Ketika Cinta Datang Season 2

Ketika Cinta Datang Season 2
Chapter 134 Cintai Aku


__ADS_3

Khanza masih melihat reaksi dari Bima, kekasihnya. Gadis itu pun segera memeluknya dari belakang. "Maaf Sayang, aku belum siap," ucap Khanza merasa bersalah.


Bima pun menoleh ke belakang. "Tak apa Sayang! Aku tak akan memaksa jika kamu belum siap!" seru Bima sambil tersenyum.


"Kamu tak parah kan!"


"Marah kenapa?"


"Aku tak menuruti keinginanmu."


Bima menoleh dan tersenyum ke arah Khanza di tatapnya dalam-dalam wajah cantik kekasihnya. Kedua tangan Bima pun memegang kepala Khanza dan mengecup keningnya kemudian berbalik dan merangkul gadis itu.


"Sayang, kamu salah paham. Aku jatuh cinta padamu tak sekedar menginginkan tubuhmu. Aku pun butuh cintamu. Gadis cantik yang memiliki tubuh indah banyak di luar sana akan tetapi yang benar-benar tulus mencintai itu langka. Aku membutuhkanmu Khanza maka cintai aku seperti aku mencintaimu," tutur Bima ungkapan isi hatinya.


Entah mengapa Khanza meneteskan air matanya di pelukan Bima. Ini bukan pertama kalinya gadis itu menangis karna, ucapan Bima yang membuatnya tenang. Bima benar-benar bisa menyentuh harinya.


Begitu damai saat merangkul Khanza. Untunglah gadis itu menolaknya sehingga membuat Bima sadar untuk tak merusak Khanza. Hampir saja kebablasan.


"Sayang, jaga tubuhmu untuk aku yah!" seru Bima lagi.


Khanza mengerutkan keningnya. "Kamu, akan selamanya bersamaku," goda Khanza.


"Bila, tak berjodoh aku ingin menjadi laki-laki pertama yang menyentuhmu dan aku pun ingin kamu menjadi wanita pertama yang aku sentuh," ucap Bima lagi.


"Apakah permintaanmu terlalu berlebihan Sayang?"


"Tidak, aku berharap kita berjodoh."


Khanza tersenyum dan mengecup pipi Bima sampai membuat laki-laki itu terkejut. "Kamu mulai nakal yah," ucap Bima membalas Khanza dengan mengecup bibirnya sampai membuat Khanza merasa sesak atas semua yang dilakukan Bima padanya.


🍀🍀🍀🍀


Samar-samar Alexsa membuka matanya. Ia melihat Ben begitu erat menggenggam kedua tangannya. Ben tertidur di sampingnya membuat Alexsa tersenyum. Ben selalu saja membuatnya tak bisa jauh darinya.


"Ben, bagaimana aku bisa melepaskan mu bila sikapmu terus saja seperti ini. Kamu mengatakan tak pernah bisa jatuh cinta padaku. Tapi, aku tak bisa mencintai laki-laki lain selain kamu. Kenapa, kamu membuatku bingung? Bila aku tak bisa masuk ke dalam hatimu, kenapa kamu tak melepaskan ku. Ben, aku hanya ingin dicintai olehmu. Itu saja, sesulit itu kah untuk bisa mencintaiku," ungkapan isi hati Alexsa yang tak pernah bisa bisa Alexsa ungkapkan pada Ben.


Seseorang membuka ruangan Alexsa. Wanita itu tersenyum melihat adik kesayangannya. "Kak Ayana," sapa Alexsa merasa bahagia karna, melihat Kakaknya yang jarang sekali bertemu.


Ayana pun tersenyum melihat Ben yang tertidur di samping Alexsa dan mengelengkan kepalanya. Wanita itu pun duduk di samping Alexsa tanpa membangun Ben.


"Kakak kapan datang?" tanya Alexsa pelan.

__ADS_1


"Baru saja, tadi aku pulang ke rumah tapi, kata Kak Yasmine kamu ada di rumah sakit," jawab Ayana.


"Perutku sakit Kak!"


"Kebiasaan setiap datang bulan membuat khawatir semua orang!" serunya cemberut.


Ben pun terbangun membuka matanya dan dilihatnya Ayana sudah berada di depannya. "Kak Ayana," sapanya.


Wanita itu pun tersenyum. "Sudah ke kamar dulu sana, cuci mukamu. Kusut amat," guman Ayana sambil tersenyum.


Ben pun beranjak dan masuk kamar mandi. Sedangkan Alexsa hanya senyum-senyum sendiri.


"Lex, bagaimana perkembangannya?" tanya Ayana sembari berbisik.


Alexsa mengelengkan kepalanya. Terlihat Ayana kecewa. Tak berapa lama kemudian, Ben pun keluar dari kamar mandi dan keduanya pun tersenyum melihat Ben.


Beberapa saat kemudian Darania dan Elis pun datang. Elis pun bahagia memeluk putri keduanya. Darania tersenyum melihatnya.


🍀🍀🍀🍀


Bumi masih saja duduk sendiri sambil meroko. Ia kesal dengan gadis itu yang selalu memaksanya. Haikal pun duduk di sampingnya. "Kamu keterlaluan tadi," ucapnya.


Dari jauh Prita hanya bisa melihatnya. Hatinya hanya bertanya-tanya. Kenapa Bumi tak menyukainya. Haruskah ia berbuat kotor untuk membuat Bumi jatuh cinta padanya.


"Itu laki-laki yang kamu cintai!" seru Thomas membuyarkan lamunannya.


Prita menoleh tak suka namun, gadis itu kembali menatap Bumi dari tempatnya.


"Laki-laki yang selalu bersikap kasar itu, tak pantas diperjuangkan."


Prita tak peduli dengan ucapan Thomas. Ia malah kembali pada khayalan bersama Bumi. Belum pernah ia merasa jatuh cinta seperti ini pada seorang laki-laki. Prita akan melakukan apa pun untuk bisa mendapatkan Bumi.


Haikal dan Bumi pun pergi dari tempat itu setelah mendapatkan telpon dari seseorang. Prita akan mengikutinya namun, ditahan Thomas.


"Kamu bodoh Prita!"


"Lepaskan," bentak Prita berusaha melepaskan diri dari Thomas.


"Aku akan membantu mendapat Bumi! Jika kamu mau!" ucap Thomas tiba-tiba.


"Benarkah!" serunya sumeringah.

__ADS_1


"Yah, tapi, tak gratis."


"Aku harus apa?"


"Ikut aku?"


"Ke mana?"


"Kalau kamu mau aku membantumu, kamu harus ikut denganku."


Prita pun mengangguk.


Keduanya pun masuk mobil milik Thomas. Prita hanya diam saja saat Thomas membawanya ke sebuah rumah kosong. "Kamu mau melakukan apa pun untuk bersama Bumi?"


"Yah."


Thomas pun membawa Prita masuk rumah itu dan mulai masuk kamarnya. Prita melihat sekitar. "Apa yang harus aku lakukan?" tanya Prita.


"Buka seluruh bajumu?"


Plak.


Tampar Prita. "Apa maksudmu?"


Thomas pun mendorong tubuh Prita. Laki-laki itu mulai kehilangan arah, ia tak suka penolakan dari gadis yang ia suka. Dengan kasar beberapa kali, Thomas menampar Prita setelah itu. Ia mulai memperkosa Prita dengan memaksanya sampai seluruh pakaian yang Prita kenakan sobek tak hanya itu, Thomas pun memberikan tanda kepemilikan pada Prita sampai penuh di sekujur tubuhnya.


Beberapa kali Thomas melakukan itu sampai Prita menangis bahkan mengutuk perbuatan Thomas padanya. Setelah puas menodai gadis yang ia cintai. Thomas pun tertidur dengan rasa bangga. Sedangkan Prita menangis sejadi-jadinya.


Prita tak menyangka hal yang paling berharga dalam hidupnya direnggut oleh Thomas. Prita begitu sakit hati atas semua kelakuan bejat Thomas.


Thomas pun membuka matanya setelah mendengar tangisan dari Prita. "Bukanya kamu mau melakukan apa pun untuk bisa bersama Bumi!" seru Thomas.


Prita menghapus air matanya. "Apa maksudmu?"


"Aku sudah merekam kejadian tadi? Aku akan mengubah wajahku menjadi wajah Bumi. Jadi seakan-akan Bumi lah yang memperkosa. Kita buat menjadi viral setelah itu, Mau tak mau Bumi akan bertanggung jawab padamu dan kamu akan memilki Bumi," tutur Thomas menjelaskan.


Prita terdiam rencana Thomas luar biasa. Tak sia-sia harga dirinya diambilnya. Toh pada akhirnya Bumi akan menjadi miliknya. Prita pun beranjak merangkul tubuh Thomas dalam keadaan masih polos.


Bersambung...


Jangan lupa like dan komen yah untuk meninggalkan jejak kalian dan mampir juga ke karya Author yang lain terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2