
Sudah beberapa hari ini mirah memikirkan keinginan kakaknya, ia masih belum bisa memutuskan. Kebimbangan melanda hatinya, bisakah dirinya melupakan herman? begitu banyak kenangan manis yang mereka lalui, kebersamaan selama hampir dua tahun membuat mirah menyerahkan cintanya kepada herman, mirah begitu nyaman dan terbuai dengan semua perhatian dan kasih sayang laki laki itu kepadanya. Hingga akhirnya semua itu harus berakhir disebabkan ada wanita lain yang hadir diantara mereka.
Flashback**
Mirah kecil yang sudah menjadi yatim piatu membuat dia kehilangan banyak kasih sayang yang seharusnya masih ia dapatkan di usianya yang masih balita, ayahnya meninggal tak lama setelah istrinya melahirkan mirah karena sakit yang dideritanya, sedangkan ibunya menyusul sang ayah ketika usia mirah menginjak empat tahun.
Mirah yang sudah menjadi yatim piatu di usia yang masih sangat kecil, membuat saudara2 ibunya merasa iba. Dan beruntungnya ada kakak almarhumah ibu mirah yang bernama dori yang siap bertanggung jawab untuk merawat mirah, bahkan selama ini beliaulah yang membantu kehidupan mirah dan ibunya sepeninggalan sang ayah.
Dori langsung memboyong mirah kerumahnya yang ada di kota B. Kehidupan dori memang sudah mapan ia mempunyai pabrik sabun dan pabrik pengolahan karet, karyawannya pun banyak dan salah satunya adalah herman, kala itu usia herman baru berusia 14 tahun tapi dia pemuda yang rajin dan tekun serta bertanggung jawab terhadap pekerjaannya, dan hal itu sukses membuat dori bersimpati kepada herman, ia menyukai kegigihan nya dalam bekerja.
Ketika dori membawa mirah kerumahnya, ia langsung mencari pengasuh untuk membantunya dalam merawat mirah, dori sadar ia tidak bisa sepenuhnya merawat dan menjaga mirah faktor betapa banyaknya pekerjaan yang harus diurus, dari situlah ia mulai mencari pengsuh untuk mirah. Dori sangat menyayangi mirah sehingga dia rela mengeluarkan uang lebih demi kenyamanan gadis kecil itu.
Herman yang mendengar majikannya sedang mencari pengasuh dengan segera dia pergi ke ruang kerja tuannya.
Tok!
Tok!
__ADS_1
Tok!
"Masuk! ada apa man?" tanya si tuan.
" Begini tuan" saya dengar tuan sedang mencari pengasuh untuk neng mirah ya?"
"Oh...betul itu man, saya ini sangat sibuk jadi tidak bisa sepenuhnya menjaga dia!" jelas dori. "Apa kamu punya kenalan man?" lanjutnya.
"Ada tuan' dia teman saya, namanya rohanah" herman tersenyum lebar saat menjawab nya, justru itulah tujuan dia menemui dori, yaitu mengajukan rohanah untuk menjadi pengasuh mirah.
"Kalau begitu bawa dia kemari 'ya!" perintah dori.
Setelah berpamitan herman kembali melanjutkan pekerjaannya, ia tidak sabar memberitahukan kabar baik ini kepada rohanah. Herman mengetahui bahwa rohanah sedang membutuhkan pekerjaan, ia merasa bahagia jika rohanah diterima maka ia akan selalu berdekatan dengannya. Ya' sudah beberapa bulan ini herman dan rohanah pacaran, mereka saling mencintai usia rohanah yang setahun lebih tua darinya, tidak menjadi permasalahan.
Sore hari sepulang kerja, herman menepati janjinya untuk membawa rohanah ke rumah dori.
"Tok! "Tok!, assalamualaikum, permisi!"
__ADS_1
"Ceklekk" pintu terbuka menampilkan wajah dori yang rupawan.
"Waalaikumussalam, masuk man!" dori mempersilahkan tamunya masuk. " Silahkan duduk" lanjutnya.
Setelah mereka duduk dan berbasa basi dori langsung angkat bicara.
"Jadi ini, teman kamu yang akan menjadi pengasuh mirah?" tanya dori to the point.
.
.
.
.
.
__ADS_1
bab selanjutnya masih edisi flashback ya,jangan lupa like dan komen jika suka😊😊.