
bismillah happy reading all π
.
.
.
.
.
.
.
Sudah beberapa hari belakangan ini jatah tidur malamku berkurang drastis alhasil aku selalu menguap di sekolah . Bahkan akhir akhir ini selalu terlambat bangun dan membuatkan sarapan .
" hoammm !!"
gerakan tangan searah jarum jam memutar sendok agar susu tercampur dengan air , begitupun kopi ... walaupun mataku yang masih setengah tersadar ,sudah seperti lampu yang spaneng (temaram)...
" greuuppp..!!" aku tersentak untung saja kopi ini tidak tumpah.
" assalamualaikum ,pagi sayang !!" ia mengecup menjelajahi leherku yang jenjang dengan rambut yang tercepol satu membuatnya leluasa untuk berpetualang.
" ga cukup apa bang yang semalem ,ga liat apa tuh leher Salwa banyak jejak petualang nya ??" tanyaku mendumel.
" engga !!" kekehnya.
Zaky si kaku mendadak jadi Zaky si mesum ....
" mulai nanti jadwal ronda ganti, Salwa ngantuk terus di sekolah bang !!" aku memutar badanku tanpa melepas pelukannya.
" oke nanti kita majukan jadi sesudah isya ..!!" jawabnya tanpa dosa.
Wajah kaku nya jadi tambah menyebalkan saja.
" nanti sore tunggu saja ,abang sedikit terlambat menjemput ,ada rapat dulu !!" ucapnya menyeruput kopi. Aku mengiyakan saja biar cepat.
Ternyata semua tidak sesuai rencana ,guru pembimbing ku sakit ,makanya aku pulang cepat , sebelumnya aku sudah menghubungi Om Za jika aku pulang cepat ,dan yang datang bukanlah camat kece badai itu melainkan bang Rizky ...
" loh Salwa kira ,bang Za yang bakal jemput !!" ucapku .
" tadinya begitu sih dek Salwa..tapi ada sedikit masalah di kantor ....!!" jawab bang Rizky
" oh ya udah, Salwa mau makan siang di kantor abang aja ..bang Rizky anter Salwa kesana aja ...!!" pintaku.
" siap dek ..." ia menghormat bendera padaku.
" oh iya bang dapet salam dari temen temen ceweku tuh...!!" tunjukku pada Nur dan Uni yang sedang menuju ke arahku.
" Salwa ...!!!" pekik mereka menghampiri ,emang dasar cewek normal liat lelaki bening dikit aja udah kaya ikan kekurangan air .
" sal..kenalin dong ..!!" ucap mereka malu malu macan ,malu tapi nerkam. Yang begini nih calon calon korban buaya tampang malaikat,
" boleh ,bang Rizky kenalin ini temen temen Salwa ..." kataku.
" Nur..."
" uni...."
" Rizky..."
" bang Rizky pegawai kecamatan juga kah ??" tanya Uni, wajahnya dibuat semanis mungkin ingin mengalahkan gula aren sepabrik, walaupun ujungnya kelihatan menggelikan ....
" iya " aku mengangkat kedua alisku saat melihat reaksi heboh tertahan kedua temanku ini ,ya Allah tolong musnahkan lah bibit bibit kegenitan dalam diri mereka ,
" ihhh keren deh..boleh dong kalo nanti nganter Salwa ikut nemuin abang ??" tanya Nur , terdengar seperti sebuah gombalan ,wahhh ...minta di ruqyah ini .....
" insyaallah boleh dek...untuk silaturahmi kenapa tidak ??" jawaban bang Rizky menambah poin kekaguman mereka .
" mari dek ...!!" pamitnya .
" Nur,Uni ...aku pamit duluan !!" pamitku.
__ADS_1
.
.
.
" stop..stop..bang ! kita berhenti dulu di minimarket depan , Salwa mau beli cemilan !!" sela ku di tengah tengah perjalanan .
" oke dek...!!" jawabnya .
Aku masuk ke dalam minimarket dan membeli beberapa cemilan dan minuman , tak lama, karena kasihan bila bang Rizky harus menunggu lama.
" udah dek ??"
" udah bang !!" seruku melihat lihat isi dari kantung kresek.
Karena bersemangat bertemu bang Za aku sampai lupa kalau kantong kresek tadi kutinggalkan di jok mobil.
" dek..!!" panggil bang Rizky .
" iya bang ??!" aku menoleh .
" ini ketinggalan ??!" ia mengangkat kantong keresek.
" oh iya ...!! astagfirullah!!" aku menepuk jidatku sendiri dan kembali lalu menyambar kantong kresek berwarnakan putih bercorak biru.
" makasih ya bang.. Salwa lupa !!" aku terkekeh
" sama sama ...semangat banget mau ketemu bapak sampe lupa makanannya !!"
" iya.. padahal biasanya kalo makanan selalu nomer satu loh bang buat Salwa , perut is number wahid !!"
kami berdua tergelak
" ini buat abang , makasih udah mau direpotin jemput Salwa !!" seruku memberikan sebotol minuman kaleng..
" buat abang nih ??" tanya nya .,aku mengangguk.
" wah makasih dek !!" hampir saja tangannya menyentuh kepalaku ,namun ia urungkan .
aku tergelak bersama ,lucu saja ....
" mereka serasi ya bang , !!! Rizky juga keliatan bisa mengimbangi Salwa !!" ocehan perempuan berjilbab itu membuat bang Za mengepalkan tangannya .
" maksud kamu mereka siapa ??" pandangan Om Za kembali pada berkas berkas menggunung di depannya ,membuka nya dengan kasar , perkataan kompor meleduk itu seperti sebuah sentilan untuknya ,namun bang Za kembali mengingat kejadian lalu sampai membuatku menangis dan ingin pulang.
" sebaiknya kamu kembali bekerja ... secepatnya cari pengganti pak Rudi !!" ucap bang Za.
" i..iya bang...!!" Tante Cut yang melihat raut wajah tak bersahabat dari Om Za tersenyum puas namun takut, lalu pergi ke mejanya.
" muka loe ,bro..sangar kaya mau nelen orang !!" canda Om Mirza yang masuk ke ruangan Om Za. Lalu ia melongokkan kepalanya ke arah luar dimana ada aku dan bang Rizky sedang mengobrol sambil masuk.
" saingan ??!!" kikik Om Mirza teman sejati yang malah semakin mengipasi api unggun yang sudah berkobar.
" bapak itu sudah tua ,ga pantes buat cemburu !!" kembali ia terkekeh , pasalnya baru kali ini ia melihat seorang Teuku Zaky cemburu terhadap orang lain perihal pasangan dan itu menggelikan .
" sia*lan loe !!" Om Za melempar pulpen hitam yang langsung ditangkap Om Mirza.
" gue yakin tuh anak ga akan berani nikung bini loe..mana ada yang berani macem macem sama bapak camat kita yang satu ini...!!"
" assalamualaikum abang sayang!!" seruku berlari memeluk bang Za yang tak mendapat respon ,sedangkan ia malah sibuk menatap Rizky dengan tatapan perang.
" wahhh ada yang bakal kena amuk pak camat nih !!" ledek Om Mirza.
" semoga besok besok loe masih bisa ngurusin pengantar surat nikah deh,ky...!!" Om Mirza menepuk pundak bang Rizky sambil berlalu keluar.
gleukk ....bang Rizky menelan salivanya berat.
" maaf pak,ini kunci mobil nya !!" bang Rizky menaruh kunci mobil di atas meja.
" ishhhh ,abang...mukanya ga usah mode perompak gitu...bukannya bilang makasih juga sama bang bro !!" jawabku.
" bang bro??" Om Mirza tergelak sedangkan Om Za menatapku penuh tanya.
" ihhh bales dulu pelukan Salwa !!" aku makin mengeratkan pelukan ku.
__ADS_1
" ekhemm !! ky..kita cabut ini adegan 21 plus..dilarang nyimak !!" Om Mirza menarik bang Rizky dan keluar dari ruangan.
" bisa jelaskan ??!" tanya nya.
" ihhh peluk dulu...ga kangen apa sama istri imut nan kece badainya ??" rengekku,tangannya terulur memelukku.
" Salwa kan ga beda jauh sama bang Rizky umurnya ,dia juga ga sekaku Abang kaya spons cuci piring,kalo ngomong ga seirit abang ,kaya pulsa beda provider..mahal !!" keluhku.
" jadi Salwa panggil bang Rizky bang bro !!" tambahku.
" abang tidak suka Salwa bercanda dan akrab dengan laki laki lain selain abang !" jawabnya mengejutkanku.
" abisnya abang ga asik diajak bercanda !!" jawabku telak.
" Om om ga asik,kaku plus irit ngomong ini suami kamu !!" jawabnya " dan abang harap Salwa bisa menghargai perasaan abang !!" tambahnya langsung duduk di kursi nya.
" jadi abang cemburu nih ??" tanyaku menaik turunkan alisku.
" menurutmu ??" tanya nya sesaat kemudian senyumku lebar.
" utututu... sayangnya Salwa cemburu !!" aku duduk di pangkuan bang Za dan menangkup wajahnya.
" jangan marah gitu,kasian tuh warga , langitnya ikutan mendung gara-gara pak camatnya mendung !!" kelakarku.
" iya deh maaf , Salwa bakal jaga jarak !!" ucapku .
" hemmm " jawabnya sudah tak aneh.
" bang... Salwa laper !!" lirihku .
" abang juga belum makan ...sebentar abang pesankan dulu makanan !!" Om Za keluar ruangan sepertinya akan menyuruh seorang OB untuk membeli makanan.
Karena cuaca panas akhirnya kubuka jilbabku ,sambil makan di sofa yang ada di ruangan Om Za. Om Za yang sudah selesai makan memperhatikan ku makan ,lelaki memang secepat itu jika makan seperti tidak ada lagi hari esok ,atau rasa makanan yang tidak dinikmati... seperti dikejar se*tan...
" rambutmu pada keluar tuh !!" Om Za meraih rambut rambutku yang mencuat keluar dari ikatannya. Ia mengambil inisiatif berdiri di belakang ku dan membetulkan lagi ikatan rambutku.
Jakunnya naik turun mana kala melihat leher jenjangku ,padahal beberapa jejak si om bolang terlihat jelas berjejer...menyesal tiada guna.
" ceklek "
" Za...ini berkas beberapa orang yang bisa jadi rekomendasi buat gantiin pak Rudi !" ucap Om Mirza, ia mengulum bibirnya saat melihatku.
" astaga sal..makanya kalau tidur jangan di hutan Transylvania...kamu tak tau apa disana banyak vampir nya ??!!" goda Om Mirza.
Aku baru ingat bahwa leherku kini terekspos...aku gelagapan mencari penutup untuk leher ,namun nihil kerudungku di sofa sebrangku. beda halnya dengan Om Za yang nampak biasa saja .
" kaya Aisyah ga gitu aja !!" jawab Om Za dengan muka tebalnya ,mengalahkan ketebalan kulit badak...
" hahaha ...gue maen cantik,ga kaya loe yang nafsuan , kasih tanda dimana mana,ga estetik !!" kekeh Om Za duduk di sofa.
Mereka tidak melihat apa ?? jika disini ada gadis dibawah 21 plus, mulut mereka minta dijepret pake karet bekas nasi uduk ...
" bang ..tadi di depan pas mau masuk Salwa liat orang packing barang dia dimutasi ya ??!" tanyaku , Om Za dan Om Mirza saling melirik .
" pak Rudi ??" lirihnya.
" dia abang pecat ,beliau memakai uang bantuan warga untuk kepentingan pribadi" jawab Om Za.
" ohh !!" jawabku mengangguk angguk .
" Za..gimana kalo kita liburan bareng kamis dan Jumat besok kan hari libur biar sekalian weekend ..." usul Om Mirza.
" mauuu !!!!" seruku. " ayo bang kita liburan !!" rengekku.
" boleh ,jika Salwa memang mau ..." jawabnya membuat senyum ku makin melebar cerah secerah sinar mentari pagi ,dan membuat mataku berbinar ,sebening gelas kaca jika baru di cuci...
" makasih abang !!" seruku.
"abang belun selesai bicara , dan Abang tak terima kata makasih ..." jawabnya menyebalkan .
" ya udah ...kalo ga mau , Salwa ga maksa...!!"jawabku tak kalah sinis.
"boleh jika Salwa mau diatas 3 ronde cukup untuk bilang makasih !!"
" uhuukkk ..kam*pret!!" Om Mirza tersedak air minum.
__ADS_1
Mataku juga membola mendengar ucapan no filter itu karena aku tau kemana arah pembicaraan nya , sepertinya benar jika aku harus membeli saringan kawat agar mulut Om Za bisa tersaring sebelum bicara.