
masih flassback ya
🌛🌛🌛
"Maaf dok, saya tidak memgingat sesuatu".
"Sepertinya tuan Derson ini amesia tapi dari hasil pemeriksaan saya amesia yang dialamani ini bakal cepat sembuh, dan besok ia sudah bisa dibawa pulang" ucap dokter itu.
"Baiklah pak, kami akan merawatnya sampai sembuh dan kami akan membuat dia obat jalan supaya ingatannya cepat sembuh" ucap Tono merasa senang, setidaknya usahanya tidak sia-sia menolong Derson, kalaupun ia hilang ingatan setidaknya Derson bisa selamat dari maut.
Hari ini Derson sudah dibawa kembali ke desa oleh Tono dan istrinya, selama sebulan Derson dirawat oleh Tono dan Rika, sampai Derson mengingat kepingan-kepingan hidupnya. tono dan Rika menyayangi Derson sepenuh hati karena mereka tidak memiliki anak hal itu membuat Derson disayangi seperti anak sendiri.
Hari ini tepat sebulan Derson tinggal didesa, disana ia banyak membatu tono dalam sehari-hari dalam berladang dan yang lainnya tapi saat mereka memancing di sungai ia teringat kembali kejadian tempo hari sampai mengingat siapa ia sebenarnya.
"Au....pak kepala ku sakit banget" adu Derson, Tono langsung menghampirinya dan menopangnya supaya tidak jatuh.
"Jangan terlalu dipaksa nak".
"Pak kita pulang kerumah sekarang ya" ajak Derson, lalu Tono dan Derson kembali kerumah mereka, saat sudah sampai dirumah Derson langsung berbicara kepada Tono dan Rika.
"Pak, buk, terimakasih ya kalian sudah merawatku dengan baik layaknya anak sendiri, hari ini semua ingatanku sudah kembali dan malam ini aku bakal kembali kekota, bapak dan ibu bersiap saja sekitar 3 hari lagi orang akan menjemput bapak dan ibuk untuk tinggal bersama ku" ucap Derson to the poin.
"Apa maksud kamu nak?" tanya Rika tidak mengerti.
"Buk aku ini Aderson pengusaha terkenal dan sukses, aku akan membalas semua kebaikan bapak dan ibu dengan cara membawa ibu dan bapak kerumah ku, kita akan hidup bersama-sama. tapi maaf malam ini aku harus kembali kekota karena istriku sedang hamil dan kemungkinan tidak lama lagi bakal lahiran" ucap Derson.
"Baiklah nak supaya kamu cepat nyampai kekota kamu berangkat sore ini ya, bapak akan mengantarmu ke stasius buss" ucap Tono.
Setelah selesai berpamitan dengan Rika, Derson dibawa Tono kesebuah stasiun bus dengan jalan kaki karena mereka memang tidak memiliki motor, sesampainya diloket kebetulan ada buss mau brangkat hingga Derson tidak perlu menunggu terlalu lama.
"Pak, Derson pergi ya, titip salam buat ibu" ucap Derson lalu ia memeluk Tono sebelum ia masuk kedalam buss itu.
Sesampainya distasiun kota Derson langsung menaiki taksi untuk membawanya kerumah dengan uang pas-pasan yang diberi Tono dan Rika.
Derson memecet bell rumah dan langsung dibuka oleh satpam, hal pertama yang dilihat Derson adalah satpam itu memucat mungkin ia takut melihat penampakan Derson.
"Pak saya mau masuk, kenapa masih dijalan itu" tanya Derson saat gerbang itu terbuka hanya bisa masuk satu orang itupun ditutupi pak satpam.
__ADS_1
Derson memasuki rumah sesampainya di dalam rumah orang yang berjaga malam ini malah ingin berlari dan berteiak.
"Eitts.... mau kemana" tanya Derson sambil menarik baju pelayan itu.
"Baris kalian semua!" perintah Derson.
Mereka berbaris sesuai perintah Derson lalu Derson menggetok kepala mereka.
Tok..
Tok...
Tok...
"Saya bukan hantu kenapa kalian ketakutan?" tanya Derson.
"Bukannya tuan sudah meninggal?" tanya mereka dengan takut.
"Saya masih hidup makanya saya berada disini, udah saya mau istirahat" ucap Derson lalu berjalan kekamarnya yang ada dilantai dua. sesampai dikamar sebelum tidur Derson mandi terlebih dahulu karena ia habis dari luar.
Derson merebahkan badannya yang sudah segar karena siap mandi, lalu memeluk tubuh mungil itu tapi agak dihalangi perut buncit itu, Via memasukkan kepalanya kedada bidang Derson, Derson pun memeluk balik tubuh Via lalu mencium keningnya.
flasback off.
Semua orang yang mendengar cerita Derson terharu bercampur sedih, tapi mereka juga bersyukur Derson bisa selamat dari kecelakaan itu.
"Jadi kapan kamu menjemput bapak dan ibu yang kamu sebut itu nak?" tanya Mawar.
"Pagi tadi sudah ada yang menjemput mereka dan kemungkinan sudah sampai dirumah, aku sudah katakan kepada pelayan supaya melayani bapak dan ibu dengan baik layaknya melayaniku".
"Bagus kalau begitu nak, Mama senang mendengarnya" ucap Mawar sedaggkan Via yang mendengar cerita Derson tidak henti-hentinya menangis.
"Sayang kamu kenapa?" tanya Derson.
"Aku sedih mendengar cerita mu sayang".
"Tapikan sekarang aku sudah sehat dan selamat sayang, udah diam ya nanti Devi ikut nangis" ucap Derson sambil menggemgam tangan Via.
__ADS_1
Satu persatu orang yang ada diruangan itu sudah pamit pergi dan kini tersisa Derson, Via, dan baby Devi. saat ini mereka bertiga tidur diatas tempat tidur rumah sakit karena tempat tidurnya luas makanya mereka bertiga bisa tidur bersama diatas ranjang itu.
Derson tidur dengan posisi miring sedangkan Via dengan posisi terlentang karena kondisinya lagi siap operasi, Derson memeluk tubuh Via bagian atas karena kalau perutnya belum bisa dipeluk.
"Sayang maafkan aku ya".
"Untuk apa" tanya Via.
"Untuk semuanya yang membuatmu sakit hati dan bersedih".
"Hmmm".
"Kok cuek yank?".
"Aku sudah ngantuk yank, harus segera tidur nanti malam pasti bangun lagi saat Devi bangun dan haus" jawan Via sambil memejamkan matanya.
Derson hanya tersenyum mendengar ucapan sang istri, sekarang mereka tidak bisa seperti dulu lagi bisa tidur sesuka hati, dan sekarang sudah berbeda karena sudah ada sibuah hati yang harus dijaga 24jam.
Sepanjang malam ketika baby Devi bangun Derson sebagai suami yang siap siaga, Derson juga bangun saat baby Devi bangun minta ASI sama popoknya basah.
"Sayang kamu tidur aja, pasti popok Devi mau diganti biar aku aja yang ganti" ucap Derson.
"Bantu aku duduk aja sayang pasti kamu belum terlalu mengerti, aku saja masih pelan-pelan" ucap Via padahal sebelumya mereka sudah belajar cara merawat bayi yang benar.
"Baiklah sayang aku akan membantu mu" ucap Derson lalu membantu Via untuk duduk setelah itu Derson meletakkan baby Devi didepan Via, Via pun mengganti popok babynya dengan hati-hati.
"Sayang mulai besok kita buat satu baby sitter untuk membantu kita menjaga baby Devi ya, supaya kamu bisa istirahat yang cukup" ucap Derson.
"Nggak usah sayang aku ingin membesarkan Devi bersama kamu saja".
"Tunggu kamu pulih dulu sayang baru setelah itu kita berdua yang akan merawatnya, bagaimana?".
"Hmmm..... baiklah sayang aku setuju" ucap Via setelah berpikir sejenak.
"ayok kamu harus kembali tidur sebentar lagi Devi pasti bangun lagi" ajak Derson lalu membantu Via untuk tidur kembali setelah meletakkan baby Devi disamping Via.
🌛🌛🌛
__ADS_1
Kasih dukungan ya