Ketabahan Seorang Ibu

Ketabahan Seorang Ibu
kaget


__ADS_3

"Mirah,sadar nak..." dengan panik disah menepuk nepuk lembut pipi Mirah,posisi ibu satu anak itu saat ini tengah tergeletak tak sadarkan diri di dekat laci meja rias nya


Sudah beberapa jam wanita cantik itu tidak sadarkan diri sebenarnya,karena waktu sudah hampir pukul tujuh pagi,sebelumnya disah hanya menyangka kalau Mirah hanyalah kesiangan seusai menjalankan ibadah sholat subuh,itulah mengapa dia berinisiatif untuk membangunkan sang adik,kebetulan malam tadi juga Ratna tidur di kamar disah,namun yang dilihat tidak seperti yang dia fikirkan ternyata Mirah benar benar tak sadarkan diri,terbukti ketika ia membangunkan nya wanita itu tak kunjung sadar.


"Paaaakk! sini cepat!" disah berteriak panik memanggil sang suami


Musa yang tengah menyeruput kopi segera menghentikan aktifitasnya,dan segera menghampiri sang istri yang sudah mengeluarkan volume paling keras


"Kenapa Mak?" tanyanya di ambang pintu kamar Mirah


"Kemari cepat," ucap disah panik


"Apa sih,Mirah kenapa?" Musa mengernyit ketika melihat Mirah tergeletak


"Sudahhlah cepat,bantu aku mengangkat Mirah ke tempat tidur,"


Tanpa banyak bertanya lagi Musa segera membantu istrinya mengangkat Mirah ke atas tempat tidur


"Aku tidak mengerti dia kenapa,awalnya aku ingin membangunkan anak ini.Tadinya kupikir dia kesiangan,namun ternyata dia ini pingsan pak," dengan cepat disah memberi penjelasan kepada suami nya,sambil tangannya terus mengipas ngipasi wajah Mirah


Musa mengangguk dan tidak bertanya lagi,kemudian ia pergi untuk mengambil segelas air


Tak lama ia telah kembaliagi ke kamar mirah


"Sini Mak,biar bapak yang urus," ucapnya


Kemudian dengan khusyuk Musa berdoa,kemudian ia tiupkan ke air di gelas yang dia pegang.

__ADS_1


"Audzubillahiminassyaitoonirrajiim,bismillahirrahmanirrahim," kemudian Musa menciprat cipratkan air di dalam gelas yang sudah ia do'akan ke wajah mirah


Namun Mirah tak kunjung sadar,ia masih terlena dengan petualangan nya,


Musa dan disah tak tinggal diam,segala upaya dilakukan untuk membangunkan Mirah


Hingga tak lama kemudian Mirah pun tersadar dari tidur lelapnya


"Aaarrrgghhhh," teriaknya dengan kencang,


Disah dan Musa yang menyaksikan itu sangat panik,dengan refleks mereka mengguncang tubuh Mirah dengan kencang


"Mirah,Mirah,sadar nakk,istighfar!" ucapnya panik


Seketika Mirah membuka mata,dengan nafas tersengal sengal,ia melihat kanan kiri atas dan bawah.Dan ternyata pemandangan di sekitarnya sangat familiar dimatanya,ada ranjang besi miliknya,kelambu putih saksi bisu tangisannya,jendela kayu yang dikenalnya,serta hal lain yang ada dikamar yang sangat ia kenal,dan tentu saja kehadiran disah dan Musa yang tengah menatap dan memegang tubuhnya dengan raut kepanikan yang nyata


Disah dan musa yang mendengar itu merasa heran,dengan ucapan syukur Mirah


"Apanya yang Alhamdulillah Mirah,kami berdua merasa panik dan takut karena kamu tak kunjung sadar,belum lagi kamu yang berteriak sangat kencang,kakak ketakutan Mirah melihat kamu seperti itu," ucap disah setengah membentak


Mirah yang mendengar Omelan disah hanya tersenyum saja,fikirannya masih melanglang buana dengan peristiwa yang baru saja ia lalui,kemudian ia melihat jari telunjuknya dan ternyata cincin antik itu bertengger manis disana.


"Maaf kak,Mirah hanya bermimpi buruk," ucapnya singkat


"Kamu sadar tidak mir? kalau kamu itu tak sadarkan diri lumayan lama,tadinya kakak fikir kamu tertidur dan kesiangan namun ternyata tidak seperti itu,"


"Kakak panik sekali tadi," ucapan disah melembut,tangannya terulur mengelus wajah teduh mirah

__ADS_1


"Maaf," hanya itu yang Mirah ucapkan


"O iya,Ratna kemana kak?" matanya menyisir ruangan kamar itu,namun tak terlihat gadis kesayangan nya


"Dia sudah berangkat sekolah tadi,"


"Oh,begitu? jam berapa sekarang?" tanyaya keheranan


"Astagfirulloh,sekarang hampir pukul sembilan pagi Mirah," ucap disah


"Ya Allah,berapa jam aku tertidur?" tanyanya pada diri sendiri


"Bukannya kamu tertidur lepas sholat subuh?" disah merasa heran


Mirah menggeleng


"Aku tidak sholat subuh kak," seulas senyum dia berikan


"Maksudmu?!" disah dan musa sangat kaget,karena disah melihat Mirah masih mengenakan mukena


"Selepas sholat tahajjud tadi tiba tiba saja aku tidak mengingat apapun," Mirah sengaja tidak memberitahukan perihal cincin atau apapun kepada kedua kakak nya


"Astagfirullohhaladziiimm!" ucap kedua pasutri tersebut kaget,jika begitu Mirah tak sadarkan selama itu,dan mereka baru mengetahuinya pada pukul tujuh pagi


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2