Love Me Please , Uncle Camat

Love Me Please , Uncle Camat
area milik Om Za


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


Om Zaky tertawa kecil hingga jakunnya bergetar,melihat ekspresi ku sangat lucu menurutnya.


" Abang cuma becanda,sal .. Abang mau melakukannya saat kamu memang sudah siap ! " jelasnya,tetap saja membicarakan hal setabu ini membuatku malu,aku masih bocah , Om ! tidakkah Om terlihat seperti seorang pedofilia.


Apa artinya Om Za ingin melakukannya dengan gadis kecil seperti ku , seketika aku melirik bentukan badanku lewat kaca spion depan.


" apakah aku masuk kriteria Om Za,atau bentuknya terlalu kecil untuk seorang pria matang ??" aku sontak bergidik mengenyahkan pikiran pikiran kotor,kebanyakan gaul bareng Acha ya begini .


" kamu kenapa ,sal ?" tiba tiba senyumnya menyeringai " pikiran kamu jangan travelling !" ucap Om Za


" engga !! siapa juga yang mikiran begituan , Om Za mungkin dari tadi ngomongnya ngelantur kemana-mana....!" ucapku tak mau kalah , padahal memang benar otakku sudah bukan travelling lagi tapi backpacker...


.


.


.


Segera ,setelah salam pada umi ,aku langsung membuka kerudungku didalam kamar lalu menyalakan AC , seperti kebiasaan ku selama ini yang langsung menjatuhkan badan ke ranjang,


" cepat ganti pakaianmu ,temani abang makan siang !" sejak kapan pria matangku ini menjadi bayi gorrila yang manja ,makan saja minta ditemani ...


Tak lama aku berganti pakaian karena Om Za sudah menungguku di meja makan ,mengambilkan nasi beserta lauknya.


" biasakan tiap hari seperti ini ,abang akan pulang untuk makan siang ! " ucapnya ,aku mengangguk sekali Hitler tetap Hitler...umi yang melihat hanya tersenyum lebar mengakui bahwa putra tunggalnya ini tengah kesemsem daun muda yang sudah dinikahinya ,lucu saja caranya jatuh cinta dan ingin diperhatikan olehku adalah dengan cara memerintahku dengan perintah perintah yang cukup berlebihan. 30 tahun bukan waktu sebentar untuk mengenal karakter dan watak putranya,beliau paham betul Om Za bukanlah laki laki tukang perintah ataupun orang yang selalu bergantung pada orang lain,justru ia adalah laki laki yang terbiasa melakukan semuanya sendiri dan seringkali diandalkan oleh orang lain ,dia bukan tipe pria manja seperti pria yang kini di hadapan umi sekarang, sambil menyuruh nyuruh semaunya padaku dengan dalih kewajiban seorang istri.


" Om pulang jam berapa ?" tanyaku setelah selesai makan dan kini siap mengantar Om Za ke depan pintu .


" jam pulang kantor pukul 4 sore ,sal...! " jawabnya


" oke " seruku " hati hati di jalan !" aku melambaikan tanganku padanya.


.


.


.


.


Ini dia cobaanku selama setahun kedepan ,belum habis kesalku yang ditempeli oleh Wisnu dari pintu gerbang ,di dalam kelas seseorang yang sok kenal sok dekat sudah menyambutku dengan senyuman manis yang tak biasa.

__ADS_1


" selamat pagi Salwa ! " serunya siapa lagi kalau bukan si ketua kelas .


aku menarik senyuman ,tak mau disebut sombong "pagi Adam " jawabku , Nur sepaket dengan kekepoannya sejak kemarin sudah siap mencercaku dengan segudang pertanyaan


" sal ,kenapa kamu tidak bilang kalau kamu mengenal pak Zaky !! " serunya membuat teman sekelas sontak melihatku penasaran.


Aku menaikan alisku sebelah " bukan hanya mengenal tapi aku tidur seranjang dengannya ! " batinku jujur,tapi mulutku bisa apa ??? kalau sampai aku jujur sama saja dengan aku bunuh diri mengantarkan namaku hengkang dari sekolah ini .


" iya ,aku mengenalnya " jawabku mengiyakan


" wahhh !! sal , memangnya beliau siapa kamu ?" tanya seorang lagi yang tiba-tiba mendekat ,duduk di bangku yang sedang kosong depanku


" pasti pamannya ,soalnya kan kemaren kamu manggil Om kan sal ??!" tanya dan sanggah Nur.


Aku tersenyum lebar namun getir " iya " jawabku ,iyakan saja lah biar cepet.


" wah ,sal pak Zaky itu panutanku loh ,aku ngefans berat sama dia ,sudah lulus nanti aku ingin seperti beliau !" ucap jumawa seorang siswa bernama Pian.


" huuuu ,ulangan saja nilaimu merah ,ingin seperti beliau ,mimpi !!!" sarkas yang lain


Rupanya dibandingkan denganku mereka lebih tau dengan sosok bapak camat idola seantero Aceh ini.


" beliau kan pintar kuliahnya saja di Universitas Indonesia ..." jawab seorang siswa yang ikut bergabung.


" belum lagi beliau adalah pebisnis " tambah Pian menambahkan nilai plus seorang Om Za,


Pagi pagi sudah mengghibahi suami sendiri ,hebat kamu sal !!! batinku sendiri memarahiku.


" beliau tuh keren sekali ,kalo aku dikasih jodoh kaya beliau ,uuhhhh ...ga akan nolak !!!" ucap gemas lainnya .


" mimpi saja kamu ! "sarkas Adam " kabar beritanya kan beliau sudah dekat dengan sekertaris nya yang cantik ,malah ada juga yang bilang kalau mereka sudah menikah !" ucapan Adam serasa seperti bom buatku ,berasa dihantam beban puluhan kilo sekaligus.


" kata siapa ??" tanyaku sedikit sinis ,bisa bisanya dia mencocokkan Om Za dengan tante modelan ulet keket lagi baperan begitu .


" belum pasti itu ,dam ....cuma kabar burung !" ucap Nur tak membenarkan .


Rupanya inilah gosip diluaran tentang Om Za,terang saja khalayak ramai menganggap mereka ada hubungan, bagaimana tidak sepanjang waktu Om Za ditempeli terus oleh tante Cut,hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus ,


aku mengerutkan dahi " ko jadi aku ??" tanyaku .


" Salwa cantik !! kamu kan keponakannya " jawab Adam.


" ahh iya ...." aku meringis hampir lupa , langsung saja aku berkata " engga , Om Za ga ada hubungan apa-apa sama sekertaris nya ,emang sekertaris nya aja yang kegatelan !" sekalian saja kutambahkan bumbu bumbu kekesalan disana.


" masa sih ?" tanya mereka ," keliatannya kaya cewek baik baik deh !" ucap Uni.


" baik di luar belum tentu di dalam !" sarkas Nur.


" beuhhh , that's right baby !!" aku menunjuk Nur jumawa .


" wah !! kalau gitu berarti pak camat jomblo dong ! " seru kegirangan Uni .


" asyik !!! sal kalo ada tugas kelompok di rumahmu yuu !!" ajak Nur.


mampossss gue !! kalau sampai mereka tau ,apa yang akan mereka pikirkan tentang ku.


" sekalian kepengen liat bagaimana keseharian pak Zaky " seru mereka yang menjadikan Om Za sebagai obyek kehaluan mereka ,aku bergidik , sebegitu nya Om Za dimata masyarakat Aceh padahal Om Za hanya seorang camat tapi sepertinya pamornya melebihi seorang presiden.


" Om,besok temen temen mau datang ke rumah buat kerja kelompok " ucapku meminta ijin pada Om Za untuk membawa teman temanku ke rumah.


flashback on


" anak anak tugas halaman 25 itu dikerjakan secara berkelompok,dikumpulkan Minggu depan."


" yeee !!!" pekikan kegirangan dari beberapa temanku khususnya teman satu kelompokku ,jika biasanya diberikan tugas mereka akan mengeluh ,namun kali ini mereka malah berteriak kegirangan sampai bu Fatma pun keheranan.

__ADS_1


" tumben kamu, Pian dan Uni biasanya selalu mengeluh setiap ibu memberikan tugas tapi sekarang kelihatannya semangat sekali !" ucap bu Fatma.


" iya dong bu saya sudah berubah bu ,kan sebagai pelajar yang cemerlang memang harus semangat dalam belajar !!" ucapnya jumawa di soraki yang lain.


" huuuu preetttt !!!" ledek Nur.


flashback off


Om Za mengangguk sebagai jawaban " datang saja !" ,seraya tangannya membelokkan arah stir mobil.


.


.


.


.


.


Tak ada obrolan berarti saat ini , Uni dan Nur ikut menumpang masuk dalam mobil pak camat tampan ini sedangkan Pian dan Adam naik motor mereka masing-masing.Terlihat keduanya yang selalu curi curi pandang pada Om Za,inilah Om Za yang selalu bersifat cuek pada orang lain .


Kasian kedua temanku ini sudah mesem mesem sendiri melihat si camat idola namun yang dipandang malah cuek saja seakan tak ada orang lain di belakang nya,bagus juga sih ! ini biar kaum hawa calon bibit pelakor tidak seenak jidat mendekatinya.


Mobil terparkir rapi di halaman ,disusul dua motor temanku .


"assalamualaikum...! "


" wa'alaikumsalam ....!" jawab umi.


"ckckckck ,ga nyangka dari deket lebih ganteng ,wangi pula !! " ucap Uni dikekehi yang lain ,diantara dia dan Nur hanya Uni yang paling gencar menyuarakan pikirannya.


" masuk dulu deh ,aku ganti baju dulu " ajakku


" eh ada temen temennya Salwa ,silahkan masuk !" ajak umi , mereka membungkuk dan mengangguk , walaupun budaya barat sudah menjamur namun untung saja budaya timur anak anak Indonesia masih melekat pada mereka , terutama sopam terhadap orang yang lebih tua.


Mereka berebut masuk ,sementara Om Za sudah masuk duluan dan masuk kamar.Aku menyusul masuk ke kamar ,ternyata lelakiku ini berganti pakaian


" loh ! Om ko ganti pakaian ?" tanyaku ,bukannya ini masih jam istirahat dan belum pulang kantor .


" urusan kantor sudah selesai ,kebetulan tak ada jadwal lagi ,lagipula abang akan mengerjakan sisa pekerjaan di rumah " jawabnya ,aku mengangkat alisku " tumben ! ya udah Om awas , Salwa mau ganti baju !!" usirku padanya.


" ya udah kamu ganti baju saja ,abang masih mau disini !" jawabnya malah duduk di ranjang ,aku mendengus kesal ,bila tak ada yang mengalah maka tak akan selesai dengan cepat ,sedangkan teman teman sudah menunggu di luar ,memang tak akan menang melawan pria satu ini sikap menyebalkannya terkadang membuatku ingin membenturkan kepala ke dinding dan membuatku amnesia sejenak agar aku lupa kalau aku adalah istri kecilnya yang tak bisa melawan setiap perintahnya .


Aku mengambil baju santai di dalam lemari dan membawanya ke toilet ,saat keluar ,alis Om Za menukik tajam melihat penampilan ku dari atas hingga bawah.


" ganti !!" ucapnya ,


" kenapa ??ini masih sopan ko !" jawabku yang memakai dress rumahan selutut dan menggerai rambut ku.


" abang bilang ganti ya ganti ! " jawabnya .


" Om ga usah kambuh deh nyebelinnya !!" tensiku sedikit meninggi , Om Za mendekat jaraknya menipis


" ini yang kamu sebut sopan ??!" tanya Om Za menyibakkan rambut panjangku menampilkan ceruk leher mulusku dan bahuku ,dress bermodelkan off shoulders


" kan ketutup rambut Om...!!" jawabku cemberut ,lagian jika dia berfikir aku adalah istri yang sehari hari nya harus memakai daster rumahan layaknya emak emak , om Za salah besar ....


" lagian kan mereka hanya berempat !" tambahku bibirku mengerucut beberapa centi.


Om Za malah semakin memperpendek jaraknya dan meraih pinggangku membuatku terjengkat namun tak lepas dari pelukannya ,tangannya menarikku agar menempel dengannya .


" cup " otakku langsung blank ,tak hanya sampai disitu bibirnya turun menelusuri leher putihku lalu berhenti disana , dadaku naik turun saat nafasku semakin memburu ,awalnya geli dan sedikit perih , namun sukses membuatku merasakan sensasi yang belum pernah kurasakan sebelumnya .


" kedua temanmu laki laki kan ??dan abang tidak rela kalau area milik abang dilihat orang !" seringainya, lalu ia keluar kamar , aku mencebik dan menyentuh bagian leher yang barusan dikecup Om Za lalu menoleh ke cermin

__ADS_1


" Om Za!!!! "


Alhasil aku harus memilih baju yang menutup bagian leherku ......


__ADS_2