MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Bab 50


__ADS_3

🌛🌛🌛


"Kamu sudah sampai sana turun belajar yang giat biar anak kita senang punya mama yang pintar bukan cuman pintar buat anak" ucap james sambil mengacak rambut Lily yang rapi jadi berantakan.


"Kak rambut Lily berantakan lho, usil banget sih? kalau aku nggak pintar buat anak kakak nggak bakal ada anak atau calon anak sampai sekarang, kakak kan sama kayak kak Derson nggak suka perempuan, sukanya sama laki-laki" Lily yang memang aslinya suka usil kembali mengejek James.


"Kakak suka perempuan kok cuman belum bertemu yang pas aja, kalau kakak tidak suka perempuan tidak mungkin dalam satu malam bisa membuatmu jadi buncit begini, tapi kalau kurang yakin boleh kok kita ulang lagi kejadian malam itu, kakak rela melepas pakaian kakak lagi demi dirimu" goda James membuat wajah lily memerah.


"Udah achh aku mau keluar dulu, nanti kakak jemput ya kalau Lily sudah pulang, cium babynya dulu" ucap Lily sambil menunjukkan perutnya pada James.


James langsung menundukkan kepala tepat didepan perut Lily lalu berbisik disana.


"Sayang baik-baik ya disana Papa mau kerja dulu, jaga mamamu dan jangan rewel nanti Papa bisa Marah" ucap James dan seketika telinganya langsung dijewer oleh Lily.


"Belum juga lahir kakak sudah memarahinya" ucap Lily kesal.


"Aku hanya dia jangan rewel apalagi jauh dari papanya, udah sana keluar" usir James pada Lily yang makin hari makin cerewet.


Setelah memastikan Lily memasuki gerbang kampus James menjalan kembali mobilnya menuju kantor.


🌛🌛🌛


Ditempat lain saat ini Via bersama Derson sedang bersantai di dekat kolam renang milik Derson, Via merasa hari ini kurang semangat Derson mengajaknya untuk refreshing tapi Via menolaknya dengan alasan mudah lelah dan alhasil Derson mengajaknya bersantai dipinggir kolam.


"Sayang kamu jangan begitu, aku tau kamu tidak sedang baik-baik saja tapi aku lebih tidak baik-baik saja saat tau keadaan mu" ucap Derson memeluk tubuh Via dengan erat.


"Aku sedih banget sayang, belum lama aku menikmati sedikit kebahagiaan dan menanti anak yang akan tumbuh dirahim ku tapi sekarang aku kena penyakit lagi. tapi jika kamu ingin pisah dengan ku aku siap kok aku bukanlah wanita yang sempurna aku wanita yang penuh dengan kekurangan" ucap sambil menangis dipelukan Derson.


Derson langsung melepaskan pelukannya tapi kali ini derson tidak menjawab ucapan Via tapi Derson malah melakukan yang diluar dugaan Via. Derson malah menc*um b*bir Via dengan lembut tanpa ia sadari air mata jatuh dari mata pria kejam itu.


"Sayang aku menerima semua kekurangan mu, kamu adalah perempuan pertama dan akan menjadi yang terakhir jadi pasanganku, aku tidak akan pernah pisah dengan mu apapun yang terjadi" ucap Derson setelah melepas c*umannya sambil memegang wajah Via.


"Sayang kamu jangan menangis, aku bukan wanita yang se-spesial itu" ucap Via menghapus air mata Derson yang terus mengalir.

__ADS_1


"Aku hanya tidak siap jika harus kehilanganmu, kamu adalah wanita paling special untukku berkat kehadiranmu membuatku lebih sadar arti dari kehidupan ini, mulai hari ini kamu janji ya nggak bakal ninggalin aku" ucap Derson.


"Hiks... hiks... maafkan aku yang membuatmu sedih, aku tidak akan meninggalkanmu aku janji" ucap Via lalu Via menc*um bib*r Derson sama halnya yang dilakukan Derson barusan, tapi kali ini keduanya larut dalam c*uman yang dalam sampai keduanya puas dan melepaskan pangutan itu.


"Jangan sedih lagi ya" ucap Derson lagi sambil menghapus l*ur yang berserakan di area b*bir Via.


"Iya sayang, kita berenang yok" ajak Via.


Siang ini kedua orang itu berenang dikolam renang milik Derson sampai memakan waktu 1 Jam dan untung kolam renang disana tidak panas karena ditutupi beton dari rumah itu.


"Sayang kita lomba renang yok, siapa duluan sampai diujung sana dia pemenangnya" tantang Via.


"Apa hadiahnya kalau menang".


"Kalau menang? apa ya?" tanya Via sambil mikir-mikir.


"Kalau aku yang menang siang ini kita harus olahraga diatas ranjang" jawab Derson cepat.


"Kalau kamu yang menang terserah mau minta apa" jawab Derson.


"OK fiks kalau aku yang menang kamu harus masak sesuatu untukku" tantang Via.


Setelah deal dengan kesepakatan kedua orang itu memulai pertandingannya, Via berusaha semaksimal mungkin memenangkan pertandingan itu tapi yang namanya Derson tidak bisa dilawan dalam berenang dan akhirnya pemenangnya kali ini adalah Derson.


"Yeee aku menang sayang" ucap Derson setelah keduanya sudah muncul dipermukaan.


"Kamu mah jago dalam berenang pantas aku kalah" jawab Via pasrah.


"Tapi nggak apa-apa aku mau kok memberi hadiahnya untukmu dan lagian sudah seminggu ini kamu puasa karena aku menolakmu" tambah Via lagi membuat Derson senang bukan kepayang.


Dengan hati senang Derson langsung mengangkat tubuh Via keluar dari kolam dan membawa Via masuk kedalam kamar dalam gendongannya.


"Sayang baju ku basah nanti kasur kita basah" bisik Via.

__ADS_1


Derson langsung melepaskan baju yang lengket ditubuh Via dengan lancar, tidak lupa ia juga melepaskan boxernya, lalu membaringkan Via dikasur.


"Sayang tapi pelan ya aku masih kurang nyaman" bisik Via.


"Iya sayang aku bakal buat kamu senyaman mungkin" ucap Derson lalu memulai aksinya.


Skip..... bayangin sendiri ya para readers adegannya 😘😘😘


******


Setelah selesai olahraga itu Via dan Derson mandi, tidak seperti biasanya Derson langsung keluar dari kamar dan hanya berpesan pada Via untuk menunggunya dikamar.


Dalam waktu dua puluh menit Derson sudah kembali ke kamar dan mebawa sebuah mangkok yang berisi sop ayam dan satu mangkok berisi bubur.


"Sayang kamu makan dulu aku sudah masakkan makanan untukmu" ucap Derson sambil menuntun Via kesofa dari kasur.


"Ini kamu yang masak sayang?".


"Iya aku yang masak untukmu dan ini juga hadiah dariku karena kamu sudah mau tersenyum kembali dan berjanji tidak bakal sedih lagi" ucap Derson sambil menyendokkan kuah sup untuk menyuapi Via.


"Hehe terimakasih ya sayang hadiahnya, kamu memang suami yang sangat baik walau dulu kamu adalah laki-laki yang kejam" ucap Via.


"Makan dulu ya sayang, aku bakal berusaha menjadi suami yang baik untukmu selama-lamanya" ucap Derson lagi.


Kali ini Via sudah makan sangat lahap tidak seperti tadi pagi yang makan hanya beberapa sendok. mungkin karena suaminya begitu peduli dan selalu memberinya semangat membuat Via sangat selera makan.


"Sayang ternyata kamu pintar masak ya" puji Via saat sup itu sudah habis dilahapnya.


"Tidak terlalu pintar tapi Karena aku membumbuinya dengan cinta dan kasih sayang makanya enak" canda Derson membuat Via terkekeh melihat suami kejamnya itu sudah mulai jago bercanda.


🌛🌛🌛


Jangan lupa tinggalkan jejak ya

__ADS_1


__ADS_2