Love Me Please , Uncle Camat

Love Me Please , Uncle Camat
ada yang patah tapi bukan ranting


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


.


Om Za menghela nafasnya lelah sambil memejamkan matanya.


BERLEBIHAN satu kata untuknya darinya sendiri ,ia mendengar suara bel rumah berbunyi ,ia tau kalau aku tak mungkin turun ke bawah , Om Za beranjak menuju ke lantai bawah


" assalamualaikum !" ternyata Nur bersama Adam menyusul ke rumahku memberikan kostum yang harus kucoba pas atau tidaknya .


" wa'alaikumsalam"


" maaf pak Zaky ,apa Salwa ada ??" tanya Nur.


" oh Nur,ada tapi sepertinya Salwa tidur ada apa ??" tanya Om Za


" saya hanya disuruh bu Fatima untuk memberikan kostum untuk lusa "jawab Nur bersama Adam.


" oh ya nanti saya sampaikan ,"Om Za menyuruh keduanya masuk dahulu .


" bu Inah !! tolong buatkan minum untuk kedua teman Salwa !" pintanya ,sejak umi dan Abi tak ada di rumah , Om Za meminta tetangga sebelah untuk membantuku di rumah layaknya asisten rumah tangga infal ,namun bu Inah hanya ada dari pagi sampai pukul 3 sore saja .


" terimakasih pak tidak usah repot " ucap keduanya.


" maaf pak apa Salwa baik baik saja ??" tanya Adam,tatapan Om Za dingin menusuk karena memang seperti itulah laki laki ini maka siapa saja yang menjadi lawan bicaranya merasa ciut sebelum menjawab,memang ketegasannya selalu sampai pada siapa saja yang memandangnya.


" Alhamdulillah, Salwa baik...." jawabnya


" saya ingin bertanya ,apa benar yang di sebutkan kalau Salwa dan Vita bertengkar karena siswa yang bernama Wisnu ?" tanya Om Za.


" saya memang ada disitu pak ,maaf memang benar tapi kejadiannya bukan seperti yang dikatakan Vita , justru beberapa hari ini Wisnu ini sering mengganggu Salwa karena dia menyukai Salwa pak , Vita tidak terima karena menyukai Wisnu jadinya Salwa yang malah di bully Vita " jawab Nur.


"jadi bener kata anak anak yang lain kalo Wisnu nembak Salwa, Nur??" tanya Adam yang belum tau kebenarannya,hanya memang gosip berhembus kencang di sekolah sekencang angin topan ,membuat telinganya panas ,jauh di hatinya Adam pun menyukaiku.


Nur mengangguk .


.


.


Aku mengerjapkan mata..... ,aku menangis sampai tertidur ,mataku sedikit sembab, tertidur sampai jam setengah 4 sore.


" laper gue !! baru inget kalo barusan nangis perut gue belum dikasih amunisi dulu !!" gumamku turun menuju lantai bawah sambil mengikat rambut ,pakaian seragam belum kuganti namun roknya sudah kutanggalkan seperti kebiasaan ku saat masih di Jakarta.


Tanganku memgambil gelas dan menuangkan air


glukk


glukkk


deg ....


aku hampir saja tersedak saat minum mendapati sepasang tangan kekar sedang memelukku dari belakang,ia menciumi pucuk kepalaku.


" maafkan abang ,selalu menyimpulkan sebelum mencari faktanya , seharusnya abang bisa bijak dan mengayomi Salwa ,bukannya abang yang seperti anak kecil " salahnya yang lebih mendengarkan egonya semata karena rasa cemburu buta , Om Za memang hampir sempurna namun ia juga manusia yang masih saja merasa tidak percaya diri ,ia hanya takut kalau aku memang benar seperti apa yang dikatakan oleh Tante Cut ,usia muda yang seharusnya masih bermain main dan bergonta-ganti pasangan bukan terjebak dalam sebuah ikatan pernikahan dengannya seorang pria berumur ,belum lagi masalah yang sedang ia hadapi menambah kekesalan hatinya.


Entahlah aku hanya sedikit lelah dengan semua ketakutan dan keposesifan Om Za padaku.


Aku berbalik memandang Om Za ,tatapan yang melunak terkesan sendu.


" Salwa ingin pulang !" jawabku .

__ADS_1


" Salwa rindu bunda ,abang ga pernah percaya Salwa " aku menyampaikan uneg-uneg yang menggantung di hati , yang dari tadi membuat dadaku berlubang .


" bukan cuma hari ini abang begini , Salwa mengerti sebuah komitmen bang !!!" pekikku sambil terisak.


Om Za menarikku ke dalam pelukannya,namun aku menolak " kenapa abang nikahi Salwa kalo abang tidak bisa percaya Salwa !!" tangisku dalam dekapannya, sudah seperti istri yang terdzolimi kalau begini , sedangkan tanganku sudah memukul mukul punggung Om Za ,dan semakin terisak .


" pukul abang sampai Salwa puas ,tapi abang mohon maafkan abang " jawabnya.


Dirasa sudah cukup puas ,dan beban hatiku berkurang aku menghentikan pukulanku , Om Za menjauhkan wajahku lalu menghapus air mata di pipiku,kaus Om Za pun basah oleh air mataku.


" apa sudah cukup puas ?" tanya nya ,aku mengangguk " Salwa cape , Salwa laper !!"


" shalat dulu baru makan " ucapnya merapikan rambutku.


" abang baru pertama kali menjalani suatu hubungan ,kita sama sama belajar ...ingatkan abang bila abang memang salah " lirihnya.


" ya udah kali ini Salwa maafin ,tapi kalo sampe abang kaya gini lagi pulangkan saja Salwa pada ayah dan bunda !!" jawabku bersidekap ,ia tersenyum mengecup keningku.


" awas !! Salwa mau sholat dulu !!" aku mendorong badan tegap itu dengan susah payah.


.


.


.


" Salwa sekolah dulu !" ijinku meraih punggung tangan Om Za dan menciumnya. Sebelum benar benar melepaskan tanganku Om Za menarik kepalaku dan mengecup keningku lama.


" belajar betul betul ,sebentar lagi kamu ujian !" jawabnya.


Benar juga tak terasa sudah akan ujian Nasional dan sebentar lagi aku akan pensiun dari seragam putih abu .


" iya ya bentar lagi Salwa lulus ! kalo Salwa lulus Salwa mau minta hadiah dari abang !!" pintaku.


" hemm boleh ,tapi abang pun mau minta bayarannya !!" jawabnya .


" dihh itungan ! bukan hadiah kalo minta dibayar !!" sarkasku ia terkekeh.


" barter ??!" tanya nya.


" kalau barter ngapain sampe nunggu lulus kalo gitu ,udah ahhh..! nanti Salwa telat emang abang saja yang pelit !!" lirihku


" ya sudah nanti kamu mau apa abang berikan asal jangan minta tiket nonton para gerombolan lelaki yang nyanyi sambil joget joget ga jelas itu aja !!" jawabnya ,maksudnya boyband ...bibirku langsung merengut ternyata Om Za dapat membaca pikiranku.


" assalamualaikum"


" wa'alaikumsalam "


Mobil Om Za semakin menjauh ,baru juga akan masuk ke kelas , seseorang memanggilku.


" sal...maafkan aku ! "


" gara gara Vita kamu jadi kena hukuman dan dimarahi Om mu !!" ia mendekat


" tapi aku sudah melarang dan memarahi Vita untuk tidak mengganggumu lagi !" tambahnya .


Aku merotasikan bola mata " please jauhi gue Wisnu ,,!! jangan deketin gue lagi !" pintaku dengan sangat. Keberadaannya hanya akan membuat hubunganku dengan Om Za.


" tapi gue suka sama loe sal !" kekehnya.


" tapi gue engga ! gue juga udah punya seseorang!" pekikku ,menghentakkan kakiku kesal dan masuk ke kelas meninggalkan Wisnu di depan kelas.


" kenapa sal ? masih pagi muka sudah basi ??!" tanya Nur.


" tuh cowok orang , ngikutin mulu udah tau gegara dia aku jadi kena hukuman !! mana Om Za jadi marah lagi ,dikiranya aku rebutan cowok ,ga level !!' decihku.


" astaga ,masih aja ngejar ??!" ucap Nur tak percaya aku mengangguk.


" eh.. sekarang gladi resik kan ??" tanyaku ,dan Nur mengiyakan .


" iya ,anggap saja ini keseruan kita yang terakhir sebelum kita ujian nanti !" seru Nur.


Terbersit di pikiranku rasa rindu pada Acha, seharusnya aku seru seruan bersamanya .


" kenapa sal ??" tanya nya ,aku menggeleng .


.


.

__ADS_1


Aku celingukan , Om Za belum datang menjemputku ,apa harus ada drama menunggu lagi ?? jangan lupakan kalau hari sudah sore. Namun dari parkiran terlihat bang Rizky memakai mobil Om Za.


" bu Salwa !!" pekiknya ,membuatku malu karena hampir semua mendengarnya.


" aduhhh bang ,jangan panggil ibu kalo di luar gini.. Salwa jadi malu !!" keluhku ,ia nyengir bak kuda yang sedang kurang waras.


" ehh iya maaf dek Salwa ! bapak tidak bisa menjemput makanya menyuruh saya menjemput dek Salwa .." jawab bang Rizky.


" loh emang bang Za kemana ??" tanyaku yang langsung masuk saat bang Rizky mempersilahkanku masuk.


" pak Zaky sedang sibuk rapat ,dek katanya sangat penting.."


" rapat ?? ini kan sudah sore bang ,masa masih kerja !" memang sudah lewat waktu kerja untuk pegawai.


" iya darurat dek !!" jawab bang Rizky .


" pesan bapak ,saya harus mengantar adek Salwa pulang ...!" ucap bang Rizky,


" tapi Salwa ingin ke kantor bang Za,bang !!" rengekku .


" tapi saya tidak berani membantah dek !" jawab bang Rizky.


" biar Salwa yang tanggung jawab ,bang !!" jawabku,bang Rizky akhirnya mengalah.


Mobil sampai di parkiran kantor kecamatan yang teduh oleh pohon Cempaka sama seperti di rumah ,memang terlihat sepi karena sebagian besar para karyawan sudah pulang ,langkah kakiku membawaku sampai ke ruangan Om Za .


Aku menatapnya dari kejauhan , mencoba menghargai rapat mereka ,hanya ada beberapa karyawan disana ,sifat tegas ,lugas dan wibawanya memang tak diragukan lagi dari bapak suamiku ini ,patutlah ia dipilih untuk memimpin sebuah kecamatan hanya saja bila sudah menyangkut sifat cemburu ,bagaikan dua sosok yang berbeda seketika orang bijak jadi egois.


boleh gue foto ga sih terus upload di sosmed dengan hashtag ,kalo bapak camatnya begini ,mau dong jadi vas bunganya ...


Aku cekikikan sendiri membuat yang ada di dalam menengok ke arahku , seketika kututup mulutku .


" oke rapat darurat saya tutup ,setelah acara besok kita sidak ! terimakasih untuk waktunya, assalamualaikum " tutup Om Za.


" Salwa ..kenapa Salwa disini abang sudah menyuruh Rizky mengantar Salwa pulang !" lirihnya menghampiriku dan mengajakku masuk ke dalam ruangannya sementara yang lain keluar seraya memberi salam senyuman padaku, terkecuali makhluk berkerudung yang satu itu si sekertaris gatel...ingin rasanya ku kasih salep biar ga kegatelan lagi.


Aku mengalungkan tanganku di leher Om Za " Salwa kepingin bareng abang ,jangan marahin bang Rizky ya bang ,kasian dia ga salah,kalo langsung pulang Salwa sendirian di rumah !!" keluhku.


" jangan memikirkan laki laki lain , cukup abanh saja yang Salwa pikirkan !" ucapnya ,sekali posesif ya hidup posesif !!!!


" Abang ko masih kerja aja ,kan sudah habis waktu kerjanya " Om Za memeluk pinggang ku , untung saja pintu nya tertutup.


" iya ada hal yang harus dibicarakan mendadak dan penting, itupun dengan beberapa bagian saja !" jawabnya .


" ihh abang menyalahi aturan dong ,kasian mereka ga dikasih uang lembur!!" ketusku ,sebagai ibu camat yang amat penyayang ,aku menentang keputusan bapak camat alias suamiku sendiri ,yang memberlakukan prinsip kerja rodi.


" nanti ada uang lembur untuk mereka ,sal !" jawab Om Za.


" dari kantong pribadi ??" tanyaku pasalnya aku belum pernah mendengar ada bonus uang lembur untuk seorang PNS entah akunya saja yang tidak update.


" sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya,dari uang kas kecamatan! "jawab Om Za


" Salwa sudah makan ??" tanya Om Za.


" udah tadi di sekolah kebetulan bu Fatima masak makanan buat siswa yang latihan ! jawabku , Om Za tak pernah mengijinkan jika aku jajan sembarangan , sudah dipastikan aku kena omelan yang durasinya sudah seperti film box office beserta iklannya , dan ujungnya uang jajanku kena go*rok.


" abang sendiri ??" tanyaku ,ia mengangguk " sudah,tapi abang masih lapar !" ia menyatukan keningnya dengan keningku.


" kalo gitu mau cari makan dulu ??" tanyaku ia menggeleng.


" abang maunya makan kamu !!" kekehnya ,membuatku ikut tergelak


tanpa sengaja bersamaan dengan itu pintu terbuka dan Tante Cut bersama Om Mirza masuk .


kretekkkk...


ada yang patah tapi bukan ranting ,Aku merasa malu dan kikuk tanganku kulepas dari leher Om Za sedangkan Om Za yang sudah terlahir dengan muka temboknya terlihat santai saja ,dan cuek di depan keduanya bahkan tangannya masih melingkar di pinggangku.


" sorry..sorry...gue sama Cut salah waktu ya !!"kikiknya.


" maaf ,!" ucapnya menunduk bukan malu tapi terkejut dan kesal.


" makanya kalo masuk ketuk dulu , sudah tau pak camatnya ini sudah punya istri ! ada apa ?" tanya Om Za.


Om Mirza masih tersenyum mengingat ucapan Om Za yang tak sengaja terdengar " kalau mau makan memakan jangan disini dong pak ! ingat masih ada jomblo nih !" kekeh Om Mirza.


" nih ,gue cuma mau kasih undangan !" Om Mirza memberikan sepucuk undangan pernikahannya.


" wahhh Om Mir,mau nikah nih !!" seruku .

__ADS_1


" iya sal..dateng ya ! jangan sampai ga datang !! " ucapnya


" pasti Om! iya kan abang sayang ??! " kikikku merangkul lengan Om Za di depan wajah merah Tante Cut yang diam tanpa kata,niat hati mengajak pulang bersama malah begini akhirnya.


__ADS_2