MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Ekstra Part 1


__ADS_3

🌛🌛🌛


Sepulang dari pemakan keluarga besar itu kembali ke kediaman Amelia dan dan Davis, semua keluarga berduka cita dan malam ini ada beberapa mereka yang menginap dirumah Amelia dan Davis, yaitu Derson dan Via serta Bowo dan Mira sedangkan yang lainnya pulang kerumah masing-masing.


Diruang tamu mereka semua duduk dengan tenang, sambil berbincang-bincang seputaran pekerjaan dan kehidupan sehari-hari, mereka tidak membahas tentang Harry lagi, semua kenangan yang ia tinggalkan hanya kenangan buruk jadi tidak ada gunanya dibahas kembali.


"Tente kalau misalnya tente sedikit bosan berdiam diri dirumah ini, tante telfon Via saja biar tante dijemput supir disana ada teman tante mengobrol buk Rika dan pak Tono disana bisa menjadi teman tante mengobrol sambil menghilangkan kebosanan" ucap Via.


"Iya nak, nanti sekali-sekali tante berkunjung kerumah mu, lagian disini tente nggak terlalu bosan karena ada Akira menjadi teman bermain-main" jawab Marry.


"Benar kata mama Via, disini mama nggak bosan kok apalagi sekarang Akira sudah mulai bergerak kesana kemari" jawab Amelia.


"Disana juga nanti ada Devi teman bermain".


"Hmm kapan-kapan tante kesana ya nak".


"Oe... oe..." tiba-tiba Akira menangis yang ada digendongan Davis.


"Saya permisi dulu ya sepertinya Akira sudah mulai mengantuk, ia nggak bisa tidur kalau nggak mamanya yang tidurkan" ucap Amelia lalu berdiri dari duduknya.


Amelia mulai berjalan kearah Davis berdiri sambil menggedong Akira, lalu meminta Akira dari Davis.


"Anak mama udah ngantuk ya? sini mama tidurkan" ucap Amelia sambil menepuk-nepuk tangannya didepan Akira.


"Mam...ma...." Akira sudah mulai bisa memanggil mama tapi terputus-putus.


"Ihhh anak papa pintar banget ya, bisa panggil mama. panggil papa kapan sayang?" tanya Davis kepada anak kecil itu sambil menyerahkan Akira ketangan Amelia.


"Kamu disini dulu biar aku tidurkan Akira".


"Nggak usah aku ikut saja, lagian sudah ngantuk juga" jawab Davis lalu pamit dari keluarganya karena ia sudah mengantuk.

__ADS_1


Sesampainya dikamar Amelia langsung mengayunkan Akira sambik bernyanyi kecil untuk Akira, Davis hanya memandangi anak dan istrinya itu dari ranjang.


"Katanya mau tidur kok matanya masih lebar gitu?" tanya Amelia saat ia menoleh ke ranjang dan melihat Davis malah memandangi dirinya dan Akira.


"Ternyata setelah punya anak kebahagian itu makin double ya? rasanya saat pergi keluar nggak sabar untuk pulang kerumah karena merindukan anak dan istri" ucap Davis.


"Hmmn merindukan Akira ia, merindukan mamanya nggak mungkin kamukan nggak mencintaiku".


"Siapa bilang aku tidak mencintai mu? apa aku pernah bilang?" tanya Davis.


"Nggak pernah sih, tapi kamu tidak pernah mengatakan kalau kamu mencintai ku dan aku nilai dari sifatmu kamu biasa-biasa aja padaku seperti tidak punya perasaan sama sekali".


"Haha.. sepertinya aku berbeda dari laki-laki lain ya, aku bukan pria romantis yang bisa mengatakan cinta dan berbicara romantis atau mengajak mu dinner, sehingga kamu menilai kalau aku tidak mencintai mu".


"Aku tuh udah jatuh hati padamu saat pertama aku melihatmu dikamar pengantin waktu itu, apalagi aku tau kenyataannya kalau kamu tidak ada niat buat menikah dengan papaku, dari sana aku sudah menaruh hati padamu dan janji bakal menjadi suami beneran untukmu" ucap Davis lagi.


"Tidak mungkin, kalau kamu mencintai ku kenapa kamu mengusirku waktu itu dan tidak mencariku?".


"Aku tidak mengusir mu, kamu yang ngotot ingin pergi makanya aku memaksa mu untuk tidur denganku, dan aku yakin buatan ku waktu itu bisa membuat mu hamil, dan aku yakin kamu pasti bakal mencariku".


"Perempuan mah gini kalau laki-laki sudah jujur mereka malah ngambek-ngambekan, pengen dibujuk ya sayang? atau pengen dimanja? maaf ya sayang suamimu ini bukan pria romatis, dan intinya aku mencintai kalian berdua" ucap Davis lalu turun dari ranjang menghampiri Amelia yang masih setia menemani Akira.


"Akira sudah tidur?".


"Sudah kok, kita tidur yok" ajak Amelia.


"Sini dulu aku mau bicara serius" ucap Davis malah membawa amelia duduk disofa.


"Kamu marah ya? karena dulu aku tidak mencari mu?".


"Nggak" jawab Amelia dengan singkat.

__ADS_1


Cup.... pria itu malah mencium bibir Amelia.


"Kalau nggak marah kenapa wajahmu merengut?".


"Hanya kesal saja, lagian kamu PD banget ngungkapin perasaan padaku, aku belum tentu mencintai mu".


"Saat ini aku tidak butuh cintamu, asal kamu dan Akira setia disisiku itu sudah cukup, seiring berjalannya waktu kamu pasti bakal mencintai ku sebagai suami dan papa dari anak-anakmu" jawab Davis dengan serius.


"Hmm kamu benar, sekarang pun aku sudah mencintai yang tidak romantis ini sudah lama aku nyaman denganmu walau kamu selalu menyuruh-nyuruhku dan membuatku kesal" jawab Amelia mengakui perasaannya yang selama ini ia rasakan.


"Jadi apa kamu sudah bisa melupakan laki-laki yang dulu kamu cintai, kalau boleh tau siapa laki-laki itu?" tanya Davis penasaran.


"Aku mengerti sekarang kalau aku tidak mencintainya aku hanya terobsesi dengannya karena melihat istrinya selalu disayang, dimanja dan dicintai".


"Siapa laki-laki itu, supaya aku belajar darinya bagaimana meluluhkan hatimu, secara kamukan tertarik dengan sifat dia memperlakukan istrinya".


"Aku tidak butuh itu lagi, sekarang aku menerima semua yang ada dalam dirimu, romatis atau tidak romantis aku sudah nyaman dengan yang sekarang" jawab Amelia.


"Baiklah sayang, mulai hari ini aku akan mencoba bersikap lembut dan romantis walau masih belajar".


"Terimakasih ya" ucap Amelia lalu ia memeluk tubuh Davis yang duduk di depannya sambil memandangi Amelia.


"Sama-sama sayang, mari saling melengkapi keluarga kecil kita menjadi kekuarga yang bahagia selamanya dan berjanji untuk selalu setia dalam keadaan apapun".


"Iya aku janji" ucap Amelia.


Setelah saling mengungkapkan perasaan satu sama lain mereka memutuskan untuk tidur karena malam sudah semakin larut, dan mata sudah diminta untuk tidur. malam ini mereka tidur saling berpelukan tidak seperti biasanya tidur saling membelakangi kecuali kalau habis berhubungan suami istri.


Sepertinya Akira malam ini mengerti kalau mama dan papanya sedang berbunga, malam ini ia tidak ada bangun sama sekali biasanya ia akan bangun 2 atau 3 kali dalam satu malam karena ia haus dan juga kencing celana, akira tidak dibiasakan pake pampres kecuali mereka sedang bepergian keluar dari rumah.


Amelia bangun dari tidurnya pemandangan yang pertama ia lihat adalah wajah tampan Davis tepat didepannya dengan tangan yang melingkar di pinggang Amelia. setelah puas memandangi wajah Davis Amelia melihat putrinya yang kebetulan baru bangun dari tidurnya.

__ADS_1


🌛🌛🌛


Jangan lupa tinggalkan jejak ya


__ADS_2