Love Me Please , Uncle Camat

Love Me Please , Uncle Camat
menanti kedatangan


__ADS_3

bismillah happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


.


Sudah drama air mata buaya yang keberapa kalinya ,intinya aku takut ditinggal hanya berdua dengan bi Inah ,berasa jadi janda mendadak,untuk menyusul Abi dan umi pun sepertinya tidak mungkin karena jarak dari rumah perkebunan ke sekolah lumayan jauh sedangkan aku harus datang pagi pagi sekali ,untuk pemantapan.


" kalo kangen gimana ??" rengekku masih tak mau melepaskan lenganku dari lengan kekar Om Za, nemplok seperti anak koala.


" nanti abang sering sering telfon " jawabnya santai ,apa disini hanya aku saja yang merasakan akan kerinduan ,padahal Om Za belum pergi .


" 3 hari itu waktu yang lama bang , emang abang ga akan kangen apa sama istrinya yang cantik menggemaskan gini ?" tanyaku 3 hari yaitu 72 jam ,selama itu aku tidak akan melihat si muka datar yang tampannya suka lumer kaya lelehan keju mozzarella.


" nanti ga akan ada yang cerewet lagi loh bang ,ga akan ada yang bisa abang peluk lagi waktu tidur !!" masih bersikukuh ingin membuat Om Za berubah pikiran paling tidak ia membawaku .


Aku sedikit berjinjit membenarkan kerah kemeja Om Za ,


" cup !!" mataku membelalak ,saat Om Za mengambil kesempatan dalam kesempitan.


" abang pasti kangen sama Salwa " ucapnya membuatku tersenyum malu " tapi Salwa harus sekolah !!" rautnya kembali datar membuatku ikut merubah air muka ku menjadi kecut bak buah salak yang masih mentah .


" ihh nyebelin ! ya udah pergi sana jangan balik lagi sekalian ...." aku merengut lalu memberikan kopernya membuat Om Za tertawa .


" abang usahakan secepatnya pulang ,abang juga pasti akan rindu Salwa " ia memelukku erat menyesap aroma tubuhku rakus dan lama .


Jika aku seterbuka itu ,lain halnya dengan Om Za caranya merindu tidak sejujur itu ,ia lebih memilih menyimpan harumku dan menyimpannya di indra penciumannya.


" i love you sal..." bisiknya .


Bisa tidak sih kusimpan saja Om Za di dalam kantung seragamku akan kubawa ia ke sekolah bersamaku .


" abang jangan gitu ,nyesek nih ... Salwa jadi makin pengen masuk koper abang nih..." rengekku.


Semakin Om Za sweet semakin aku tidak rela ditinggal ,ingin rasanya kuambil tali dan kuikat Om Za di tiang rumah saja agar tidak pergi kemana mana.


" abang janji nanti kalau Salwa sudah lulus ,kemanapun abang pergi Salwa akan selalu ikut dengan Abang " ucapnya .


" termasuk ke toilet ??" tanyaku ,ia tergelak ,sejak pernyataan cinta Om Za padaku ia lebih banyak tertawa dibandingkan awal pertemuan kami yang didominasi mendung, om Za seperti membawa awan cumulonimbus sendiri di atas kepalanya.


" iya termasuk ke toilet ,abang bakal kangen si kembar montok " ia mengedip genit padaku ,aku tau kemana arah pembicaraan nya.


" dasar pak camat mesum ! genit !" sarkasku sambil menyilangkan kedua tanganku di dada.


" do'akan abang agar selalu dilindungi Allah , dimudahkan dalam segala urusan " pintanya .


" iya bang ,aamiin ..."


.


.


.


.


.


Om Za mengantarkanku ke sekolah


" abang pamit ya , sebelumnya abang mampir dulu ke kecamatan bertemu Mirza dan Cut Fitri ,masih ada urusan pekerjaan " aku mengangguk ,hebatnya lelakiku ini dalam bekerja ,doaku selalu ingin melihatnya sehat walafiat....


" abang hati hati ,cepet pulang ...!!" sarat akan perintah

__ADS_1


" siap bu camat ,oh ya mulai Minggu depan Salwa ikut ibu ibu PKK,darma wanita di kecamatan ya...!!" seru Om Za.


alisku bertautan seperti saling menggandeng what ??!!! darma wanita ?? ibu ibu PKK ??!!!!


" emang harus ya ikutan yang kaya begitu bang ??!" tanyaku keberatan.


" Salwa kan ibu camatnya ,jadi harus kasih contoh yang baik dan ikut terlibat dalam setiap kegiatan ke darma wanitaan kecamatan " ucap Om Za.


Malas seribu malas rasanya , meningan rebahan di rumah nonton drama korea sambil nyemilin kacang,dibanding harus ikut cekikikan ga jelas bareng ibu ibu yang kadang kalo ngomong suka kaya netizen berita gosip artis artis yang cari sensasi ,pernah sekali aku menyimak acara ibu ibu PKK kecamatan niat hati lunch bareng Om Za tapi ternyata Om Za sedang rapat ,dan aku malah terjebak dengan ibu ibu PKK dalam rangka kegiatan yang berkedok mensejahterakan para warga khususnya istri ,padahal isinya adalah pamer perhiasan ,berghibah dan arisan , somebody help me otak bocil ku belum siap untuk menerima pemikiran pemikiran jahiliah macam itu.


" iya bang ,diusahakan ...nanti Salwa ikut kalo sempet !!" jawabku diplomatis.


" kalau gitu abang pergi , Salwa masuk ! nanti tiap pulang sekolah abang sudah suruh Rizky untuk jemput kamu !!"


Sedih melanda ,apa ini artinya aku mencintai Om Om pria matang ini ,dasar be*go masih juga nanya kalau ga cinta ngapain tiap malem rela kuda kudaan sama nih Om Om....rasanya sudah seperti akan ditinggal perang saja..


" peluk dulu dong bang !!" pintaku , om Za melepas seatbelt nya lalu memelukku .


" jangan nakal selama abang ngga ada !" ucapnya aku mengangguk ,ingat saja adegan adegan seperti ini layaknya adegan di film film yang sering sekali tayang di layar televisi.


" assalamualaikum ..."


" wa'alaikumsalam....."


" kabari Salwa kalo udah nyampe !!" pekikku yang diangguki Om Za.


.


.


" sal ..." panggil Nur .


" hemm ??" jawabku .


" kenapa sih ? kamu sakit ? atau lapar ??" tanya nya.


" engga kenapa-napa Nur ..." jawabku memainkan pulpenku.


" iya , Nur... bang Zaky bisnis keluar kota 3 hari ,sepi deh .. belum apa-apa udah kangen !!" rengekku.


Nur malah cekikikan " aku masih belum percaya sal,kalo kamu istri pak Zaky " jawabnya .


" ishhh ," aku mendorong bahunya pelan.


" iya deh...enak ga sih sal ,nikah sama orang yang jauh lebih tua dari kamu ,ditambah tampan pula ??!" ia cekikikan seperti orang kurang waras.


" enak ga enak sih Nur !" jawabku mengingat semua flashback ku dan Om Zaky dan keseluruhannya lebih banyak duka nya ketimbang sukanya ,lebih banyak kesel, takut dan deg degannya dibanding kan senangnya..tapi justru itu yang akan kurindukan .


.


.


Benar kata caca Handika masak masak sendiri cuci baju sendiri , makan makan sendiri tidur pun sendiri . Ga enak ...memang manusia itu diciptakan sebagai makhluk sosial ,tak bisa hidup sendiri.


" katanya kangen ,tapi udah seharian belum telfon !!" aku menghempaskan pan *tat di sofa , beberapa kali kulirik ponselku namun nihil hanya notif grup kelas ku yang berisik tak tau apa yang mereka bahas.


" fix! kalo bang Za udah sampe rumah ,gue bakal kunciin dia dalem lemari terus ku gembok biar ga bisa keluar lagi " gumamku kesal ,sejak kemarin om Za baru sekali menghubungiku itupun saat sampai di tempat tujuan, tak tau apa kalau disini ada perempuan cantik lagi keberatan nanggung rindu yang sudah menggunung.


drrtt...


drrtttt.....


" panjang umur nih Om Om..." gumamku , bunga bunga mendadak bermekaran di hatiku ,mendadak kaya pisang dikarbitin langsung mateng .


" assalamualaikum "


" wa'alaikumsalam ,abang ...tega ihhh seharian baru telfon Salwa ,ga kangen apa ??"


" kangen dong sayang ,maaf abang seharian ini sibuk ,tapi insyaallah besok subuh abang pulang " jawabnya .


seketika ruang tamu sudah seperti di hutan Pinus yang ,melegakkan.


" Alhamdulillah...." cicitku.

__ADS_1


" Salwa sudah makan ??" tanya nya .


" sudah ,abang sendiri ??"


" Alhamdulillah baru saja selesai "


.


.


.


Hari ini Om Za pulang ,menurut artikel yang kubaca sepuluh cara menyenangkan suami adalah dengan tampil paripurna kala ia baru pulang dari pekerjaan nya biar matanya langsung seger lagi, jangan salah bacaanku kini bukan hanya bagaimana rumus phytagoras ataupun berapa lama Neil Armstrong berada di bulan saja melainkan artikel artikel yang menyangkut bagaimana cara nya menjadi istri Sholeha....tadi pagi Om Za bilang ia akan berangkat dari sana setelah subuh otomatis ia akan sampai Aceh setelah dzuhur mataku berbinar , moodku sangat bagus hari ini , bahkan sepulang dari sekolah aku langsung pulang dan tidak ikut serta jalan jalan bersama teman lainnya .


" sal..kamu yakin tidak ikut ke museum tsunami ??" tanya Nur , walaupun aku sangat ingin tapi demi bisa menyambut Om Za aku menolaknya ,kapan kapan juga bisa kesana bareng Om Za.


" ga deh makasih...lagi males " jawabku.


" ya sudah deh !!" jawab mereka.


Bang Rizky menjemputku seperti biasa


" cie... bapak pulang sekarang ya dek ??" goda bang Rizky.


" ko abang tau ??"


" tadi bapak telfon pak Mirza ,katanya hari ini pulang !" jawabnya sumringah.


" ohh ,pantes " jawabku


Sepanjang jalan pikiranku hanya fokus pada kedatangan Om Za nanti ,sampai tak terasa mobil sudah sampai halaman rumah .


" kalo begitu abang langsung saja balik ke kantor ya dek ,salam buat pak Zaky nanti !" ucapnya aku mengangguk


" oke ! makasih ya bang "


Dengan segera aku mandi kusuruh bu Inah menyiapkan makan siang yang spesial


" bu, masak makanan kesukaan abang saja ya bu ! pintaku .


" iya dek Salwa ,apa ada makanan tambahan lain ??" tanya nya


Aku menggeleng " itu aja , Salwa ke atas dulu ya bu ,mau mandi !!" pamitku sumringah ,bu Inah menggelengkan kepalanya sambil tersenyum "anak muda !!"


Sudah pukul 3 sore tapi mobil Om Za tak kunjung datang,aku mulai bete alias kesal menunggu , seharusnya om Za sudah sampai dari dua jam yang lalu.


" ini bang Za bener ga sih pulang hari ini ,jangan jangan PHP lagi !! dumelku. Aku menyambar ponsel dan mencoba menghubungi nya namun ponselnya tak aktif ,


" bang Zaky sudah sampai mana dek ??" tanya bu Inah ,jangankan ibu aku saja tidak tau dimana rimbanya om om kaku ku itu .


si Om Om minta dicium wewe gom*bel kali ya ....Aku menghentak hentakan kaki ,dandanan yang sudah paripurna walaupun hanya ala kadarnya make up remaja berasa sia sia ...


" tok...tok..tok.... "


mataku berbinar dengan secepat kilat aku tak menuju pintu depan untuk membuka pintu namun aku tercekat saat yang datang bukanlah Om Za.


" assalamualaikum, sore sal ... " Om Mirza menatapku khawatir


" ehh Om Mir...ada apa Om ??kalo mau ketemu bang Zaky , bang Zakynya belum pulang ,tau tuh kemana dulu ,awas aja kalo pulang .. Salwa suruh tidur sama kucing !!" gerutuku.


" sal...tabahkan hatimu ya sal, sekarang kamu ikut Om ke RS ..." ucapnya membuatku mengernyit


" ngapain ke RS Om ?? siapa yang sakit ???" tanyaku


" Zaky kecelakaan di jl xxxxxx tadi pukul 12 .30 siang dan sekarang sedang berada di RS xxxxx Banda Aceh..." ucapan Om Mirza bak petir yang langsung menyerang jantung.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2