MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Pelajaran Penting


__ADS_3

Kayla berjalan memasuki kamar yang sudah sangat ia rindukan. Banyak sekali perbedaan di kamar ini. Kata rapi sudah tidak ada lagi di kamar ini. Sebenarnya, para maid di rumah ini bisa saja membereskannya, tapi Leo tidak mengijinkan siapapun untuk masuk ke kamar itu, ia sendiri tidur di kamar sebelah.


Tidak ada yang harus ia lakukan, kecuali membereskan semuanya. Meskipun keadaannya masih kurang baik, tapi ia memaksakan diri untuk membereskannya sendiri.


Tanpa aba-aba, leo datang menghampiri Kayla yang sedang membereskan isi kamar. Rasanya tidak tega melihat melihat istrinya yang baru saja keluar rumah sakit harus membereskan kamar sendiri.


"Batuh bantuan, Nona?" tanya Leo.


"Tuan, apa kau bisa menyapu lantai?" Kayla berbalik menghadap Leo.


"Hmm, apa aku harus melakukannya?"—Kayla mengangguk lalu memberikan sapu kepada Leo.


"Baiklah."


Kayla melihat Leo yang sedang menyapu dengan seksama. Ternyata, pria keras kepala itu serba bisa. Ada rasa bahagia di dalam hati Kayla saat ini, tapi akan lebih bahagia jika ada anak mereka disini.


Kayla mendekat kearah Leo yang sedang menyapu itu, "Tuan, saat seperti ini terasa indah, bukan? Dan akan lebih indah jika ada putra kita." ucapnya dengan penuh pilu.


"Berhenti bersedih Kayla, kita akan mengakhiri kisah kita dengan akhir yang bahagia. Jika ini belum behagia, berarti ini bukan akhir." ucap Leo. Pria itu melepaskan genggaman tangannya dari sapu yang sejak tadi ia pegang.

__ADS_1


"Akhir seperti apa? Dan akan ditunjukan kepada siapa?" tanya Kayla. Ekspresi wanita itu berubah seketika. Perkataan yang Leo katakan seolah menjadi obat dari semua gundahnya selama ini.


"Akhir yang bahagia, Kay. Apa aku perlu menjelaskan?" pertanyaan pria itu diangguki cepat oleh sang–lawan bicaranya. Ia menuntun perempuannya untuk duduk ditepi ranjang dan ikut duduk di sebelahnya.


"Kisah kita, selalu aku perdengarkan pada angkasa dan apa yang ada padanya. Bahkan, aku berjanji pada bumi untuk mengakhiri kisah kita dengan akhir yang bahagia. Perjalanannya memang begitu sulit, bahkan sangat sulit, tapi buktinya kita bisa, 'kan?"


"—hidup di dunia itu, sama seperti kita sedang menulis sebuah kisah dilembaran yang kosong, kita menulis dengan rapi, berusaha untuk membuat tulisannya rapi. Setiap kata, adalah detik dari hidupnya, kay. Ada yang meninggalkan tulisan dengan kesedihan, juga ada yang menyelesaikan tulisan dengan kebahagian, tapi ada juga yang dipaksa untuk berhenti menulis oleh dirinya sendiri,"


"Dipaksa berhenti menulis oleh dirinya sendiri, maksudnya? Apa ada orang yang seperti itu?" tanya Kayla ragu.


"Orang yang seperti itu, adalah yang gagal dalam merawat jati dirinya. Seperti aku dulu, yang tidak tahu arah jalan di depan mataku, tapi setelah ada dirimu, aku tau arah jalan yang benar untuk pulang,"


"Apakah pendosa boleh menuliskan kisah baik untuk semesta?" beo Kayla.


"Pertanyaan yang bagus, Kay. Kau tau? Pendosa sekali–pun bisa menulis seribu kisah indah untuk semesta, ia berkah untuk membahagiakan dunianya, ia berhak memperbaiki kisahnya, juga berhak menjadi apa yang dia ingin. Namun, sayang ... terkadang usahanya seringkali dipatahkan oleh manusia lain, terutama manusia yang membencinya. Padahal, insan indah itu adalah yang siap memperbaiki semuanya."


"–pendosa yang siap berubah, adalah yang paling baik dari apapun. Meskipun disetiap jalan selalu ada batu yang menhadangnya, tapi ia tetap tidak runtuh pertahanannya. Dan semoga kita adalah pendosa itu, Kay." jelas Leo.


"Kenapa kau menyebutku pendosa, Tuan?" tanya Kayla.

__ADS_1


"Sebutan itu memang cocok untuk para pengbuni bumi, Kay," Leo mengelus pelan rambut Kayla.


"Aku menemukan banyak sekali perubahan dalam dirimu," Kayla menatap dalam Leo.


"Setelah kau menjauh dariku, aku pergi ke seuatu tempat. Disana, aku bertemu dengan seorang kakek tua. Dia menjelaskanku segala hal tentang ikhlas, juga sabar."


***


Leo manatap lekat langit kamar, menyenderkan dirinya pada kursi yang ada di sana. Pikirannya penuh dengan pertanyaan.


Tentang bayi yang dibawa oleh Dave itu, bayi siapa?


Apa itu benar-benar bayinya? Atau bukan.


End


Tapi boong eaaaa😭😂


Hai hai haii, lama bngt ya gak up🙏🏻🥺

__ADS_1


__ADS_2