Ketabahan Seorang Ibu

Ketabahan Seorang Ibu
godaan


__ADS_3

Sesosok wanita cantik dengan baju warna hijau serta mahkota dikepalanya sedang berusaha membujuk seorang laki laki tampan yang ternyata sangat sulit untuk dibujuk.


"Jika akang mau menikah denganku,aku akan memberikan mu kekuasaan.Akan kujadikan dirimu raja di istana ini," ucapnya dengan lembut dan manja


Sedangkan laki laki itu,yang tak lain adalah cu'eng hanya mendengus saja.


"Siapa kau sebenarnya? mengapa membawaku kesini?" tanyanya ketus


"Aku tertarik padamu,sejak pertama kali melihat dirimu,sungguh! aku sangat menginginkanmu 'kang," rayuan maut pun ia gunakan kepada laki laki itu


"Tidak! hatiku sudah terisi oleh seseorang yang istimewa," sergah nya


Tiba tiba saja raut wajah sosok wanita cantik ini berubah mengerikan,sorot mata yang menajam membuat nyali cu'eng pun menciut,laki laki itu seperti berada dalam tekanan yang sangat kuat


"Aku tak percaya!" ucap wanita itu dengan mata melotot tajam serta nada suaranya yang meninggi


"Terserah" cu'eng tetap ketus meskipun dirinya berada dalam tekanan dan rasa takut

__ADS_1


***


Sementara musa dan disah sudah kembali kerumahnya,


"Belum 'kak,pak cu'eng belum kembali kesini" tiba tiba saja hati mirah dilanda kegelisahan,ketika disah dan musa menanyakan tentang keberadaan laki laki itu


Pasangan suami istri itu kemudian saling pandang,dan tentu saja perasaan keduanya tidak menentu.Mengingat cu'eng adalah tamu mereka.


"Ya Allah,hamba mohon kepadamu,semoga pak cu'eng berada dalam lindunganMU,selamatkan diri nya dari segala marabahaya.Hamba tau Ya Allah,cu'eng adalah non muslim,namun dengan segala kemurahanMU kabulkanlah doa hamba," dengan khusyuk musa berdo'a,lalu diaminkan istri dan adiknya.


***


"Hei wanita ular,untuk apa kau menahanku disini? kembalikan aku ke alamku," Pintanya,ya,kini ia tahu bahwa wanita cantik yang menahannya adalah siluman ratu ular yang menguasai tempat itu.


Awal mula cu'eng tahu bahwa dia itu adalah siluman ular adalah ketika wanita itu murka dengan penolakan cu'eng,dia menunjukkan wujud aslinya,wajah cantik berubah penuh sisik kehijauan yang mengkilat,serta tubuh bagian bawahnya berubah menjadi seperti badan ular,gigi yang putih dan rapih juga berubah menjadi taring runcing mengerikan.


Cu'eng selalu berusaha mengendalikan diri,agar tidak ketakutan.Karena dengan cara seperti itulah si wanita ular tidak bisa menyentuhnya.

__ADS_1


"Sebegitu tak suka nya kah,kau kepadaku cu'eng? sampai sampai kau ingin cepat pergi dari sini,apakah wanita pujaanmu lebih cantik dariku?" kali ini dengan wajah memelas ia bicara


"Wanitaku tak bisa dibandingkan denganmu,ia begitu baik dan lembut.Tak seperti mu,wanita ular pemaksa!" ucap nya tajam


Siluman itu menggertakan gigi,ia tak terima dirinya dibanding bandingkan, emosi pun menguasai,namun ia segera meredam nya,dan tiba tiba saja ia melakukan hal yang tak terduga.


"Apa kau tetap akan meninggalkan aku 'hem?" godanya


Wanita ular itu melucuti pakaian yang membungkus tubuhnya.Segera saja terpampang nyata dihadapan cu'eng,tubuh indah nan molek dengan kulit putih mulus menjadi pemandangan yang menggiurkan.


Dengan gerakan sensual nan menggoda wanita itu naik ke pangkuan cu'eng,kemudian berbisik


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2