MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Bab 71


__ADS_3

"Kakak jahat".


"Sudah ya jangan menangis lagi, apa kamu nggak lapar?".


"Lapar" ucap lily pelan sambil tersenyum kecut.


Cup....


James mencium bibir Lily sekilas saat melihat wanitanya mulai tersenyum.


"Gitu dong senyum biar tambah cantik. sebentar lagi pelayan akan datang mrmbawa makanan untuk kita. cuci muka mu dulu diakamar mandi biar tambah cantik" seru James.


"Gendong" rengek Lily


James yang saat ini mengambil hati Lily pasrah dengan permintaan Lily, James langsung menggendong perempuan manja itu kamar mandi dan menemainya sampai selesai cuci muka, dengan tidak malu lagi Lily membuang air kecil dihadapan James.


Lily memperhatikan wajah James tidak ada ekspresi apapun diberikan james selain tatapan biasa saja.


"Kak sudah siap gendong lagi".


"Sudah besar juga masih mau digendong-gendong" omel James tapi tidak bisa membantah keinginan Lily.


Niatnya malam ini James melanjutkan pekerjaanya tapi dirungkan karena Lily merengek ingin dipeluk saat tidur.


🌛🌛🌛


Dret....dret...


Suara getaran hp Derson bertanda ada pesan masuk, Derson mengecek hpnya ternyata sms dari Amelia. perempuan itu bertanya tentang kelanjutan rencananya kepada kepada Derson.


"Malam tuan, maaf menggangu saya hanya ingin bertanya tentang pembangunan rumah itu. apa semuanya sudah beres?".


"Dari mana perempuan ini dapat nomor ku?" batin Derson lalu membalas pesan Amelia dengan singkat.


"Sudah, bulan depan sudah bisa ditempati" balas Derson lalu meletakkan kembali hpnya keatas meja.


Dret....dret....dret....

__ADS_1


Kali ini Amelia menelfon nomor Derson dengan alasan menanyakan rumah yang sudah mulai dibangun.


Tidak mau basa basi derson langsung menolak panggilan itu, dan mengirim pesan singkat lagi.


"Saya tidak bisa menelfon, jangan ganggu saya apalagi saya bersama istri saya sedang asik berduaan, itu membuat saya muak dengan mu". setelah pesan itu terkirim Derson langsung mematikan telfonnya dan melanjutkan pekerjaanya.


Derson berbohong mengatakan sibuk dengan Via padahal saat ini Via sudah tidur nyenyak dikasur sedangkan dirinya lagi fokus bekerja. sejak pertama bertemu dengan Amelia Derson kurang menyukai Amelia.


Dan perasaan tidak suka Derson itu terbukti waktu Amelia dengan sengaja menggodanya dengan sengaja membuka kancing bajunya paling atas dan tatapan amelia seperti mengagumi dirinya.


Derson kembali fokus pada latopenya sampai jam menunjukkan pukul 2 hari dini, Derson sudah merasa ngantuk tapi karena pekerjaan tanggung Derson menahan matanya sampai jam 3 pagi.


Merasa tidak kuat lagi dengan matanya yang sudah mengantuk berat, derson berjalan kearah kasur dan merebahkan badannya disamping Via.


🌛🌛🌛


Via dan Derson sudah siap terbang ke Dubai sesuai dengan janjinya minggu lalu kalau minggu ini mereka akan pergi liburan, Derson dan Via memasuki hekikopter milik pribadi Aderson yang akan membawa mereka ke Dubai dengan menempuh perjalanan selama 8 jam lebih.


Segela keperluan untuk dipakai disana sudah dipersiapkan oleh James asisten pribadi Derson, didalam helikopter Via yang baru dua kali terbang semasa hidupnya hanya diam saja tapi tidak terlalu takut seperti pertama kalinya.


Perjalanan 8 jam lebih itu mereka gunakan untuk tidur, keduanya begitu lelap dalam tidurnya, hanya pilot dan co pilot yang bangun dan juga beberapa pengawal.


"Mereka semua mengenal mu sayang? kok pada tunduk semua seperti dikantor?" tanya Via heran.


"Hotel ini milik kita sayang, coba nanti kamu baca nama hotel ini, namanya aderson hotel".


"Kok semua yang kamu punya pake Aderson-Aderson nggak ada nama lain ya?".


"Dulu aku hanya ingin mencantumkan namaku disetiap perusaan ku, mungkin besok-besok aku akan buat nama kita atau nama anak kita".


Via hanya manggut-manggut mendengar ucapan Derson, iya heran dan bertanya sekaya apa sih suaminya, sehingga ia tidak mengetahui dimana saja ada perusaan milik suaminya itu.


Via berjalan tepat disamping Derson laki-laki itu berjalan dengan tatapan dingin apalagi saat melewati karyawannya, sedangkan Via hanya mencoba berjalan mengikuti langkah kaki Derson.


Ruangan president suite ini terletak paling atas gedung hotel ini, sehingga dimalam hari saat ingin memandang kota dubai hanya perlu keluar dari kamar dan bersantai dibalkon kamar sambil menikmati hidangan yang ada ditambah adanya pasangan disamping membuat aura-aura romantis bisa terpancarkan.


Seperti saat ini setelah mandi dan istirahat ternyata hari sudah mulai malam, makan malam untuk mereka juga diantar oleh karyawan, saat ini Via hanya menikmati yang disuguhkan Derson kepadanya.

__ADS_1


"Sayang aku benar-benar bahagia bisa menginjakkan kaki ke dubai ini, ini adalah impian ku dahulu yang tidak mungkin bisa aku gapai, tetapi hari ini kamu mewujudkan impian ku sayang" seru Via dengan bahagia.


"Benarkah begitu? aku ikut senang sayang apalagi kamu menyukainya".


"Besok bawa aku berkeliling ya, kata orang disini banyak tempat wisata yang bisa kuta kunjungi".


"Iya aku akan membawa mu kemana pun kamu mau, asal kamu tidak lupa tujuan utama kita kesini buat bulan madu, jadi setiap malam kamu harus membahagikan suami mu ini dengan suara-suara yang lembut itu, maka dipagi hari sampai sore hari aku akan membawa mu kemana-mana" jawab Derson.


"Tidak masalah sayang bukan hanya disini dimana pun kita berada itu sudah jadi kewajiban ku" seru Via sambil memeluk tubuh Derson.


Lima detik kemudia Via merasa tubuhnya melayang ternyata pelakunya Derson, laki-laki itu langsung bereaksi setelah Via selesai biacara. Via langsung mengalungkan tangannya di leher Derson dan menenggelamkan kepalanya didada yang bidang milik derson saat Derson menggedongnya.


Malam ini terjadi lagi penyatuan antara mereka, dengan rasa yang masih sama ditempat yang berbeda, keduanya larut dalam permainan itu sampai lelah dan menadapat puncak, malam ini derson sudah beberapa kali menyatukan diri dengan Via sampai pagi dan jam sudah menunjukkan jam 5 pagi.


"Sayang sudah ya, aku sudah lelah malam ini kamu sangat rakus sekali" ucap Via.


"Selama seminggu ini aku menahannya untuk mengumpulkan tenaga supaya aku bisa membuatmu lelah seperti saat ini".


"Kamu nakal banget sih sayang".


"Nakal untuk istri tidak masalah sayang, sudah halal" canda derson dan tidak lupa mencium kening Via beberapa kali.


Mata yang mengantuk antara keduanya, pagi ini mereka baru benar-benar tidur sebab malam tadi sejam sekali Derson bangun dan membangunkan Via dan mengajak penyatuan, tapi pagi ini sepertinya Derson benar-benar tidur dan memberikan via waktu untuk sitrahat, baik Via maupun derson tidak mau melepas pelukan mereka saat tidur keduanya masih setia menelpel tanpa pakaian sehelai pun.


🌛🌛🌛


Jangan lupa untuk:


Like


Komen


Vote


Favorite


kasih hadiah mawar

__ADS_1


Dan juga bintang 5


__ADS_2