
Waktu adalah misteri ilahi,siapapun tak bisa mengetahui apa yang akan terjadi di masa mendatang.Namun kita bisa tahu semua kejadian di masa lalu lewat cerita atau buku buku sejarah.
Seperti hari ini,Mirah mengalami hal yang sangat tidak terduga.Mungkin bisa dibilang ini adalah pengalaman paling luar biasa dalam kehidupan nya.
Di kantin...
"Baiklah,lima porsi roti bakar spesial coklat ditambah nasi uduk komplit tiga porsi dan lima gelas teh manis hangat,serta tiga gelas susu panas.Ditunggu ya," ucapnya ramah,ya kini Mirah tengah mencatat semua pesanan dari lapas banceuy.
Dengan cekatan ibu satu anak ini segera menyiapkan semua pesanan yang datang kepadanya,setelah ia kembali dari kampung halaman tercinta,para pelanggan setia nya selalu datang ke kantinnya untuk memesan atau langsung makan di tempat sambil ngopi dan makan makan.
Lelah memang dirasakan,tapi ia senang menjalaninya.Mirah begitu bersyukur,bahwa usaha yang dijalaninya sangat berjalan lancar.
Kini Mirah tengah berjalan menuju lapas banceuy,dengan membawa pesanan para petugas disana, ditangan kanan dan kirinya.
"Ah,akhirnya yang di tunggu datang juga," ucap seorang petugas lapas,ketika melihat Mirah sudah sampai di sana
"Seperti biasa 'ya,bayarnya nanti," timpal yang lainnya dengan cengiran khas
"Baiklah,bapak bapak tenang saja." Mirah melemparkan senyuman nya
Setelah selesai mengantarkan semua pesanan,Mirah pun segera berbalik arah untuk kembali ke kantinnya.
__ADS_1
Namun tiba tiba saja ia mengingat suatu hal
"Dahulu katanya bapak Soekarno pernah ditahan di lapas banceuy ini,di sebelah mana 'ya? jadi penasaran.Andai saya bisa bertemu dengan beliau,pasti akan merasa sangat bangga sekali," Mirah bergumam sendiri.
Setelah mengatakan hal itu,tanpa disadari sepasang mata tengah memperhatikannya.Kemudian seringaian pun terukir di bibirnya.
"Akan ku kabulkan,kau bertemu dengannya,"
Mirah yang tengah berjalan itu tiba tiba saja bertemu dengan seorang pengemis tua yang terlihat sangat menyedihkan sekali penampilannya
"Anak cantik,bolehkah kakek tua ini meminta tolong padamu?" tanyanya
dengan lemah
"Boleh sekali,kakek ingin minta tolong apa?"
"Kakek hanya ingin duduk di sebelah sana,namun rasanya sulit sekali untuk berjalan."
"Baiklah,Mirah akan menuntun kakek kesana," dengan penuh kehati hatian kemudian Mirah menuntun pengemis itu ketempat yang dimaksud si kakek.
"Terimakasih anak cantik,terimalah hadiah untukmu.Ini akan memberikanmu pengalaman yang tak mudah dilupakan," kemudian si kakek memberikan sebuah cincin perak berukir dengan hiasan batu berwarna ungu di atasnya.
__ADS_1
"Sebuah cincin?" tanya mirah kemudian ia mengamati cincin dengan batu permata berwarna ungu itu dengan intens
"Cantik sekali,terimakas...sih," Mirah celingukan mencari si kakek pemberi cincin namun tak jua ditemukan
"Kemana perginya dia? cepat sekali.Tadi sepertinya dia sulit sekali untuk berjalan," gumam Mirah
Kemudian dia kembali melihat cincin itu,namun yang terjadi adalah hal yang sangat tak terduga
Ketika Mirah mengamati batu permata ungu itu,tiba tiba saja ia melihat seperti ada asap hitam pekat yang memenuhi batu cincin itu,sehingga warna ungu pun berubah menjadi hitam
Tentu saja Mirah kaget,kemudian ia melempar cincin itu dengan reflek
"Kenapa warna batunya berubah?" tanyanya keheranan sekaligus kaget.
Namun tiba tiba saja.
Wushhh...
.
__ADS_1
.
.