Ketabahan Seorang Ibu

Ketabahan Seorang Ibu
Ki Cabul


__ADS_3

Udara malam yang dingin menusuk serta lolongan serigala dan suara suara binatang malam lain'nya terdengar bersahutan,menambah suasana malam yang telah larut terasa mecekam.Mirah yang tengah tidur lelap merasa ter'usik dengan hawa dingin yang terasa menusuk sampai ke tulangnya.Ia pun menarik selimutnya,tapi sa'at mirah akan memeluk suaminya untuk menambah kehangatan,ia tak mendapati sang suami ada di sampingnya.Lalu mirah pun membuka mata dan beranjak dari peraduannya untuk mencari amir.


"Kang...kang amir...akang!" mirah mencari cari dan memanggil suaminya di dalam rumah,tapi tidak ada jawaban.Mirah pun merasa haus dan pergi ke dapur untuk mengambil minum,namun ternyata mirah melihat pintu belakang rumahnya yang menuju taman,terbuka lebar.


"Kang...akang diluar?" mirah melangkah hati hati.Sebenarnya dalam hatinya dia ketakutan,takut jika ada perampok atau orang jahat lainnya masuk kerumah.


Mirah menyalakan lampu minyaknya,ia pun melangkahkan kakinya keluar rumah menuju taman.Dia terus saja memanggil suaminya sampai...


"Akang,kenapa bengong disitu?! ini sudah tengah malam.Tidak baik untuk kesehatan,jika akang diam disini." Mirah melihat seseorang tengah duduk termenung di bangku taman belakang rumahnya,dengan takut takut diapun menghampirinya,setelah yakin bahwa itu suaminya mirah pun segera menegurnya.


Namun yang ditegur samasekali tidak menghiraukan si penegur,dia hanya diam memandang kegelapan dengan tatapan kosong.


Di sisi lain...


Suara suara kenikmatan terdengar menggema di sebuah ruangan kecil dalam goa di tengah hutan.Marni sudah berhasil sampai ke tempat tujuan'nya,dia lalu meminta bantuan kepada dukun yang tinggal di goa angker di tengah hutan larangan.Hanya orang orang yang lemah iman yang pergi kesana,dan marni salah satunya.Dia dibutakan oleh cintanya terhadap amir.

__ADS_1


Marni sudah pernah ketempat itu sekali,tepatnya dua tahun yang lalu.Ketika mengantar teman'nya,yang kala itu permasalahan teman nya adalah hubungan dengan suaminya yang sedang memburuk akibat kehadiran orang ketiga,dan setelah menemui dukun itu hubungan rumah tangga mereka langsung membaik,suaminya selalu menempel pada teman'nya itu,dan si orang ketiga terlupakan.


Marni pun merasa jika dia menemui dukun itu pasti amir akan jatuh kedalam pelukannya dan meninggalkan isterinya.Segala rintangan untuk bisa sampai ke goa larangan itu berhasil marni singkirkan,dia samasekali tidak merasa takut dengan munculnya gangguan gangguan dari makhluk astral,tekadnya terlalu kuat untuk bisa mendapatkan amir.Ketika sampai di goa dan berhasil bertemu dengan sang dukun yang bernama ki cabul,marni pun segera mengutarakan maksud nya.Namun,syarat dari sang dukun membuat marni shock! ia sangat terkejut dan hampir mundur.


"Saya ingin menaklukan laki laki itu ki! selama ini saya sabar menunggunya,saya sangat menginginkan'nya untuk menjadi suami saya,apa aki bisa membantu saya untuk membuatnya jatuh kepelukan saya ki?" marni mengutarakan keinginan'nya.Sedangkan si dukun hanya mangut mangut saja dia mengelus ngelus janggutnya yang tidak panjang,sirot matanya terlihat begitu liar ketika memandangi marni dari atas kebawah.


Marni merasa risih di tatap seperti itu. "Bagaimana ki? apa aki bisa membantu saya?" marni terus mendesak ki cabul.


"Hm,baiklah cantik.Aku bisa membantumu.Tapi...dengan syarat,apa kamu sanggup dengan syarat yang aku ajukan?" ki cabul menyeringai.


"Ok,aku akan menyanggupi semua persyaratan dari mu 'ki,lantas...apa syaratnya?" tanya marni yang langsung menyetujuinya.


"Syaratnya gampang,Puaskan aku selama dua hari ini.Dimulai dari sekarang!" ujar ki cabul dengan tawanya yang menggema di goa itu.


"Hah! a-apa?!" marni sangat shock,bukan apa apa apa selama ini marni menjaga kesucian'nya hanya demi amir.Dia ingin mempersembahkan kesuciannya ketika menjadi isterinya,tapi apa? sekarang ki cabul malah minta dipuaskan,sia sia sudah kesucian yang selam ini dia jaga.

__ADS_1


Ki cabul menangkap raut ke'engganan dan keterkejutan dari wajah marni,lalu dengan entengnya dia berkata.


"Aku tau kamu enggan melakukan nya.Namun,itu syarat dariku.Aku akan memberikan mustika pemikat ini padamu,aku jamin semua laki laki akan bertekuk lutut padamu ter'utama laki laki incaranmu,aku tau kamu masih perawan dan hanya akan kau serahkan kepada laki laki itu,tapi apalah artinya sebuah keperawanan dibanding mustika pemikat ini,jika mustika ini ada padamu aku jamin...laki laki itu tidak akan pernah peduli kamu sudah tak perawan atau tidak,dia hanya akan takluk padamu.Jika kamu bersedia menerima syaratku,sekarang juga.Ayo kita lakukan ritualnya." Dengan penjelasan ki cabul yang panjang lebar,tentu saja membuat marni tertarik dan dia mantap untuk melakukan semua persyaratan'nya.


"Kamu lihat? disana ada kolam,tenang saja,airnya dangkal.Tanggalkan semua pakaianmu dan masuklah ke dalam kolam itu.Ambil posisi lotus,lalu pusatkan fikiranmu kepada laki laki incaranmu.Dan aku akan mentrasfer mustika pemikat ini agar menyatu dengan tubuhmu.Setelah mustika itu menyatu denganmu,maka laki laki incaranmu itu hanya akan mengingatmu dan hanya akan mencintaimu se'orang saja.Maka dari itu,ketika aku mentransfer mustika ini,kamu harus benar benar fokus kepadanya.Supaya berhasil." jelas ki cabul lagi.


"Baiklah ki...aku akan melakukan'nya." Tanpa ragu ragu marni segera melepaskan pakaian nya satu persatu,hingga tak tersisa sehelai benangpun,lalu setelah itu marni pun masuk kedalam kolam dan melakukan perintah ki cabul.Ki cabul yang melihat marni telanjang bulat,dia tak sadar mulutnya sudah menganga lebar dan liurnya pun menetes tiada henti,ki cabul adalah laki laki normal yang kesepian,maka dari itu dia hanya menerima pelanggan wanita.Dari para wanita yang menjadi pasien'nya itulah ki cabul bisa memenuhi kebutuhan biologisnya,ki cabul sama sekali tak pernah meminta bayaran berupa uang.Dia tidak butuh itu,karena hidupnya dia habiskan dihutan,dan untuk kebutuhan sehari harinya tercukupi hanya dengan segala yang tersedia di hutan itu.Ki cabul sengaja menyebarkan rumor kalau itu adalah hutan angker dan goa itu adalah goa larangan,dengan maksud, supaya semua kelakuan'nya tidak diketahui orang banyak.Dan dia bebas menjerat para wanita untuk memuaskan nafsunya.Ki cabul memang diberkati kelebihan ilmu,tapi dia menggunakan'nya dengan niatan tidak baik.Dia menolong,tapi imbalan'nya adalah tubuh si peminta tolong.


Akhirnya,semua ritual telah marni selesaikan.Ki cabul sangat puas,dan tertawa senang.Ketika marni akan mengenakan pakaian nya,ki cabul langsung meanahan'nya.Dukun cabul itu sudah tidak sabar untuk menerima upahnya,dengan nafsu yang sudah di ubun ubun'nya ki cabul segera menyerang marni dengan jurus,kucing garong santuy.Marni yang memang baru pertama kali melakukan nya,dia begitu menikmati permainan dukun itu,lagi pula di usianya yang kira kira empat puluh lima tahunan,ki cabul masih terlihat tampan dan gagah.Jadi marni samasekali tidak menyesal telah menyerahkan asetnya,justru dia sangat menikmatinya.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ya... 🙏😇😘


__ADS_2