MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Bab 99


__ADS_3

🌛🌛🌛


Masih flasback


Seminggu Mawar masih mengawasi anak-anaknya dan benar saja kalau mertuanya merawat anaknya dengan baik. dari sana mawar memutuskan untuk tidak mengawasi anak-anaknya lagi.


"Mama yakin suatu saat kalian pasti mengetahui semua masalah ini sayang dan mau memaafkan mama karena tidak ada disamping kalian disaat papa kalian juga tidak ada disisi kalian, kalian jaga diri baik-baik ya" batin Mawar lalu berjalan pergi meninggalkan perkarangan rumah yang dulu ia tempati bersama Nandes dengan meng-lap air matanya yang tidak bisa ia tahan.


Setahun sudah berlalu Mawar sangat rindu anaknya dan ingin mengunjunginya ternyata rumah yang dulu ia tenpati sudah kosong tidak ada penghuni, ia mencoba mencari rumah mertuanya dan mereka juga tidak ada disana, mawar kehilangan jejak anak-anaknya.


"Sayang kalian dimana? mama ingin menjenguk kalian, mama rindu" lirih Mawar.


Setiap hari Mawar datang kerumah kosong itu dan ingin memastikan kalau anaknya pasti akan pulang, tapi yang diharapkan sangat jauh dari kenyaan rumah yang dulu ia punya bersama Nandes sudah dijual mama mertunya.


"Permisi mbak orang yang ada dirumah ini kemana semua ya" tanya Mawar.


"Maaf mbak disini cuman ada saya dan suami saya, kebetulan rumah ini sudah kami beli sebulan yang lalu".


"Apa mbak tau kemana orang yang punya rumah ini pergi?".


"Pulang kekampung halamannya, tapi kedua anak remaja dan anak kecil itu nggak tau kemana soalnya mereka masih tinggal dikota ini".


Deg.....


Jantung Mawar perpacu dengan kencang, ia menduga kalau anaknya sekarang pasti terlantar.


"Makasih ya mbak informasinya" Mawar langsung buru-buru menelfon nomor Alfi yang sudah sah menjadi suaminya walau ia belum bisa melupakan Nandes.


Ia sengaja menikah karena ia kasihan saat Alfi mengatakan ia butuh seorang ibu untuk anaknya, Jhosua yang saat itu masih berumur 7 tahunan.


Dengan sabar Alfi membantu mawar mencari anak-anak mawar di seluruh kota sampai kepelosok kota tapi tidak ada hasilnya. hingga akhirnya mawar pasrah kepada yang kuasa.


"Maafkan mama tidak mencari kalian lagi, mama sudah berusaha mencari kalian tapi mama gagal lagi, gagal menjadi ibu yang baik untuk kalian" batin Mawar sambil mengikuti langlah Alfi kedalam mobil.

__ADS_1


"Mah sabar ya, suatu saat kita pasti menemukan mereka" ucap Alfi sambil menguatkan mawar yang selalu murung dan sedih.


Hingga beberapa tahun kemudian Mawar melihat Derson dengan wajah tampan dan berkarisma sedang memasuki mobil yang sangat mahal, dan berpakaian yang bagus dan merk dan dari sana Mawar selalu menjumpai Derson tapi Derson sudah menutup hati kepadanya.


Mawar juga sering mendengar berita nama Aderson tapi Mawar tidak pernahelihat wajah Aderson yang ada di TV Ia takut kecewa karena nama Aderson yang kaya raya itu pasti bukan Aderson anaknya.


flasback off.


Mawar menghapus air matanya setelah selesai bercerita, ia sangat sedih memgingat perjuangannya untuk menemui anaknya.


"Mahhh..... maafin Derson selama ini telah salah paham sama mama" saat ini Derson bersimpuh dikaki mawar, sejak tadi ia mendengar cerita mawar dari balik pintu, entah mengapa ia sangat ingin mendengar cerita Mawar dengan cara menguping.


"Derson tau mama pasti nggak mau maafin derson kan? Derson memang salah dan egois membiarkan mama selalu sedih selama bertahun-tahun, Derson menutup hati dan telinga saat mama memghampiri Derson" ucap Derson lagi.


"Hiks....hiks.... mama....." ternyata Lily juga mendengar ucapan Mawar walau tidak semuanya karena ia baru bangun, ia memeluk mamanya dengan erat sedangkan derson masih setia bersimpuh dikaki Mawar.


Mawar memeluk Lily dengan satu tangannya dan satu lagi menarik Derson supaya berdiri dari kakinya.


Derson berdiri dan memeluk Mawar dengan erat, Mawar tidak mampu berkata-kata ia hanya bisa menangis, menangis dalam hati yang sedang bahagia.


"Jangan nangis sayang, mama minta maaf ya sudah salah sama kalian" ucap Mawar lagi.


"Mama nggk boleh minta maaf, seharusnya aku yang minta maaf karena membuat mama tersiksa selama ini" jawab Derson yang kini duduk dibelah Mawar.


"Mama tidak pernah marah kepada mu sayang jadi kamu tidak perlu minta maaf, dan ini hanya kesalahpahaman".


"Jangan cengeng lihat istrimu itu, nggak malu ya?" ucap Mawar kepada dmDerson yang masih setia memeluk Mawar dengan satu tangannya.


"Lily juga nggak malu ada suami mu, masak nagis terus" ucap Mawar kepada putrinya.


"Mama juga nangis padahal suami mama ada disini" goda Lily sambil menglap air matanya.


"Om senang kalian bisa akur kembali, sudah dari dulu om ingin mrlihat adegan ini tapi baru hari ini baru terkabul, mulai hari ini anggaplah om ini papa kalian, kalau kalian mau om juga tidak mau memaksa" ucap Alfi bijaksana.

__ADS_1


"Derson juga minta maaf ya om, sudah membeci om selama ini" ucap Derson.


"Om mengerti posisi kamu, om mengerti hati kamu, hati siapa yang tidak sakit kalau mengetahui mamanya pergi dengan laki-laki lain yang lebih kaya dan meninggalkan kekuarga sendiri. jadi berbahagialah mulai hari ini jangan ada lagi dendam" tambah Alfi lagi.


"Terimakasih om, yang selalu ada untuk mama selama ini".


"Om selalu ada untuk mamamu dan mamamu juga selalu ada untuk om, hidup ini memang seperti itu saling membutuhkan satu sama lain apalagi kita dibalut dengan nama keluarga".


"Nikmatilah kebersamaan kalian hari ini, Om mau pergi kekantor dulu bersama adik yang satu ini" ucap Alfi menunjukkan Jhosua lalu berdiri dari duduknya.


"Baik om" jawab Lily dan Derson bersamaan.


"anak-anak mama berhubung kalian sudah ada disini, mama mau masak kesukaan kalian yaitu ikan gurami bakar" ucap Mawar.


"Serius mama, aku rindu masakan mama" jawab Derson.


"Bukannya kamu suka stik sayang?" sela Via yang ada disana.


"Sebenarnya makanan favorite ku gurami bakar buatan mama, tapi karena aku tidak mau mengingat mama jadi aku melupakan makannman itu, sudah beberapa tahun ini aku tidak pernah memakan gurami bakar supaya aku tidak teringat mama" jawab Derson jujur.


"Berarti waktu mama datang kerumah dan masak gurami bakar untuk Lily pasti kamu ngiler ya sayang".


"Hehe ngiler banget sayang ingin kumakan sampai duri-durinya, tapi aku tahan selera" jawab Derson jujur sambil tertawa kecil.


"Yaudah mama tinggal dulu ya, mama yang akan menyiapkannya kalian tinggal makan sebagai makanan spesial kita hari ini" ucap Mawar lalu pergi dari sana menuju dapur.


Didapur Mawar sudah siapkan berapa ekor gurami yang rencananya ia buat untuk Lily tapi ternyata hari ini guraminya bukan hanya untuk Lily tapi untuk Derson dan yang lainnya juga.


🌛🌛🌛


Jangan lupa Like, Komen, Favorite, dan juga Vote, kasih Mawar juga ya, kalau suka kasih Bintang 5 nya juga.


Makasih ❤❤❤

__ADS_1


🌛🌛🌛


...Novel ini sudah mendekati tamat ya jadi jangan bosan mengikutinya heheh makasih...


__ADS_2