
Sehari semalam, Elis tak membalas chat dari Soni. Membuat Soni gelisah sepanjang malam. Malam ini, bahkan Soni tak bisa tidur. Padahal besok Soni akan menikah untuk kedua kalinya.
Soni begitu gugup kali ini. Perasaan ini, berbeda dengan saat pernah Soni menikah dulu dengan mendiang Kalula. Soni tak segugup ini.
Soni benar-benar tak tenang. Soni takut sekali kali ini. Takut dengan pernikahanya ini. Semua karna Karen. Soni begitu gelisah tak tenang. Karen menang di penjara. Namun Soni masih takut.
Di sisi lain, Elis begitu bahagia saat Keluarga nya berkumpul semua. Elis benar benar melupakan Soni. Yasmine, langsung dekat dengan keluarga Elis. Yasmine sudah di terima oleh keluarga besar Elis.
Orang orang di rumah Elis ataupun Soni. Bergadang mempersiapkan untuk besok. Soni sudah dari tadi masuk kamarnya. Beberapa kali, Soni melihat ponselnya. Elis belum juga membelas pesan dari Soni.
"Kamu, sibuk banget yah, lupa ma aku" guman Soni sendiri.
Jam sudah menunjukan jam 11.30 malam. Soni belum juga bisa menutup mata, Soni tak bisa tidur sama sekali. Hatinya terus menerus gelis. Soni terus berdoa dalam hatinya. Agar besok acara pernikahannya lancar tanpa hambatan.
Saat Soni sedang melamun, ponselnya berbunyi. Ada chat What Ap masuk. Di bukanya ponselnya itu, chat dari Elis. Membuat Soni seketika bahagia.
"Aduch maaf sayang baru bales, aku sibuk" ππππ
Itu chat dari Elis yang baru Soni baca, Soni langsung membalas chat dari Elis.
"Sesibuk itu kah?" ππππ
"Maaf"πππππ
"Tega"πππππ
"Aku kangen"
"Vidio Call"
"Maafππππ"
"Ga, bisa? Aku dah janji sama Mba Elina untuk ga melihat kamu, sampe besok" ππππ
"ππππππππππ"
"ππππππππππ"
"Aku kangenπ"
"Nakal,ππππ"
Soni senyum sendiri, rasa gelisahnya hilang seketika saat Elis memberikan kabar pada Soni.
__ADS_1
"Yayas gimana????"
"Anaku baik"
"Siapa dulu dong, Ayahnya π¨π¨π¨π¨"
"ππππ"
"Aku ngantuk, sampai ketemu besokππππ"
Elis menyudahi chatnya dengan Soni. Elis sebenarnya tak bisa tidur tapi Elis ingin tampil cantik besok. Elis melihat Yasmine tertidur di sampingnya.
Yasmine begitu tenang. Tak ada beban terlihat di muka gadis kecil berusia lima tahun ini. Dunianya masih indah. Elis tak menyangka, Kalau Elis jadi Ibu dari anak perempuan ini. Anak perempuan yang begitu lucu, cantik dan manis.
Elis mengelus lembut rambut Yasmine. Elis juga merasakan hal yang sama dengan Soni. Malahan Elis lebih gugup dari pada Soni. Elis memikirkan penampilan besok. Elis ingin tampil sempurna besok di depan Soni.
Elis senyum sendiri saat teringat itu, Teringat saat Soni menyentuh area sensitif Elis. Sesuatu yang membuat Elis tak bisa melupakan itu. Rasa sakit di bagian sensitifnya, sudah tak terasa lagi. Elis harap Elis bisa memberikan servis terbaik untuk suaminya Soni. Elis benar benar menantikan besok.
Elis jadi tak bisa tidur. Ingin segera besok. Elis sudah tak sabar menunggu beberapa jam lagi. Elis akan resmi jadi istri Soni. Elis malu sendiri.
Soni mengirimkan chat balasan untuk Elis. Namun tak ada balasan
"Jangan tidur dulu dong Sayang"
"Aku kangen kamu"
"Sayang"
"Elis"
"Elis"
"Elis"
"Kamu tega, tidur duluan"
"Sayang"
Elis tersenyum sendiri, membaca chat dari Soni. Elis ingin menggoda Soni kali ini. Elis ga akan membalas chat dari Soni.
Soni melihat, Ponselnya. Elis hanya membaca chat dari Soni. Soni begitu gemas dengan Elis. Yang Tak membalas chat darinya . Soni mengirimkan chat lagi pada Elis.
"Awas, besok kamu akan dihukum karna kamu membaca chat aku tanpa membalas chat aku"
__ADS_1
Elis tersenyum lagi. Elis berhasil menggoda Soni kali ini. Sampai waktu yang di tunggu tunggu datangnya juga.
Elis baru bisa terlelap, jam 02.30 pagi. Dan jam 04.30 Elis sudah di bangunkan lagi untuk mandi air kembang. Ritual sebelum pernikahan. Mandi kembang tujuh rupa. Agar sang pengantin perempuan memancar aura kecantikannya di saat hari pernikahan.
Kepala Elis begitu pusing, Elis baru tidur dua jam. Sudah dibangunkan lagi oleh ibunya, Bu Fatimah. Namun sakit kepalanya tak berarti apa apa. Saat mengingat kalau hari ini, Hari yang di tunggu Elis.
Hari ini, hari pernikahan Elis. Hari yang di tunggu-tunggu oleh setiap wanita lajang. Untuk menempuh hidup baru. Awal yang baru. Menjadi seorang Istri. Membuat Elis begitu bersemangat.
Soni lebih parah. Soni bahkan tak bisa tidur sama sekali. Hari ini, hari pernikahan Soni dan Elis. Soni sudah terbiasa bergadang. Tak tidur semalaman tak membuat Soni merasa lelah. Walau tak tidur, Soni tetap bersemangat.
Seperti biasa, Soni selalu minum suplemen untuk menjaga kondisi tubuhnya agar tetap fit. Soni mengkonsumsi suplemen bila, Soni tak tidur semalaman.
Soni pernah tak tidur sampai tiga hari karna keasikan main game sebelumnya menikah dengan Kalula. Kebiasaan buruk itu, sudah lama Soni tinggalkan. Soni sudah hidup sehat dengan rajin berolahraga dan makan teratur.
Sudah lama, Soni tak minum suplemen ini. Namun untuk hari ini, Hari yang bakal melelahkan Soni. Soni harus menjaga kondisi tubuhnya. Soni tak ingin mengecewakan semuanya.
Soni dah bersiap dengan taksedo berwarna putih. Untuk akad nikahnya. Elina sudah memesan gedung serbaguna berkonsep outdoor di sekitar kota Semarang yang biasa di pake untuk acara pernikahan.
Konsep bernuansa warna warni bunga. Begitu elegan. Semua dekor dari gedung ini memakai bunga hidup. Ribuan bunga dari berbagai daerah jadi pemanis gedung serbaguna ini, yang di sulap jadi taman bunga.
Dekor gedung ini, memang menjadi keinganya Elis. Ingin menikah di kebun bunga bersama laki laki pilihan Elis.
Semua keinginan Elis, jadi kenyataan. Tuhan sudah mengabulkan semua keinginan Elis. Untuk menikah dengan Soni. Laki laki pertama dan terakhir untuk Elis.
Hari ini, Hari untuk Elis. Elis jadi Ratu sehari di atas pelaminan. Elis sudah di make-up oleh make-up Artist, dengan harga fantastis. Elis sudah tampil sempurna di hari pernikahannya. Elis sudah cantik pada dasarnya. Menjadikan Elis semakin cantik di hari pernikahannya.
Elis benar benar tampil sempurna. Dengan gaun mewah berwarna putih. Elis masih di make-up, proses make-up pengantin menang cukup lama. Sudah mulai dari jam 06.00 pagi. Elis sudah bersiap didandani oleh make-up artist ahli dalam merias pengantin.
Tangan ajaibnya tak menghiyanati hasil. Harga yang cukup mahal, membuat Elis tak kecewa. Karna Elis sudah tampil sempurna. Banyak yang menemuji penampilan Elis.
Elis sudah siap, dengan dandanan begitu sempurna. Elis sudah berubah menjadi Ratu yang paling cantik. Begitu cantik, Elis di mata Keluarga besarnya. Elis tak sabar ingin bertemu dengan Soni. Elis ingin Soni segera melihat kecantikan Elis di hari pernikahannya kini. Hari yang paling di tunggu oleh Elis dan Soni.
Soni sudah bersiap, menuju gedung pernikahannya. Soni sendiri sudah cukup ganteng, gagah dan juga tampan. Duren satu ini, akan melepaskan masa lajangnya. Akan menikah kembali dengan gadis yang Soni pilih.
Bersambung...
Maaf telat Upππππππ tadi siang Author nya ada urusan penting ga sempet nulis. Jadi sekarang kejar setoran.
Like nya jangan lupa.
Mampir juga ke karya Author yang lain. "Irani Gadis Indigo" dan "Kisah Kita"
Terima kasih, sudah setia menunggu novel ini Up. Sekali lagi maaf atas keterlambatannya.
__ADS_1