
bismillah happy reading all π
.
.
.
.
.
.
Abi dan umi sudah hampir sebulan disana ,bahkan keduanya lebih memilih menetap disana ,bibirku merengut,jika abi dan umi lebih memilih menetap disana ,itu berarti di sini aku hanya berdua dengan Om Za...makin kesenengan tuh Om Om buat ngejajah ...
" abi sama umi kenapa milih netap disana sih bang, Salwa kan sendirian ,kalo Om sering pergi buat blusukan , Salwa sama siapa ??" tanyaku sebuah penyampaian isi hati yang kutambahi dengan bumbu bumbu rengekan dan kealay an.
" terus kenapa?? memangnya Salwa ga mau kalo cuman hidup berdua bareng abang ??" tanya nya menggosok rambutnya dengan handuk kecil.
" bukan gitu bang , Salwa ngerasa kesepian aja kalo cuma ditemenin bu Inah ..kalo abang sampe malem atau kaya waktu itu sampe nginep ??" aku bergidik membayangkan jika di rumah sendirian,terbersit tiba tiba di otakku film film yang berbau horor.
" jadi maunya gimana ?? nyusul umi sama abi ?? ikut tinggal disana ??" tanya Om Za.
" pengennya sih !!" jawabku memainkan jariku.
" sal...kamu sama abang ini sudah berumah tangga ,ada baiknya mulai hidup mandiri ,biar kita sama sama belajar " ucapnya berlutut di depanku
" Salwa takut kali berdua sama abang !!" ucapku.
" takut apa??"
" takut dijual !!!" jawabku ngasal.
" engga sih bang , Salwa takut aja kalo sendirian di rumah !! kalo ada hantu gimana ??" tanyaku.
" makanya kalo sholat itu yang khusyuk ,jin dan kamu lebih sempurna kamu !!" ia menjitak keningku
" awww ....sakit be*go !!" kata kata primitif yang sudah lama hilang tiba tiba muncul pada saat yang tak tepat.Ia melotot " coba kamus primitif mu dihilangkan " jawabnya .
" iya maaf , keceplosan abisnya abang nih...sakit tau !!" aku mengusap-usap jidatku.
" rumah di Medan apa kabar bang ?? " tanyaku .
" baik ,disana kan ada orang yang nunggu juga , rumah yang di Medan khusus kalau kita sedang berlibur di Medan." jawabnya lagi , Om Za duduk di sampingku tangannya terulur merapikan rambutku.
" bang ,"
" hemm "
" Salwa rindu bunda sama ayah ...." cicitku karena hatiku tiba tiba menjadi melow jika menyangkut petuah macam ini ,aku teringat dengan semua nasihat dan wejangan ayah dan bunda ,menyesal dulu waktu mereka memberikan kata kata nasihatnya aku malah seakan acuh...dan asyik dengan duniaku sendiri, berasa jadi anak durhaka untung saja tidak dikutuk jadi batu kaya Malin Kundang.
Aku mendaratkan kepalaku di dadanya , Om Za pun menyambutnya dan mengusap kepalaku lembut seperti ayah ....
" nanti jika ada waktu kita ke Jakarta " jawabnya.
.
.
.
__ADS_1
Teman teman sekolah bercerita penuh semangat kemana akan pergi berlibur untuk mengisi ujung pekan besok
" ayo sal..ikut yuu ...!!" rengek uni .
" aduhh sorry aku ga bisa ..,soalnya mau ikut liburan juga " jawabku meringis
nampak wajah kecewa dari semuanya
" padahal kayanya seru kalo ada kamu sal..mood booster ku!!" seru Adam,membuat semuanya jadi terdiam ,
" sal..." Adam berbalik ke depanku ,aku masih melongo seperti kambing ompong...
" aku suka sama kamu ". kepalang tanggung sudah ketauan semuanya, sekalian saja pikirnya.
" ekhhem..ekhhemm....!!" deheman Pian,membuat wajahku menjadi merah karena malu ,tak ada merona di pipiku karena memang di hatiku tidak ada ruang untuk laki laki lain selain om om si pria kaku dan galak itu .
" sorry,dam...kayanya lebih baik menjadi teman saja ,lebih nyaman !!" jawabku ,sebuah alasan yang menurut orang alasan paling klasik dan alasan paling munafik di muka bumi dan seplanet mars ,terlihat gurat kekecewaan darinya ,lebih baik begini daripada nanti aku memberikan harapan palsu .
Semuanya menjadi canggung, " oke .sal..ga apa-apa tapi aku bakal selalu mengagumimu ," jawabnya miris ,aku jadi merasa orang yang paling jahat sedunia , cocoknya mungkin aku bergabung dengan si Joker musuhnya Batman, hanya saja keahlian ku adalah membuat anak orang patah hati.
Aku tersenyum tak mengiyakan juga
" hoffftt korban gue nambah lagi !!" batinku,abisnya gimana dong ,cuma Om Za lelaki gentle yang berani bukti tanpa mengumbar janji dan ucapan manis ,memintaku langsung pada orangtuaku, mengikatku dengan sebuah ikatan pernikahan.
Laki laki itu sudah menunggu di depan parkiran ,senyumku melebar
" sal...bisa kita bicara sebentar " panggil Nur.
" kenapa ??" tanyaku yang kembali berbalik ke kelas ,saat semua sudah pulang.
" sal ,maaf mungkin ini privasi tapi hal ini mengganggu ku belakangan ini " jawab Nur sungkan.
aku lantas duduk kembali " sini duduk ! mau nanya apa ??" mumpung mood ku sedang baik karena tiket liburan sudah di depan mata walaupun senyumku kembali mengecut karena ingat kalau liburan ini hanya trik saja buat bapak camat satu itu.
" anu apa Nur ??" wajahku mulai meradang karena kesal,aku paling benci dengan orang yang bertele tele ,bukan gaya ku..anu adalah sebuah kata ambigu yang menjurus pada kalimat tabu , entah jurusan Jakarta ataupun Bandung.
" aku mau tanya apa benar kalau pak Zaky adalah paman mu ??atau...." ucapannya terjeda.
Aku menghela nafas " apa yang kamu tau ??" tanyaku , sepertinya hubunganku dan Om Za tak akan bisa terus disembunyikan dari semua orang ,bukankah seapik apiknya menyimpan sebuah bangkai pasti baunya akan tercium juga ... begitupun hubunganku.
" aku pernah melihat kamu di kecamatan dan dipanggil bu camat ,sal ...yang kudengar juga memang ibu camat masih lah sangat muda ,apa itu kamu sal.... kulihat interaksi antara kamu dan pak Zaky juga bukan seperti paman dan keponakan pada umumnya ,maaf sal..kalau aku lancang !!" Nur menunduk.
Aku tersenyum manis " apa kamu bisa menyimpan sebuah rahasia , Nur ?? minimal sampai kelulusan nanti ??" tanyaku.
ia mengangguk mantap .
" iya...pak Zaky suamiku Nur...aku dijodohkan dengannya oleh orangtuaku..." jawabku membuat Nur tercengang.
" astagfirullah ,jadi sal....??!" ia menutup mulutnya.
" iya Nur,aku sudah menikah ...itu makanya kenapa aku menolak Adam maupun Wisnu ataupun siapapun..." jawabku mantap
" oke sal..aku mengerti sekarang,lain kali kamu harus bercerita semuanya,ya...kalo sekarang kayanya bapak camat ganteng sudah menuju kemari !!" ia melongokan kepalanya melihat Om Za yang datang menghampiri.
" assalamualaikum bang ..." aku merangkul lengannya
" wa'alaikumsalam..." Om Za pun tersenyum pada Nur.
" Nur ,aku duluan !!" seruku sambil masuk ke dalam mobil.
.
__ADS_1
.
.
" Salwa harus bawa sunblock bang...kalo mantai panas !!" seruku semangat memasuk masukkan barang barang yang akan dibawa sambil melihat lagi apa ada yang kurang ,jangan sampai nanti ditengah tengah keasyikan ku berlibur ada yang tertinggal.
" Salwa juga bawa kamera buat foto foto !!" sibukku . Hampir dua koper kubawa dengan isi barang-barang yang menurut Om Za tak penting. Om Za mengeluarkan kembali barang barang yang sudah kumasukkan.
" loh ...loh...ko dikeluarin lagi !!!" tunjukku tak terima.
" kita hanya akan berlibur akhir pekan ,bukan mau pindahan !" jawabnya membuatku bersidekap dan memajukan bibirku.
" tapi itu semua bakalan Salwa butuhin ...!!" seruku, seperti biasa inilah perdebatan yang selalu terjadi
" ini akan kamu butuhkan ??" tanya nya mengangkat baju layaknya gaun .
" ya kali aja kan kita mau candle light dinner..." kilahku memusatkan bola mataku ke atas. Om Za menggelengkan kepalanya
" ini ??" tanya nya menunjukkan wedges,lalu hairdryer beberapa kamera digital dan cemilan.
"ga sekalian kamu bawa semua isi kamar dalem koper ??" ledeknya.
" namanya juga persiapan bang sedia payung sebelum hujan..." jawabku membuat Om Za tak habis pikir dengan otak magic ku ada saja jawabanku , Om Za memangkas satu koper lainnya jadi hanya satu koper untuk berdua .
" kalo nanti Salwa kedinginan butuh piyama panjang dan jaket ,gimana ??"
" kamu tidak butuh pakaian untuk tidur !!" jawabnya datar memasukkan kembali barang yang akan dibawa.
" ihhh otaknya cuci pak...niatnya dibersiin dulu !! ingat ya pak kita niat liburan ...bukan niat bikin video syurrr yang mau bikin heboh dunia sosmed." sarkasku.
" ide bagus !!" lirihnya.
" idih..idih..." decihku.
" bang ,kayanya abang mesti di ruqyah deh sama pak ustadz !!" lirihku . Tangannya terhenti lalu menatapku penuh curiga dengan sebelah alis yang terangkat.
" iya soalnya otak abang terkontaminasi jin mesum !!"
" daripada abang mesum sama wanita lain ??" jawabnya.
" ihhh...abang mau mesum sama siapa ???" seruku kesal
" sama Salwa Zahratunissa..." jawabnya berhasil membuatku mengulum bibirku.
" bohong !!" sarkasku .
" kalo gitu abang harus buktikan !!" jawabku .
" apa dengan memintamu itu masih kurang bukti ??" ia berbalik ,aku mendekat manja dan memeluk pinggang dengan otot otot sixpack
" coba bilang aku cinta kamu !!" kataku.
Om Za menghela nafas lelah , kesabarannya harus semakin di pupuk lagi menghadapi istri sholeha yang magic seperti ku , bagaikan terkena durian runtuh pas di jempol kakinya, anugrah sekaligus ujian.
" saya juga cinta kamu !!" jawabnya.
" issshhhh ga gitu !!!" kesalku menggembungkan pipiku,ia tertawa melihatku bak nyonya puff yang sedang kesal pada si kotak kuning.
" abang yang bilang, kalo abang cinta Salwa...!!"
" abang bilang cinta Salwa !!" katanya lagi semakin membuatku kesal.
__ADS_1
" udah lah !!" aku melepaskan pelukanku kesal dan berbalik , namun sepasang tangan kokoh melingkar di perut ku
" abang cinta Salwa !!" bisiknya parau sen*sual di telingaku menggoda.