Ketabahan Seorang Ibu

Ketabahan Seorang Ibu
Amarah


__ADS_3

Sudah hampir lima hari,ke'ada'an amir semakin memburuk.Ketika amir tidur dia sering bermimpi buruk,dia sering ketakutan dan teriak teriak.Ditambah amir jadi malas ber'ibadah.Belum lagi setiap hari nya amir hanya memikirkan marni dan marni.Mirah sangat terpukul dengan kondisi suaminya sekarang.Untungnya disah dan musa tetap setia menemani mirah,yang sedang tidak baik baik saja.Mereka memundurkan kepulangan nya,sambil mencari solusi untuk menyembuhkan amir dari pengaruh sihir itu.


Hingga hari itu,ada kejadian tak terduga yang membuat emosi semua orang dirumah mirah meluap.


Mirah disah dan musa serta soni sedang membicarakan bagaimana caranya untuk menyembuhkan amir,mereka semua sedang berkumpul di ruang keluarga.Sedangkan amir,dia lebih senang menyendiri dikamar sambil memanggil manggil marni,kelakuan amir sudah hampir seperti orang gila.Dia selalu berbicara sendiri,se'olah olah marni ada di hadapan nya.


*Tok!


Tok*!


Terdengar pintu di ketuk.


"Ada tamu rupanya,mir...coba sana lihat,siapa kiranya yang datang" musa segera menyuruh mirah untuk membuka pintu,dan melihat siapa yang berkunjung.


Ceklekk...


"Siapa ya?" tanya mirah setelah membuka pintu.


Seorang wanita muda yang cantik dan berpakaian sangat seksi,bisa dibilang...pakaian kurang bahan,berdiri dihadapan mirah dengan angkuhnya.Wanita itu bersedekap dada dan memandangi mirah dari atas sampai bawah,seo'lah olah sedang menilai penampilan mirah.


"Oh,ini istrinya kang amir." ucapnya ketus.


Mirah sangat kaget dengan wanita dihadapan nya ini,wanita ini tidak ada sopan santun nya sama sekali,siapa dia sebenarnya.Fikir mirah berkecamuk.


"Ehm' iya saya istrinya kang amir,perkenalkan...nama saya mirah" dengan sopan dan senyuman indah terukir di bibirnya,mirah memperkenalkan diri dan mengulurkan tangannya untuk berjabat.

__ADS_1


"Cih! aku tak sudi bersentuhan denganmu!!" dengan tidak sopan nya marni menepis tangan mirah,kemudian dia pun masuk kedalam rumah tanpa dipersilahkan.


"Minggir!! sentaknya,dengan sengaja dia mendorong bahu mirah,sehingga mirah terdorong mundur.Dan hampir terjatuh.


Tentu saja mirah terkejut dengan perlakuan kasar tamunya,ditambah lagi mirah sama sekali tidak tahu siapa wanita ini.


Dengan angkuh marni melenggang masuk kedalam rumah,tanpa memperdulikan orang orang yang menatapnya dengan tatapan tajam dan marah.Termasuk soni,bocah laki laki itu sudah sangat mengenal marni.Lalu dengan sigap soni menghalangi marni,yang nyelonong masuk kedalam rumahnya dan berteriak teriak memanggil nama ayahnya.


"Kang amir! akang! keluar kang,ini aku marni! aku mau bertemu denganmu." suara marni menggema dirumah amir.


"HEiii,NENEK GRANDOOONNGGG!!" seru soni lantang.Menjegal langkah marni.


Marni sangat tidak terima ketika soni mengatainya.


"KAU WANITA SUNDAL!! JANGAN HARAP KAU BISA MENEMUI BAPAK KU,GARA GARA KAU.BAPAK KU SEKARANG SAKIT.DIA SEPERTI ORANG GILA.KAU APAKAN DIA HAH!!! Tak kalah sangar dan menggelegar dengan mata melotot tajam,bahkan urat urat dilehernya terlihat menonjol,soni berteriak.


"Ha ha ha,apakah dia merindukanku," marni tertawa puas.


Mirah disah dan musa yang melihat kejadian itu mengerutkan kening bingung,mereka sangat bingung dengan apa yang terjadi dihadapan nya.Mereka bertanya tanya,siapa sebenarnya wanita kurang ajar itu.


Sedangkan amir yang sedang menghalu bercinta dengan marni,ter'usik ketika mendengar keributan di rumahnya.Telinganya seperti menangkap suara orang yang sangat dirindukan nya.Dia pun bergegas keluar kamar.


"Marni! sayangku,aku merindukanmu!" amir berlari menghampiri marni dan memeluknya,meluapkan semua perasa'an rindu yang sangat membuncah dihatinya.


Sedangkan disah,mirah dan musa yang melihat itu,begitu shock.Mirah menangis tersedu sedu dan soni,bocah itu wajahnya merah padam tangan nya terkepal kuat terlihat sekali amarah yang begitu besar.

__ADS_1


Melihat semua itu,disah segera menyuruh soni untuk keluar dari rumah itu,dengan membawa nana.Agar supaya penglihatan dan pendengaran bocah bocah itu tak tercemari dengan semua keributan orang dewasa itu.Awalnya soni menolak,namun,setelah dibujuk sedemikian rupa akhirnya dia pun setuju untuk keluar rumah sementara waktu.


Setelah bocah bocah pergi,drama pun dilanjutkan.


Dengan senang hati,marni pun menyambut pelukan amir.Lalu,dengan refleks dan tak tahu malu serta tak merasa bersalah terhadap mirah,amir pun mencium bibir marni dengan rakus nya.Adegan ciumqn panas pun tak terhindarkan,disah dan musa sudah sangat geram nafas mereka memburu.Sedangkan mirah,dia menangis tersedu sedu.Tiba tiba,dengan langkah gontai dan amarah yang memuncak,musa mengambil tongkat kayu unik pajangan di rumah amir.Dengan segera musa melangkah ke belakang amir dan...


"Bughh!


Musa memukul tengkuk amir sampai pingsan.Tentu saja marni yang sedang berciuman panas dengan amir merasa kaget dengan serangan musa.


"Heii,mengapa kau memukul calon suamiku,sampai pingsan!" teriak marni tak terima.


Tiba tiba...


"BRUGHH" Dengan amarah yang masih menguasainya musa menyeret marni keluar lalu mendorongnya dengan kencang hingga marni terpelanting dan terjerembab dengan kerasnya. "DIAM SAJA KAU WANITA LAKNAT!! ENYAH LAH KAU DARI HADAPANKU,DAN JANGAN PERNAH KEMBALI LAGI KERUMAH INI.ATAU AKU TAK AKAN SEGAN BERBUAT LEBIH KEPADAMU.DAN MEMBUATMU MENYESAL SEUMUR HIDUPMU.INGAT! JANGAN PERNAH MENGGANGGU RUMAH TANGGA AMIR LAGI.ENYAH KAU WANITA SETAN!!" Amarah musa meledak ledak,dengan kasar dia mengusir marni.


"Arghhh!! awas kalian,kalian akan merasakan balasanku.Aku tak terima diperlakukan seperti ini!!" teriak marni,dia pun bangkit dan berlalu pergi.


.


.


.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya...🙏😇😘 mohon di maafkan jika banyak typo bertebaran.

__ADS_1


__ADS_2