MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Bab 42


__ADS_3

Cup.... Derson meng*cup b*bir Via sekilas.


"Kamu itu sudah sayang padaku, buktinya kamu selalu peduli padaku tidak bemberikan ku marah kepada siapa pun".


"Tapi aku tidak mencintaimu" ucap Via.


"Haha aku nggak ada bilang kamu cinta padaku, kamu hanya sayang padaku" ucap Derson sambil menertawai Via.


"Sayang aku ada kabar bahagia untukmu" ucap Derson serius.


"Aku akan berhenti dalam bisnis gelapku, aku akan bekerja disana hanya 6 bulan lagi untuk menghabiskan stok yang ada" ucap Derson.


"Itu mah bukan kabar bahagia, kabar bahagia itu kalau kamu sudah betul-betul berhenti" jawab Via lagi.


"Iya juga sih" jawab Derson dengan suara yang kecil.


"Jadi gimana nih kamu jadikan panggil aku sayang mulai hari ini" Derson kembali mengingatkan tentang nama panggilan.


"Yaudah deh aku panggil mas saja".


"Kok mas sih? panggil sayang saja" tawar Derson lagi.


"Kalau nggak mau ya udah aku pake kamu kamu aja" jawab Via lalu berjalan kekasur meninggalkan Derson yang masih duduk diatas sofa.


"Nggak lanjut nonton?" Derson menunjukkan TV yang masih menyala.


"Nggak ach... kamu saja aku mau tidur saja" Via menutup tubuhnya dengan selimut, Derson yang melihat Via mulai bergegas untuk tidur segera mematikan TV lalu berjalan menuju kasur.


Derson ikut merebahkan badannya lalu menyelimuti badannya, tapi tangan nakalnya mulai menyusup kedalam baju Via, dengan gerakan ceat Via menghentikan aksinya Derson.


"Mau apa? kamu sudah janji nggak bakal menyentuhku kalau aku belum mencintaimu" ucap Via sambil melototkan matanya.


"Kamu mau berdosa karena selalu menolak keinginan suami? lagian masak kita kalah sama James dan Lily mereka aja sebentar lagi punya anak".

__ADS_1


"Tapi itu sangat berbeda mereka melakukan karena suatu keterpaksaan, masak kamu juga mau melakukan hal ini dengan keterpaksaan?".


"Sayang tapi aku nggak bisa nahan lagi bisa ya, aku janji akan membuatmu senyaman mungkin" bujuk Derson.


Melihat mata Derson yang penuh harap Via tidak menjawab ia tapi Via juga tidak menolak saat tangan nakal Derson mulai merabanya sampai adegan itu terjadi.


Malam ini suami istri itu sudah berhasil melakukan malam pertama setelah sekian lama menikah. kini kedua orang itu merebahkan badannya diatas kasur dengan keringat yang masih ada didahi mereka akibat pertempuran yang memakan waktu hampir sejam.


"Terimakasih sayang" ucap Derson sambil memeluk tubuh Via sampai Via tertidur tanpa pakaian sehelai benang pun.


🌛🌛🌛


Pagi ini dikediaman Aderson, semua pelayan sudah berkumpul untuk menjadi saksi pernikahan Lily dan James, sedangkan James dan Lily masih dikamar masing-masing, berbeda dengan Via dan Derson pagi ini Derson lebih semangat dari biasanya.


Derson dengan semangat 45 bangun cepat, dan duduk manis diruang tamu sambil menunggu acara dimulai, dan pagi ini Derson juga tidak memberi Via pergi sebentar pun dari sampingnya.


Seperti saat ini saat Via haus dan ingin mengambil minuman kedapur tapi dijegah oleh Derson, dengan sigap Derson langsung memanggil pelayan dan menyuruh pelayan mengambilkan air minum untuk Via.


"Kamu kenapa sih? dari tadi pagi nggak ngasih aku pergi kemana-mana, mandi pun harus bareng dan sekarang mau kedapur sebentar pun nggak bisa" omel Via dengan melototi Derson yang semakin hari semakin jinak seperti kucing yang penurut.


"Lebay banget sih".


Disaat pertengkaran kecil itu antara Derson dan Via, James sudah turun dari lantai atas dan tidak lama kemudian Lily juga turun bersama mawar dengan lilitan kebaya putih dibadannya, kebaya yang sangat cocok untuk Lily, hari ini Lily terlihat sangat dewasa berbeda dengan hari biasanya yang telihat seperti anak-anak yang baru besar apalagi saat dirinya bertingkah manja.


Semua pelayan sudah duduk dengan tenang disebuah kursi begitu juga Via dan Derson, tidak lupa Lily dan James sudah duduk ditempat yang seharusnya karena acara akad nikah sudah mau dimulai.


Acara pernikahan Lily dengan James sama dengan pernikahan Derson dengan Via waktu itu, pernikahan yang tertutup hanya disaksikan oleh pelayan rumah saja, tidak ada keluarga karena memang Derson tidak punya keluarga lagi.


Keluarga ayahnya membuangnya dahulu saat tau ayah Derson sudah meninggal, sedangkan keluarga dari Mawar, Derson sudah tidak mau berhubungan lagi dengan keluarga Mawar siapapun itu, Derson seperti sudah menganggap kalau Mawar tidak ada didunia ini.


"Apa acaranya sudah bisa dilaksanakan" tanya penghulu.


"Silahkan dimulai pak" jawab Derson.

__ADS_1


Kata demi kata sudah keluar dari mulut penghulu sampai kata keluar dari mulut para sanksi, James dengan gagahnya sekali mengucapkan kalimat pernikahan itu langsung sah.


Kini James dan Lily sudah sah menjadi sepasang suami istri, Lily menyalam tangan James tandanya dia menghormatinya James sebagai suaminya, begitu juga sebaliknya james menc*um kening Lily.


Lalu Lily menyalam tangan Mawar beralih menyalam tangan Derson baru tangan Via, adegan itu juga dilakukan oleh James mengikuti semua yang dilakukan Lily.


Penghulu yang saat ini sibuk dengan acara pernikahan lainnya segera izin pamit pergi meninggalkan kediaman Aderson.


"Lily mama pulang dulu ya, selamat buat pernikahan mu dan ingat semua pesan mama,jika kamu menerima pernikahan ini dengan iklas maka kamu akan mendapatkan kebahagiaan mu tersendiri" ucap Mawar sambil memeluk Lily dengan erat.


"Iya ma Lily akan mencobanya, lain kali mama nginap disini lagi ya" pinta Lily penuh harap.


"Mama usahakan sayang" jawab Mawar setelah selesai memeluk Lily Mawar beralih kepada Derson, Mawar hendak memeluk Derson tapi tangan Derson menandakan kalau dia tidak mau dipeluk oleh Mawar.


"Sayang mama pergi ya, jaga Derson dan juga Lily mama pamit pergi dulu" ucap Mawar pada Via yang duduk disamping Derson.


Kali ini mawar mendekat kearah James tanpa berpelukan Mawar hanya menyalam tangan James.


"Tante titip Lily ya, tante harap kamu bisa membahagiakan Lily walau tidak dalam jangka waktu yang dekat, tante hanya berharap kalau pernikahan ini berjalan dengan baik sampai kalian menua".


"Iya tante James akan usakan" ucap James tidak mau menjanjikan yang tidak pasti.


Setelah selesai berpamitan Mawar pergi dari rumaj Aderson, walau Derson masih menolaknya setidaknya Lily bisa menerimanya dirumah ini, ini sudah lebih dari cukup yang dirasakan oleh Mawar.


"Kalian istirahatlah dulu, aku sama Via mau bersantai ditaman depan" ucap Derson mengajak Via Pergi dari hadapan pengantin baru itu.


Derson dan Via mulai berjalan menuju taman didepan rumah, meninggalkan James dan Lily yang masih betah duduk diatas sofa sampai James mengajak Lily untuk pergi kekamar.


"Ayok kekamar apa kamu tidak mau istirahat?".


"Kakak duluan saja nanti aku pergi kekamar ku" ucap Lily dengan wajah juteknya.


🌛🌛🌛

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak iya


__ADS_2