
Gemerisik dedaunan dan ranting pohon yang saling bergesekan tertiup angin,menciptakan alunan merdu suguhan alam.Disebuah goa yang letaknya di tengah hutan dan jarang sekali tersentuh,seorang wanita muda sedang merajuk kepada se'orang laki laki yang usianya jauh diatasnya,dia merajuk karena usahanya yang tidak berhasil.
"Gimana ini 'ki? mustika pemikat yang aki berikan sama sekali tak berhasil membuatnya jatuh kepadaku,keluarganya malah membawanya ke pesantren untuk di ruqyah," marni merajuk,ia bergelayut manja ditangan kekar milik pria itu.
"Kau tenanglah dahulu,nanti aku pikirkan cara lain untuk membuatnya jatuh cinta kepadamu.Tapi sekarang,layani aku dulu bagaimana? kau mau 'kan,bersenang senang denganku?" dengan semangatnya aki aki itu berkata.
"Huh,giliran *** *** aja.Cepet" marni mencebikkan bibirnya.
"Tapi suka kan?" goda si aki nurustunjung,dan dengan genitnya ia menjawil dagu lancip marni sambil mengedipkan sebelah matanya.
"Iihhh,aki genit.Tapi,aku gak munafik,aku memang suka sentuhanmu," dengan manja dan suara sensual marni membisikkan itu di telinga ki cabul,kelakuan marni yang seperti itu membuat ki cabul belingsatan gak jelas,nafsunya benar benar sudah naik.Segera saja setelah itu hal yang diinginkan pun terjadi mereka berduapun larut dalam kenikmatan duniawi.
Memang semenjak semula marni meminta bantuan ki cabul,sejak sa'at itulah pertemuan mereka pun semakin intens,entah ada keperluan atau tidak.Yang jelas marni sering mengunjungi ki cabul untuk memenuhi hasratnya,marni adalah wanita muda yang bergairah,sejak pertama kali ki cabul menyentuhnya marni menjadi ketagihan.Demikian pula dengan ki cabul,dia tak pernaah lagi menyentuh wanita lain karena nafsunya sudah terpenuhi oleh marni,mereka sama sama mereguk nikmatnya bercinta.Marni betah berlama lama tinggal di goa tempat ki cabul,alasan nya kepada ayahnya adalah dia menginap di rumah temannya atau berlibur bersama teman nya.Jadi ayahnya sama sekali tak melarang nya.Namun,marni melupakan satu hal.
**Di rumah marni**
__ADS_1
"Ada keperluan apa kau kemari amir,apakah ada sesuatu hal yang penting,ataukah hanya tentang kerja sama kita?" tanya pak bambang.
Lalu dengan santai amir berbicara,apa yang menimpa dirinya.Dan semua tentang kelakuan jahat marni untuk nya.Mendengar semua itu tentu saja pak bambang tak terima,ia menjadi marah.
"*Brakkk*"
Pak bambang menggebrak meja,wajahnya merah padam.Ia tak terima,merasa anak kesayaangan nya dijelek jelekan oleh amir.
"Saya minta maaf,jika pemberitahuan saya mengejutkan bapak.Tapi semua itu adalah kebenaran nya,dan satu hal lagi.Bapak pasti akan terkejut jika saja tahu kelakuan marni selama ini,tanpa sepengetahuan bapak." Lanjut amir tenang.
__ADS_1
"Mulai sekarang,semua kerja sama kita batal! aku tak sudi bekerja sama dengan orang sepertimu.Silahkan kamu pergi,dan jangan pernah kembali lagi." pak bambang menunjuk amir dan mengusirnya,amarah nya betul betul memuncak.
Amir mengangguk seraya pergi " Baiklah,kalau begitu,saya pamit pulang.Assalamu'alaikum." dengan tenang ia melangkah pergi dari rumah itu.
Tanpa sepengetahuan siapapun,ternyata diam diam amir menyuruh orang untuk memata matai kegiatan marni setiap harinya,dan melaporkan padanya,tanpa kecuali.Amir trrsenyum miring,ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk menjatuhkan marni.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa jejaknya,like komen vote.Terimakasih🙏😇😘