MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Chyt0tec?


__ADS_3

Malam ini, Dave tengah menyiapkan suatu rencana. Ia mengumpulkan berkas-berkas perusahaan yang di urusnya selama ini.


"Bagus, Dave. Tugasmu sekarang adalah memaksa Kayla untyk mengalihkan semua asetnya atas nama Dave." gumam nya.


———


Kini Kayla tengah duduk di pinggiran ranjang. Sesekali mengelus perut yang kuat membuncit itu. "Tuhan ... tolong aku," lirihnya.


Ceklek


Tiba-tiba datang dua orang pembantu tua yang selalu menemani Kayla. "Non ... kenapa belum tidur?" tanya Bik Sina. "Non, kami bisa membantu Non pulang." lanjutnya.


"Tidak. Jika aku pulang kalian akan celaka. Aku tidak ingin itu terjadi." ucap Kayla.


"Kami tida apa-apa, Non. Yang penting Non pulang. Temuai suami Non, dia sepertinya menghawatirkan Non." tutur Bik Ena.


"Mengkhawatirkan? Haha, dia tidak akan mengkhawatirkan aku. Dia berada di penjara saat ini, dia tidak tahu apa yang terjadi padaku. Hanya Alkan yang tahu, adiknya sendiri." tutur kayla dengan nada pilu.


Bik Sina dan Bik Ena, memang sudah mengetahui kebusukan Dave. Mereka dipaksa bekerja untuk Dave, namun, mereka juga tahu, kalau pekerjaan yang mereka lakukan adalah salah.


Mereka berniat untuk membatu Kayla membebaskan diri, meskipun nyawa mereka taruhannya. Namun, Kayla tidak ingin membuat kedua pembantu tua itu terluka. Jadi, dia tidak terlalu mengiya kan perkataan keduanya.

__ADS_1


———


Leo berjalan kearah balkon kamar, melihat bintang yang saat itu bertebaran dimana-mana. "Dulu, dia sering berada di sini juga." gumam nya.


Begitu banyak rindu untuk Kayla darinya. Semua hal, mampu mengingatkan Leo pada istri kecilnya. Apalagi, Kayla sedang hamil, 'kan? Tentu saja, rasa khawatir Leo lebih besar dari yang terlihat.


"Tuhan ... kenapa harus seperti ini?"


"Kapan ini akan berakhir?"


"Aku tidak kuat jika harus seperti ini dalam waktu panjang." gumam Leo mebari menatap cahaya-cahaya kecil yang bertebaran di langit.


———


Ia membawa botol kecil yang ia genggam di tangan kirinnya. Kira-kira, botol apa itu?


"Dimana wanita itu?" tanya Dave pada Bik Sina.


"Di dalam, Tuan," jawab Bik Sina.


Dave segera mengambil langkah untuk menemui Kayla di kamar. Setelah membuka pintu kamar, Dave melihat Kayla tengah tidur di kasur. Entah kenapa, Dave tidak suka melihat wajah damai milik Kayla itu. Sekarang ia hanya menginginkan wajah Kayla yang berekspresikan ketakutan.

__ADS_1


"BANGUN!" Dave menj4mb4k rambut Kayla, tanpa aba-aba.


"Aghrr, sakit ...." lirih Kayla, yang langsung bangun dari tidurnya.


"Aku tidak akan membiarkanmu tidur tenang, sampai kapan pun!" tegas Dave. Ia semakin kuat mencengkram rambut Kayla.


"Lepaskan ... tuan Leo, tolong aku ...." lirih Kayla.


"Hahaha. Leo? Dia sudah aku singkirkan! Jangan berharap diselamatkan! Leo bahkan tidak perduli padamu. Dia marah, karna kau memasukannya kedalam penjara." ucap Dave berdusta.


"Oh, iya, aku membawa ini untukmu." Dave melepaskan cengkraman tangannya dari rambut Kayla. Ia menyodorkan botol kecil yang sedari tadi ia pegang.


"A–apa itu?" tanya Kayla ketakutan.


"Ini, bukan apa-apa. Hanya Chytot3c, kau harus meminum nya," mata Kayla terbelalak kala mendengar kata 'Chytotec' rasa takunya, kini menjalar kemana-mana.


"Tidak! Aku tidak akan meminumnya! Menjauh dariku 1blis!" pekik Kayla.


"Tidak mau? Eum ... baiklah. Kalau begitu, akan ku paksa," ucap Dave mnyerigai.


———

__ADS_1


Yang gak tau chyt0t3c, itu obat pengugur ygy ....


__ADS_2