MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Bab31.Salah Paham


__ADS_3

Beberapa hari berlalu| Skotlandia.


" Ada apa yang membawa Mr Louis jauh-jauh datang kemari ??" Tanya Lucas Methew


Lucas menarik sudut bibirnya hingga menciptakan senyuman kecil di bibirnya, ia membenarkan posisi duduknya.." Aku ingin menawarkan kerja sama pada anda Mr Lucas."


Kening Lucas mengernyit.."Kerja sama?? Ahh aku tidak berniat bekerja dengan perusahaan anda Mr Louis."Lucas menyangka jika Louis akan mengajaknya bekerja sama seputar bisnis


" Buka kerja sama dalam pekerjaan."ucap Louis


" Lalu??tanya Lucas singkat


" Aku ingin mengajak anda bekerja sama untuk menghancurkan Jonatan.. bukankah Anda sejak dulu sangat membencinya Mr Lucas."ucap Louis langsung pada intinya


Lucas terdiam untuk beberapa saat.." mengapa kau ingin menghancurkan Jonatan?? Bukankah dia sepupumu??" Tanya Lucas memicingkan matanya


" Kau tau bukan tentang kabar kematian dadyku?? Jonatan yang sudah menyebabkan dadyku terbunuh."ucap Louis menatap lurus ke depan


" Benarkah?? wah sangat menarik sekali seorang keponakan dalang di balik kematian pamannya sendiri."ucap Lucas memanasi


Louis mengalihkan pandangannya ke arah Lucas.."Jadi bagaimana?? setuju atau tidak?


Lucas tampak berpikir, tak lama sebuah seringai licik terbit di wajahnya.."Sure."


Sebuah seringai licik juga terbit di wajah Louis.." Deal!.. tidak hanya kita yang akan bergabung untuk menghancurkan Jonatan ada dua orang lain juga yang bergabung dengan kita."


" Siapa mereka??tanya Lucas


" Kau tau Ricardo putra Miguel pemimpin La Cosa yang sudah tewas?? dan Alvin Garvet.. mereka memiliki dendam tersendiri untuk menghancurkan Jonatan.. Ricardo dia sama denganku ayahnya tewas juga akibat ulah Jonatan..""ucap Louis


" Pertemukan aku dengan mereka."balas Lucas


Louis menggeleng tanda tidak setuju.." Tidak bisa saat ini mereka tengah menjadi buronan Jonatan, jika aku membawamu menemui mereka tidak menutup kemungkinan jika orang-orang Jonatan yang membuntutiku akan mencuriga kita.


untuk menemui kau kesini saja aku sangat kesulitan karen orang-orang Jonatan selalu mengikutiku diam-diam."ucap Louis


" Lalu apa yang akan kita rencanakan??tanya Lucas


Louis berdiri dari duduknya, ia melangkah mendekati Lucas lalu membisikkan sesuatu pada pria itu.


" Aku rasa itu tidak akan berhasil.. aku sangat mengenal Jonatan dia pria yang sangat licik, jika kita ingin menghancurkan pria licik seperti dia kita harus mengantungi kelemahan dia.. agar dia tidak bisa berkutik."ucap Lucas tidak terlalu setuju dengan rencana yang di bisikan Louis


Louis kembali duduk di tempat duduknya semula.." Dia hampir tidak memiliki titik kelemahan!! Tapi ada seorang wanita yang sepertinya sangat berarti bagi dia.. tapi aku tidak tau wanita itu masih bersamanya atau sudah tewas, karena dia pernah mengalami kecelakaan saat Ricardo mencoba menculiknya."


" Wanita??." Lucas sangat tertarik dengan pembahasan seputar wanita yang sangat berarti bagi Jonatan menurut Louis, Lucas pria itu selalu tertarik dengan apapun yang di miliki Jonatan termasuk perihal wanita..


" Yaa.. tapi aku belum bisa memastikan perihal wanita itu aku sangat kesulitan untuk menyelundupkan orang ke kediamannya.


Lucas mengangguk beberapa kali jari-jarinya mengetuk-ngetuk meja.." Serahkan perihal wanita itu padaku, aku akan mencoba menyelundupkan orang-orang ku untuk mencari tau prihal wanita yang kau sebut tadi.

__ADS_1


" Oke.. untuk kedepannya kita akan membahas rencana kita lewat sambungan telepon atau video, sepertinya aku akan kesulitan bergerak bebas Jonatan sudah mengirim banyak mata-mata yang mengawasi pergerakanku.


" Lalu apa ada orang-orangnya yang mengikuti kau sekarang?? " Lucas mengedarkan pandangannya menyusuri area sekitar lestoran.


" Tidak! aku sudah mengelabui mereka kau tenang saja."Balas Louis


" bagus..jika dia sampai tau kau menemui-ku dia akan langsung mencurigai kita


Lucas beranjak dari duduknya, "Ada pekerjaan yang harusku urus, aku pergi.."setelah mengatakan itu Lucas melangkah pergi meninggalkan lestoran tempat mereka bertemu


Louis menatap punggung lebar Lucas hingga dengan perlahan mulai menghilang dari pandangannya..ia merogoh ponselnya di saku celananya, lalu mengubungi Ricardo.


Setelah sambungan terhubung Ricardo dan Alvin langsung mencecarnya dengan banyak pertanyaan..


" Bagaimana jadi kau berhasil atau tidak bocah Jossey.."tanya Alvin di sebrang telpon.


"....'


" Ya. tentu saja berhasil."balas Louis. Terdengar sorak riang Alvin di balik sambungan


"....'


" Kerja bangus Louis."timpal Ricardo.. sepertinya mereka mengaktifkan pengeras suara


"....'


" Hmm.."Louis hanya membalas dengan berdehem saja


...


" Maaf saya kehilangan jejak Louis tuan.. dia pergi ke Skotlandia namun saya tidak bisa menemukan dimana dia berada sekarang. saya kehilangan jejaknya saat di bandara."lapor mata-mata yang Jonatan kirim untuk melaporkan semua aktivitas yang di lakukan Louis


"....'


" Terus cari dia.. jangan sampai kau kehilangan jejaknya lagi.."setelah berkata demikian Jonatan memutuskan sambungan secara sepihak


Jonatan meletakkan ponselnya di atas meja kerjanya, pria itu tampak berpikir.."Skotlandia?? dia mencoba mencari sekutu rupanya.."gumam Jonatan menarik sudut bibirnya


Jonatan meraih ipad-nya ia mengutak-atik iPad itu, hingga sebuah seringai licik terbit di wajah tampannya.." Kalian tidak akan bisa menipuku kali ini ."gumamnya


Terdengar suara ketukan pintu, Jonatan menaruh ipad-nya di atas meja lalu mempersilahkan orang yang mengetuk pintu ruang kerjanya masuk


James. masuk ia menunduk hormat."maaf tuan menganggu, di luar Nona Angela membuat keributan dia terus saja berteriak ingin bertemu dengan anda."Ucap James


Jonatan tidak menggubris perkataan James, ia meraih beberapa berkas dan mulai memeriksanya dengan teliti..James yang mengerti ia segera keluar menutup kembali pintu ruangan kerja Jonatan


Sepersekian menit berlalu, terdengar suara pintu ruang kerjanya di buka dengan kencang Jonatan mendongak untuk melihat siapa pelakunya


Terlihat Angela berdiri di ambang pintu dengan nafas memburu..mata elang pria itu menyorot begitu tajam pada wanita itu

__ADS_1


Tanpa memperdulikan tatapan tajam Jonatan Angela membawa langkahnya mendekati Jonatan.." Mengapa orang-orang sialan itu melarangku masuk untuk menemuimu Jo??" Ucap Angela dengan wajah cemberut ia sudah berdiri di sisi Jonatan


Jonatan tidak menggubris wanita yang terus bicara itu.. ia tetap pokus memeriksa berkas-berkas penting


Di abaikan seperti itu oleh Jo, Angela menjadi sangat kesal dengan berani dia naik ke atas pangkuan Jonatan mengalungkan tangannya di leher Jonatan dengan erat, kakinya di lingkarkan di belakang pinggang Jo


Rahang pria itu mengeras gemeltuk gigi terdengar sangat jelas, pria itu mencoba menarik paksa Angela namun wanita itu semakin menguatkan pelukannya


Angela semakin berani ia menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Jonatan menyesap kuat leher pria itu, hingga membuat pria itu memejamkan matanya


Brakkkk


Terdengar suara barang jatuh, seketika Jonatan tersadar dan langsung membuka matanya, dia sangat kaget sekali kala mendapati Isabell tengah berdiri mematung di ambang pintu dengan memegang dorongan stroller baby


Paperbag berisikan kotak makanan dengan makanannya sudah berserakan di lantai.. Isabell segera memutar stroller baby dengan Jayden yang berada di atas stroller.. ia membawa langkah cepatnya masuk ke dalam lift.


Jonatan berdiri tegak dengan angela yang masuk berada di posisinya, wanita itu berada di gendongan Jonatan seperti koala melingkarkan tangan dan kakinya pada leher dan pinggang Jo


" Angela!!"teriak Jonatan melemparkan tubuh wanita itu dengan kasar hingga terlepas dari tubuhnya,, Jonatan membawa langkah lebarnya mengejar Isabell yang sudah pergi jauh


Angela gadis itu meringis menahan sakit di bokongnya," Sialan!!"geram gadis itu


...


Di lantai dasar perusahaan Isabell melangkah cepat dengan mendorong stroller keluar dari perusahaan itu, tanpa memperdulikan orang-orang yang menyapanya kembali


Tidak seperti awal masuk ke perusahaan Isabell membalas sapaan mereka dengan ramah, meski mereka tidak saling mengenal dan baru pertama bertemu, para karyawan menyimpulkan bahwa Isabell adalah orang terdekat Jonatan karena mereka melihat James asisten tuan mereka memperlakukan Isabell dengan baik. dan langsung mempersilahkan wanita itu untuk menemui Jonatan.. setelah mengantar Isabell tepat sampai pintu ruangan Jo James segera pergi, karena itu ia tidak mengetau apa yang terjadi


Setibanya di ruang Felicia sudang menyambut kedatangan nonanya, ia sedikit bingung saat melihat wajah murung Isabell netra wanita itu juga sudah berkaca-kaca


" Kita pulang." Setelah mengatakan itu Isabell melangkah ke arah mobil dan langsung menggendong Jayden lalu masuk ke dalam,


Rangga yang sejak tadi berada di kursi kemudi sedikit kebingungan secepat itukah Isabell baru saja mereka sampai. Rangga segera keluar memasukan stroller Jayden ke bagasi mobil. setelah itu ia masuk kembali ke kursi kemudi menyusul Feli yang sudah duduk si samping kursi kemudi


" Kita akan kemana nona??tanya Rangga


" Pulang."balas Isabell singkat dengan suara tercekat menahan tangis


Rangga mengangguk ia segera menyalakan mesin mobil lalu melajukan mobil dengan kecepatan sedang.


Isabel menoleh ke arah luar terlihat Jonatan yang berlari berusaha mengejar mereka, namun Isabell melarang Rangga untuk menghentikan mobil itu.. tidak ada pilihan lain Rangga terus Melajukan mobil


Isabel menangis tanpa suara, air matanya sudah tidak bisa di bendung lagi saat mengingat kejadian beberapa saat lalu di ruang kerja suaminya.. hatinya terasa begitu sangat sakit melihat pemandangan menyakitkan seorang wanita berada di pangkuan suaminya, dan wanita itu terlihat menyesap leher Jo dan pria itu terlihat memejamkan matanya seperti menikmati, pikiran Isabell berkecamuk memikirkannya


Padahal sebelum berangkat ke perusahaan Jonatan Isabell terlihat sangat riang bahagia apa lagi saat memasak untuk membuatkan suaminya makan siang.. tidak sampai di situ Isabell tidak hentinya memohon pada Felicia dan Rangga. untuk mengantarkan dirinya ke perusahaan Jo ..karena Jo tidak pernah mengijinkan Isabell keluar dengan berat hati Felicia dan Rangga menuruti kemauan istri tuannya. Merekapun pergi ke perusahaan untuk mengantarkan makan siang tanpa sepengetahuan Jonatan tadinya Isabell ingin memberi kejutan pada suaminya itu..


Namun semuanya hancur begitu saja, saat mata kepalanya melihat sendiri Jonatan yang tengah bersamaan wanita lain dengan posisi mereka yang sangat intim.. air mata Isabell tidak hentinya berderai membasahi wajah cantiknya kini isakan kecil keluar dari mulutnya


Jayden yang berada di pangkuan sang ibu, seakan mengerti dengan kesedihan ibunya, anak itu menyandarkan kepalanya di dada Isabell, anak itu menjadi sangat tenang

__ADS_1


Felicia dan Rangga saling melemparkan pandangan kala melihat Isabell menangis di balik kaca mobil, mereka tidak berani bertanya atas apa yang telah terjadi antara tuan dan nonanya.


...


__ADS_2