
Kanaya mengetahui kalau Bumi selalu mengikutinya. Gadis itu pura-pura menutup mata dan hatinya untuk menutupi semuanya. Rasa bersalahnya pada Mayang membuat Kanaya tak bisa memaafkan Bumi. Sebesar apa pun cinta Kanaya pada Bumi tetap tak bisa untuk bersamanya. Padahal Mayang sudah lama meninggal.
Air matanya tumpah ruah saat kembali mengingat Mayang. Gadis lugu itu begitu mencintai Bumi. Sampai rela melakukan apa pun untuknya. Namun, pada kenyataannya Kanaya dan Bumi malah bersama.
Kanaya tak tau kalau sebelumnya Bumi sudah menyatakan cintanya pada Mayang. Bila Kanaya tau dari awal. Tak mungkin Kanaya mengkhianati Mayang. Rasa bersalahnya ini yang membuat Kanaya tak bisa bersama Bumi. Walaupun hatinya menginginkan itu. Menginginkan Bumi menjadi miliknya.
Bila bertanya pada hatinya Kanaya begitu mencintai Bumi. Bisa dibilang Bumi itu cinta pertama untuk Kanaya. Tapi, semua berubah karna, perasaan Mayang pada Bumi yang membuat berat untuk bisa bersama Bumi.
Setiap harinya perasaan Kanaya bertambah besar untuk Bumi. Perasaan begitu tulus tak melihat Bumi sebagai anak dari pengusaha terkenal karna, keluarga Bumi itu keluarga paling kaya se-Indonesia pun Kanaya tak melihat itu.
Pada awalnya Kanaya tak tau kalau Bumi seorang yang kaya. Kanaya tak tau itu hinggap semuanya terungkap. Kanaya syok saat tau laki-laki yang ia cintai bukan pemuda biasa. Itu juga yang membuat Kanaya merasa tak pantas untuk Bumi. Banyak wanita yang sebanding dengannya tak harus Kanaya.
Kanaya hanya berusaha untuk menyerah pada keadaannya saat ini. Kalau tak mungkin bila, ia bersama Bumi. Akan banyak pihak yang keberatan bila bersamanya.
🍀🍀🍀🍀
Alexsa masih memperhatikan Ben akhir-akhir ini sikapnya membuat gadis itu berdebar setiap saat. Padahal ia sudah memutuskan untuk membuka hatinya untuk laki-laki lain. Alexsa pun mulai tertarik dengan Arsa laki-laki yang selalu bersikap baik padanya. Walaupun tidak dengan ucapan orang-orang tentangnya. Gadis itu tak mau peduli. Apa yang orang lain katakan itu berbeda dengan apa yang dilihat Alexsa.
Tapi, Ben selalu saja ngotot untuk tak membiarkannya memilih Arsa. Ben pernah mengatakannya sesuatu padanya. "Kamu boleh bersama laki-laki manapun yang kamu mau tapi, tak boleh bersama Arsa," ucap Ben yang selalu diingat oleh Alexsa.
__ADS_1
Gadis itu hanya bisa melamun sendiri memikirkan setiap ucapan Ben. Laki-laki sudah membuatnya menunggu begitu lama. Setelah itu dia tak membiarkan aku bersama laki-laki yang aku suka. Sangat menyebalkan sekali dia.
Mengingat semua itu membuat Alexsa sebal sendiri. Ben selalu saja mengatur hidupnya sendiri sampai untuk bernapas pun Alexsa harus melaporkan dulu padanya. Untuk kali ini. Alexsa tak akan mendengar apa pun yang laki-laki itu ucapkan. Lagi pula Ben bukan siapa-siapa. Hanya seorang sahabat, itu yang selalu di ucapkan Ben. Dia tak berhak mengatur hidupnya. Aku ingin punya pacar sama seperti yang lain.
Alexsa tak mau menunggunya lagi cukup sampai di sini. Gadis itu ingin bernapas untuk laki-laki lain yang tak pernah bisa ia dapatkan dari Ben yang tak pernah menghiraukan perasaan. Ben tak pernah berpikir dan tak pernah memikirkan apa yang Alexsa rasakan saat ini. Ben tak peduli sama sekali.
Rasanya Alexsa lelah untuk tetap menunggunya sampai kapan Alexsa menunggu perasaannya sendiri. Yang tak pernah bisa ia dapatkan sampai sekarang Alexsa harus mencari ke bahagianya sendiri.
Walaupun Alexsa meragukan keputusannya sendiri. Namun, Alexsa benar-benar lelah untuk terus berharap sesuatu yang tak pasti. Entah gadis seperti apa yang Ben inginkan. Sampai Alexsa tak bisa menyentuh hatinya sampai saat ini hati Ben masih belum bisa tersentuh.
🍀🍀🍀🍀
Khanza mulai memikirkan kalau gadis itu Vanesa. Satu-satunya mantan Bima yang tak pernah bisa Bima lupakan sampai saat ini. Rasanya Khanza merasa pesimis karna, melihat Vanesa yang begitu cantik dan sempurna.
Rasanya tak bisa untuk bisa bersaing dengan gadis itu. Seberapa besar rasa cinta Khanza untuk Bima tak pernah bisa membuat Bima jatuh cinta padanya.
Khanza mulai tak bisa berpikir jernih untuk tetap meneruskan hubungan dengan Bima. Gadis itu sudah takut duluan karna, Vanesa begitu cantik berbeda dengannya hanya gadis biasa.
Sebenarnya Khanza cantik dengan kulit putihnya. Hanya saja Khanza itu kurang percaya diri. Berbeda dengan Vanesa yang begitu percaya diri karna, gadis itu sering perawatan. Damar selalu memanjakan Vanesa. Akan tetapi Vanesa tak pernah bisa mencintainya. Vanesa memilih Damar karna, ia sudah banyak hutang budi padanya. Saat itu Bima kurang cepat membantu Vanesa saat ibunya sakit tumor otak.
__ADS_1
Vanesa membutuhkan uang banyak saat ini. Dengan terpaksa ia melepaskan cintanya dan memilih untuk bersama Damar. Akan tetapi keputusannya kini membuat Vanesa menyesal. Walaupun Damar sudah keluar yang banyak untuk Ibunya tetap tak bisa diselamatkan sama sekali. Ibunya tetap meninggal karna, tak kuat menahan semua penyakit yang ia derita.
🍀🍀🍀🍀
Prita masih memikirkan Bumi. Ia begitu mencintainya sampai semua tentang Bumi ia cari tau dari keluarganya semuanya harus jelas. Setelah mengetahui semuanya. Prita semakin bersemangat untuk bisa bersama Bumi.
Apalagi Pria tau kalau Bumi belum memiliki pacar ataupun kekasih. Prita pun meminta orang tuanya untuk menjodohkannya dengan Bumi putra dari Azka.
Orang tuanya pun langsung setuju dan bersemangat untuk menjodohkan putrinya dan putra dari Azka.
Saat ini keluarga Azka sangat terkenal salah satu paling kaya di seluruh Indonesia. Seluruh pengusaha pun berlomba-lomba untuk bisa bekerja sama dengan Azka. Semua ingin Azka menjadi rekan bisnisnya.
Bila bisa bekerja sama dengan Azka seluruh keluarganya tak akan pernah susah. Azka akan membantu mereka semuanya sampai mereka tak akan kesusahan karna, uang.
Banyak yang menjadi parasit di sekeliling Azka yang mencoba menusuknya dari belakang. Azka tau siapa orang-orang yang mengkhianatinya. Dari dulu Azka hanya mempercayai Soni dan Arya tak ada yang lain sedangkan adiknya Arta tak bisa Azka percaya.
Azka mengenal adik bungsunya itu yang tak paham soal bisnis namun, sok tau ingin mengelola bisnis. Sudah berapa restoran yang dikelola Arta yang akhirnya bangkrut. Karna, sayang juga Azka selalu memaafkannya walaupun tidak dengan Arya yang langsung memarahinya. Arta lebih takut pada Arya dari pada Azka. Arta tak bisa macam-macam saat ada Arya. Azka dan Darania terlalu baik sampai selalu memanjakan Arta.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen yah untuk meninggalkan jejak kalian dan mampir juga ke karya Author yang lainnya terima kasih.