Ketabahan Seorang Ibu

Ketabahan Seorang Ibu
Rumah baru


__ADS_3

Mirah dan amir sudah selesai berkemas,lalu mereka pun menghampiri disah dan musa.


"Kak,mirah pamit 'ya.Kakak jaga kesehatan,terus jangan capek capek kerjanya.Do'akan rumah tangga kami supaya langgeng dan bahagia." dua orang yang saling menyayangi itu berpelukan erat se'akan saling menyalurkan ketenangan,namun tak di pungkiri kesedihan mendera hati mereka.Tanpa terasa air matapun jatuh begitu saja membasahi pipi mereka.


"Kamu baik baik sama suamimu 'ya,jangan lupakan kakak.Karena kakak akan selalu menyayangimu.Jaga nana,Oh...aku akan sangat merindukan gadis kecilku" disah menutup mulutnya dengan tangan'nya,isak tangisnya terdengar.Air matanya bercucuran.


Dengan sigap ratna memeluk disah dan menciumi pipinya,gadis kecil itu tak kuasa menahan tangisnya.Ia menangis dipelukan disah,disah berjongkok mensejajarkan dirinya dengan nana.


"Sayang nya emak...janji 'ya,nana akan jadi anak yang baik.Nana sehat sehat disana,terus nana harus nurut apa kata ibu" dengan penuh kasih sayang disah mengelus elus kepala nana.


"Iya mak,nana janji akan jadi anak yang baik" ucapnya bersungguh sungguh.


"Sini,sama bapak..." musa merentangkan tangan nya,nana melepaskan pelukan'nya dari disah dan ber'alih kepelukan musa.


"Jangan lupakan emak sama bapak 'ya,nanti...kalau nana rindu kepada kami,nana datang saja kemari 'ya.Ini rumah nana,jadi nana bebas kemari kapanpun nana mau" dengan sendu musa berbicara,namun berbeda dengan se'orang wanita yang bisa lebih mengekspresikan kesedihan'nya.Musa berkata hanya dengan mata yang berkaca kaca sambil mengelus elus punggung mirah.Tak lupa ia mengecup kening putri kecilnya.


Nana hanya mengangguk,sambil mengusap ngusap air matanya.Gadis kecil itu membawa tas selempang kecil dengan isi pita rambut serta memakai topi merah muda kesayangan'nya pemberian hamim,tak lupa sebelah tangan'nya ia pakai untuk memangku boneka panda yang juga pemberian hamim.

__ADS_1


Kesedihan menyelimuti hati semuanya,namun apa daya.Sekarang mirah sudah milik suaminya,mau tidak mau dia harus pergi mengikuti sang suami kemanapun.


Setelah selesai berpamitan amir pun segera membawa anak dan istrinya.Dari curug taneuh ke desa B tempat amir tinggal cukup jauh,mereka memerlukan sekitar dua jam perjalanan dengan naik delman.Dan itupun delman hanya sampai batas desa saja,dari sana mereka melanjutkan dengan naik becak.


Perjalanan yang cukup melelahkan pun akhirnya selesai,kini mereka telah sampai di rumah amir.


"Nak amir,baru sampai? itu isteri nya 'ya?" sapa seorang wanita tua tetangga amir.


"Iya mak,ini isteri saya.Perkenalkan...namanya mirah" amir mengangguk sopan dan memperkenalkan isteri nya.


Mirah hanya mengangguk dan tersenyum."Saya mirah mak..." ucap nya seraya memperkenalkan diri.


"Terimakasih mak"


"Permisi ya mak...saya duluan,"amir mengakhiri perkenalan itu.


Amir segera membuka pintu rumahnya yang terkunci.

__ADS_1


"Ayo,silahkan masuk" dengan senyum terkembang amir mempersilakan anak dan isterinya masuk.


Nana yang sedang bergelayut manja kepada soni seketika langsung berlari dengan riang masuk kedalam rumah dan memutarinya.


Rumah amir...



"Asiiik...rumah pak amir besar dan bagus" nana bertepuk tangan riang,dia tidak lelah sama sekali berlari lari di rumah itu.Amir,soni dan mirah hanya tersenyum bahagia menyaksikan ratna yang riang dan sangat lincah.


.


.


.


"Foto di ambil dari google"

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ya..


😇🙏😘


__ADS_2