Love Me Please , Uncle Camat

Love Me Please , Uncle Camat
rencana malam mingguan


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


Sementara aku sedang beradaptasi dengan kondisi dan penampilan baru, beberapa siswi mendekatiku ,mereka berasal dari kelas lain


" oh jadi ini murid baru bernama Salwa ,biasa aja tuh !"ucapnya jumawa, aku menoleh bersama Nur yang sedang asyik memakan makanan ringan di depan kelas.


Bau bau nya hidungku mencium bau miss wanna be disini . Aku kira virus cabe cabean tak masuk sini ,tapi dugaanku salah . Aku malas meladeni siswi siswi seperti ini , masalahku saja sudah cukup pelik. Demi menjaga ketentraman kehidupanku di sekolah ,aku hanya perlu mengalah dan coba meredam egoku .


Tetap menjadi siswi yang tak mencolok dan tak berulah adalah hal yang harus aku lakukan sekarang ,belum lagi aku harus menjaga nama baik Om Za .


" iya aku Salwa salam kenal ! " jawabku tersenyum semanis mungkin biar yang ngeliat kena diabetes,seandainya ada Acha disini sudah dari tadi ku ajak sparring saja gerombolan cabe rawit di depanku ,lihat saja cara berjalan mereka yang angkuh dan tatapan seolah merendahkan orang lain ,apa tadi dia bilang biasa saja ??? situ ok??


" aku kira secantik apa dia sampe bikin heboh satu sekolah pagi pagi !" sinisnya ,mulutnya yang menekuk menyebalkan ingin rasanya kusumpal pake balsem tapi kesabaranku tidak setipis itu.


" maaf ya ! " jawabku tersenyum getir , " Nur,aku haus ke kantin yu !" ajakku pada Nur seraya menarik tangannya , Nur yang mengerti dengan kondisi ini mengiyakan. Secepatnya harus kuselamatkan kesabaran ku.


" permisi !" kataku sebelum pergi


" yeee belagu banget sih ! " pekik mereka ,kakiku berhenti namun Nur memegang tanganku " sabar ya sal ,jangan dilawan " ucap Nur


Aku menghela nafas lelah membuang energi energi negatif yang hanya akan membuat kulitku berkerut di usia muda.


Mata Nur membelalak melihatku yang memesan jus jeruk ,bukan soal apa yang kupesan namun berapa banyak " segitu hausnya kamu sal ? " ,ucap Nur tak percaya sambil terkekeh.


Wajahku memanas mengingat sikap beberapa siswi tadi ,seketika membuat ku menjadi haus ,belum lagi seragam yang kupakai membuatku gerah ,aku mengipasi wajahku yang sedikit berkeringat .


" brakk...!!" aku menaruh gelas kosong dengan deru nafas yang tak beraturan,kesal ?? sudah tentu ,kalau dulu sewaktu di Jakarta sudah kulabrak dan kubalas ,tapi disini ??? arggghh hidup memang tidak adil...ada nama baik yang harus kujaga


" namanya Vita,dia sama kawan kawannya memang merupakan geng gadis gadis populer di sekolah ini " jawab Nur


" mau populer mau engga mereka ga berhak kaya gitu sama siswa lain ! " sarkasku kembali menyeruput jus jeruk gelas keempat .


" nanti kamu kembung loh ,sal.." Nur tertawa kecil.


" bodo..!!" sarkasku.


" mungkin mereka beranggapan kamu mengancam posisi mereka sebagai cewek populer di sekolah ,secara kamu cantik,pindahan dari ibukota lagi." jelas Nur memuji.


" Salwa ya ???" apalagi sekarang kumpulan anggota boyband atau marawis sekolah???


Aku dan Nur mendongak dimana 3 orang siswa mendekat dan mengulurkan tangannya

__ADS_1


" Wisnu ! " katanya sambil tersenyum manis


aku mengangguk tanpa membalas uluran tangannya ,ingat betul aku kata kata Om Za jangan dekat dekat dengan makhluk yang bernama laki laki ,hanya dia,ayah dan abi saja yang boleh dekat denganku.


Ia menyunggingkan senyuman " pindahan ya ?" tanya nya


" iya " jawabku singkat ,tanpa dipersilahkan pemuda ini duduk di depanku


" boleh saya duduk ??"


" udah duduk juga kan" omelku bergumam


" kalo aku bilang ga boleh ,kamu mau pindah?" tanyaku kesal , ternyata sesabar sabarnya aku masih harus banyak belajar lagi. Ia malah tergelak padahal aku sedang tidak melucu,kedua teman lainnya ikut tertawa,dari kejauhan Vita cs sedang menghentakkan kakinya dan terlihat kesal . Semakin besar saja rasa kesalnya padaku ,hanya tinggal menunggu waktu saja untuk meledak.


.


.


.


Sekolah ku mendadak heboh , selain tadi pagi aku yang membuat isi sekolah gempar karena kedatangan siswa pindahan dari ibukota ,kini ada seseorang lagi yang membuat para siswi mendadak berteriak histeris dan salah tingkah .Aku mendengus kesal kenapa sih Om Za harus memasang gaya yang so cool begitu ,bagaimana tidak badan atletisnya yang dibalut baju safari dan memakai kacamata hitam sedang menyender di pintu mobil ,apalagi saat dia menurunkan kacamata nya ,look so handsome...


" sal, keren deh ...pasti yang jadi kekasihnya seneng banget !" Nur menaruh kedua tangan gemasnya di depan dagu .


" dia??!!" tunjukku pada Om Za di kejauhan , Nur mengangguk cepat , " setauku beliau itu camat ,beliau dinobatkan sebagai camat termuda dan tertampan sepanjang sejarah kota Aceh loh,sal..bapak Teuku Zaky ...." puji Nur menggebu gebu ,tak tau saja dia kalau yang sedang ia bicarakan adalah suamiku.


" ganteng kan ??" tanya Nur meminta pendapatku.


ganteng banget ,laki gueee !!!!


" biasa aja " jawabku singkat.


" ayo pulang Om...!!" ajakku tanganku menelusup masuk diantara lengan dan pinggangnya, memeluknya posesif dan Om Za mengangguk ,sontak mata Nur membelalak terbengong.


" Nur,aku duluan !" ucapku sambil tertawa melihat ekspresi wajah Nur, Om Za menganggukkan kepalanya tanda pamit pada Nur.


" awas kepalamu !" ucap Om Za seraya tangannya menghalangi arah kepalaku supaya tak terantuk.


" makasih, baik banget deh Om nya Salwa " ucapku


klik..!!! suara seatbelt


mobil melaju menjauh dari gedung sekolah


" hufffttt " aku meniupkan nafas lelah hingga membuat kerudungku yang menutup keningku bergetar karena angin yang ditiupkan


Ada senyum di wajahnya " cape ?" tanya nya .


" banget..!!" jawabku


" gimana hari pertama di sekolah ??" tanya nya .


" biasa aja ! " jawabku tak ingin membahas " apa sekarang Salwa masih harus laporan kegiatan sama Om?" tanyaku.


Om Za mengangguk ," ceritakan semua kegiatan mu selama abang tidak disamping mu. Karena dengan itu abang bisa mengenalmu ,mendengar keluh kesahmu membuat abang merasa dibutuhkan " jawabnya.


Aku mengangguk mengerti " jadi ? tadi itu siapa ??" tanya nya ,aku mengangkat alisku


" namanya Nur, Om...temen sebangku " jawabku ,aku tak menyebutkan pasal yang lainnya karena menurutku tak terlalu penting .


" Om ko bisa jemput ? bukannya jam kerja Om sampe jam 4 ya ??" tanyaku melirik arloji di pergelangan tangan ku.

__ADS_1


" sedang istirahat makan siang " jawabnya dengan tangan yang lihai mengemudikan setir mobil.


" oh ! terus udah makan siang ?" tanyaku lagi


" belum ,mau bareng kamu ! " jawabnya dengan wajah datarnya,seulas senyum hadir di wajahku es batu udah lumer....namun tak lama.


" Om ..??" ada sesuatu yang masih mengganjal Pikiranku sejak kemarin .


" hemm " seperti biasa jawabannya selalu begitu .


" Om jadi buat blusukan ??" tanyaku.


" jadi " jawabnya menoleh sebentar lalu fokus lagi pada jalanan .


" jadi besok Om pergi?" tanyaku lagi


" hari Sabtu Minggu " jawabnya " tapi sepertinya abang tidak pulang " jawabnya


" hah ??! kenapa?" tanyaku cemberut,padahal ingin sekali aku menghabiskan waktu berdua dengan Om Za


" Desanya sedikit jauh jadi kalau bolak balik akan memakan waktu dan buang tenaga juga " jawab Om Za.


" Om Za, sendiri ?"tanyaku memastikan dengan siapa ia akan pergi.


" dengan Mirza dan ...." aku memotong ucapan Om Za.


" tante Cut??! udah Salwa duga " jawabku kesal seraya mengalihkan pandanganku ke luar kaca mobil,mendengar nama itu sudah seperti spanduk caleg waktu pilkada ,ada dimana mana ,dimanapun Om Za berada selalu saja ditempeli olehnya.


Om Za tertawa kecil sebelah tangannya meraih dan menggenggam tanganku membawanya ke depan bibirnya dan dikecup olehnya ,kumis yang mulai tumbuh karena belum cukuran membuatku kegelian.


" Om geli ih...." gidikku hendak menarik tanganku tapi Om Za tetap menahannya dan mengecup nya berkali kali ,menggigiti jari jemari lentikku ,rasa kesalku luntur ,segampang itu memang hatiku berubah.


" jangan marah ,kamu kan tau kalo abang hanya menyayangi Salwa." ucapnya , bibirku berkedut ingin menampilkan senyum lebar namun kutahan agar tak disangka gadis gampangan.


" iya tau ! " cicitku.


" atau Salwa mau ikut abang untuk blusukan ?" tawarnya.


" emang boleh ?" tanyaku segera melirik


" boleh lah ,tapi desanya sedikit jauh dari kata maju ?" Om Za menyebutkan segala plus minus dari tempat yang akan didatangi,ia tak mau membuatku merasa menyesal bila mengiyakan.


Lalu apa yang loe harapkan Salwa?? hotel bintang lima?? bathtub air hangat atau WiFi sepuasnya?? sudah tau kan seperti apa pekerjaan suami mu ini.Sebagai ibu camat teladan pantang untuk ku menyebut kata tidak ,masalah eksekusi nya seperti apa ,biar masalah nanti.


dengan jumawa aku berkata " boleh deh Om ,sekalian malam mingguan di antah berantah , romantis....!" kekehku .


Om Za menggelengkan kepalanya dengan pemikiran absurd ku yang selalu berkiblat pada drama drama melow ala negri ginseng ,yang menjunjung tinggi keuwuan.


" terus sekarang kita mau makan dimana ??" tanyaku masih dengan senyumku


" kalau abang maunya makan kamu gimana ???" mataku membola dan jantungku berhenti seketika ,tubuhku pun mematung.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2