bawa ke gudang sekolah, sudah di raba raba juga, dia hanya nangis" jawab Adi membayangkan waktu itu


"Bodoh kamu, kenapa diam saja tidak nolongin" teriak Khanza kesal pada adiknya


"Seorang Adi tidak nolongin itu sangat tidak mungkin kak, jelas aku tolonglah dia, sampe aku berantem dan aku di skorsing satu minggu, aku bohong sama bunda dengan alasan aku libur" ucap Adi membela diri


"Kenapa harus bohongi bunda?" tanya Khanza


"Terpaksa" jawab Adi santai


"Lain kali jangan pernah bohongi bunda lagi, kalau sampe bunda tau kamu berbohong, pasti perasaan bunda sedih, dan merasa gagal mendidik anaknya untuk lebih baik" tutur Khanza mengingatkan adiknya


"Hanya itu doang kak, aku ndak bohong untuk hal hal apapun, sumpah deh" jawab Adi serius


"Jujur jauh lebih baik dari pada bohong, kita tuh manusia kalau sudah bohong sekali pasti kecanduan, ini mulut rasanya ingin terus berkata kebohongan, kaka juga setiap hari berusaha selalu jujur" ucap Khanza


"Iya kaka sayang, Adi ndak akan melakukannya lagi" sahut Adi memeluk kakak tercintanya


"Masih sakit ndak?" tanya Khanza


"Hanya ngilu saja, besok juga sembuh" jawab Adi tersenyum


"Gundul mu, lihat nih wajah mu yang tampan jadi pada memar dan biru gelap begitu, jadi jelek deh" ucap Khanza tertawa


"Ndak apa Adi jelek, yang penting ayah bunda dan kaka sayang sama Adi" sahut Adi masih memeluk kakaknya


"Ada apa ini peluk pelukan, bundanya ndak di ajak" ucap Aisyah baru bergabung dengan anaknya


"Biasa bun, Adi minta uang katanya buat tambahan jajan" sahut Khanza membuat Adi melotot


"Lagi sakit masih mikirin uang, bukannya banyak banyak berdoa dan bershalawat" ucap Khanza


"Bohong bun, Adi ndak minta uang sama kaka" jawab Adi membela diri

__ADS_1


"Hahaha, kamu lucu dek, kalau lagi ngambek begitu, menggemaskan adik kaka yang satu ini" ucap Khanza mencubit pipi Adi dengan pelan


"Huh dasar" sahut Adi cemberut


"Anak lagi pundungan" ledek Khanza kembali tertawa


"Sudah, jangan di goda terus adikmu, kasihan" ucap Aisyah dengan lembut


"Bun, besok Adi sekolah kan?" tanya Adi


"Buru buru banget mau masuk sekolah" jawab Aisyah


"Kangen sama Aira dia bun, hahaha" timpal Khanza


"Husstt, ngaco kaka ini, masalahnya besok aku kan ada ujian harian bun" jawab Adi


"Bisa susulan ujiannya, bunda tadi juga sudah tanya tanya sama guru mu, Jika besok Adi sembuh baru deh boleh sekolah lagi ya" ucap Aisyah


"Kaka siap siap dulu ya, mau berangkat ke kampus" sahut Khanza mencium pipi Aisyah dan pipi Adi


"Bunda jadi bantuin Aira kan?" tanya Adi saat berdua dengan bundanya


"Kenapa gitu, kok Adi ingin sekali bantuin Aira" jawab Aisyah dan ikut bertanya


"Emang orangtuanya Aira kemana?" tanya Aisyah penasaran


"Ayahnya lumpuh bun, habis kecelakaan sedangkan ibunya hanya buruh cuci, dia juga punya adik kembar, mau ndak mau dia membantu agar dia tetap bisa sekolah sampe lulus" jawab Adi serius


"Adi dapat info dari mana tentang Aira?" tanya Aisyah


"Aku dan teman teman nyari tau sebelum kami sepakat membantu Aira, dapat lah informasi itu" jawab Adi meyakinkan bundanya


"Nanti kita ayah ya, semua keputusan yang bunda ambil harus seizin ayah terlebih dahulu" ucap Aisyah dengan suara lembutnya


"Pakai saja uang pribadi bunda, jadi tidak perlu izin sama ayah" sahut Adi membuat Aisyah tersenyum


"Memang benar, kalau uang pribadi bunda bebas kapan pun bunda gunakan, hanya saja bunda juga harus bilang sama ayah, jika bunda ingin membantu orang tapi pakai uang pribadi bunda" jawab Aisyah


"Kenapa harus begitu?" tanya Adi


"Ayah itu kepala keluarga dirumah ini, jadi hal sekecil apapun kita harus meminta izin padanya, anggap saja kita menghargai ayah sebagai kepala keluarga, dan juga ayah lah yang bertanggung jawab sepenuhnya atas kebaikan istri dan anaknya ataupun kejelekan istri dan anaknya, tugas seorang ayah itu berat sayang" tutur Aisyah

__ADS_1


"Bukannya tugas bunda yang berat?" tanya Adi lagi


"Tugas orangtua berat, dan butuh kesabaran yang ekstra, makanya ayah dan bunda selalu berharap, Adi dan kaka menjadi anak yang soleh dan soleha, kaka sudah menikah, tanggung jawabnya pindah ke kak Yusuf doain kaka mu juga supaya bisa menjadi istri yang soleha dan segera memiliki momongan" jawab Aisyah


"Iya, kaka belum mengandung ya bun" ucap Adi pelan


"Berarti Allah sayang sama kaka dan kak Yusuf, Allah ingin melihat kak Yusuf dan kaka, berpacaran dan saling mengenal lebih dalam satu sama lain, dan memperdalam ilmu agama, tugas dan kewajiban seorang suami istri, supaya saat kaka mu punya anak, mereka berdua siap menjadi orangtua" tutur Aisyah


"Aamiin, semoga kaka ku selalu diberi kebahagian sama Allah, dan segera punya baby boy" ucap Adi tersenyum


"Kenapa baby boy?" tanya Aisyah bingung pada jawaban Adi


"Biar aku ajarin caranya berantem, hahaha" jawab Adi tertawa


"Berantem, kemarin aja sampai kalah dan babak belur nih" ucap Aisyah menunjuk luka luka Adi


"Mereka curang bun, main keroyokan, coba satu lawan satu, ndak akan anak bunda yang tampan ini bonyok" sahut Adi


Disaat ibu dan anak saling bercerita, Khanza mendengar semua yang dibicaran bunda dan adiknya, dia semakin bersemangat untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, dan siap mempelajari ilmu agama lebih dalam, Khanza yakin rencana Allah untuk keluarga kecilnya pasti sangat dahsyat kedepannya, jadi dia harus mempersiapkan itu semua, dia juga hari ini berniat kerumah mamih Yusuf dan meminta izin terlebih dahulu pada suaminya lewat chat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


hai readers terima kasih yang sudah setia membaca "Kesetiaan Cinta Yusuf" terus berikan dukungannya ya dengan cara


πŸ‘πŸΌ like


πŸ“ komen


🎁 hadiah


🎟️ vote


dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


Beda Usia? Tak Masalah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈ


__ADS_1


berikan dukungan juga untuk kedua cerita ini. oh iya sebelum membaca Kesetian Cinta Yusuf baca terlebih dahulu yang no. 1 ya, supaya tidak bingung nantinya, sebab itu cerita ini adalah sambungan dari cerita yang No. 1.


__ADS_2