MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Bab 81


__ADS_3

🌛🌛🌛


"Buk biar aku saja yang masak sore ini, ibuk bantu-bantu Lily saja ya" ucap Lily saat sudah sampai didapur.


"Baik non, nona mau masak apa biar saya tau mempersiapkan bahannya?".


"Lily mau masak daging rendang saja, sama olahan ikan gurami, ada stok ikan gurami kan buk?".


"Ada non".


Lily mulai meracik bumbu-bumbu yang ia gunakan untuk memasak yang dibantu oleh bu ani, tangan mungil itu terlihat sangat lincah dalam memasak layaknya orang yang sudah propesional dalam memasak tanpa berpikir dulu tahap-tahap selanjutnya.


"Wangi pasti mama suka masakan aku" batin Lily.


Sesudah siap memasak Ani menyajikannya diatas meja sedangkan Lily pergi kekamar untuk membersihkan dirinya. Lily langsung mengambil handuk dari lemari dan berjalan kekamar mandi sedangkan James tidak ditemukan diruangan itu.


Sesudah Lily sudah siap mandi James juga belum ada dalam kamar, Lily langsung mencari James dirumah itu ternyata James sedang bersantai ditaman samping sambil merokok.


"Udah mandi kak?".


"Sudah, kamu sudah siap masak sama mandi ya?".


"Semuanya sudah kak, kakak mau jus jeruk nggak tadi aku udah buat jus jeruk untuk diminum malam nanti".


"Nanti malam sajalah, lagian aku sedang merokok" ucap James sambil mematikan puntung rokoknya karena sudah habis dihisap.


Beberapa saat kemudian James kembali mengambil rokok yang baru dan meletakkannya disela-sela jarinya, dan ingin menghidupkannya tapi James mendapat pelotot dari Lily.


"Kenapa matanya?".


Lily tidak menjawab malah tambah memperbesar bola matanya, james tidak mengerti maksud dari Lily dan kembali menghidupkan korek apinya karena tadi belum jadi dihidupkan.


"Rokoknya kakak, jangan merokok didepan Lily napa?".


"Bilang dong sayang" ucap James lalu memasukkan kembali rokok kedalam bungkusnya.


"Ihh dibilangin malah menggoda" omel Lily.


Muach... James mencium bibir Lily langsung saat lily selesai mengomel.


"Jangan suka mengomel nanti cepat tua" ucap James.


"Bilang aja modus".

__ADS_1


"Mau dicium lagi?".


"Iya mau lagi dong dic*um-c*um sama kakak" Lily malah mendekatkan wajahnya tepat dihadapan James, membuat James tidak bisa berkutik.


"Anak kecil ini tidak takut sama orang dewasa".


"Aku nggak kecil ya aku itu udah besar dan sudah punya sua....."


Dret.... Dret.....


Getaran hp Lily menandankan ada telfon masuk ternyata dari mawar. tidak perlu mengulur waktu lily langsung mengangkat tlfn itu, saat Lily berbicara ditelefon James melihat perubahan wajah Lily.


"Kenapa?" tanya James saat Lily sudah siap menelfon dan meletakkan hpnya diatas meja.


"Mama nggak jadi datang, anaknya Jhosua tiba-tiba demam dan mereka mau kerumah sakit" ucap Lily dengan lesu.


"Yaudah besok malam kita kerumah tante Mawar, jangan lesu gitu dong nanti hilang cantiknya" James mencoba menghibur Lily.


"Tapi aku sudah masak untuk mama".


"Besok kamu bisa masak dirumahnya tante kalau kamu mau masakan mu dimakan sama tante, yaudah kita kekamar yok sudah mulai sore bentar lagi malam" ucap James sambil berdiri dari duduknya. Lily langsung berdiri dari duduknya dan mengikuti langkah James dari belakang.


🌛🌛🌛


Ditempat lain saat ini Mawar lagi mengkompres kepala Jhosua yang sedang demam tinggi, hal itu terjadi karena Jhosua tidak sengaja menahan hujan.


"Anak sakit itu bukan di omeli mah, tapi disayang" ucap Jhosua.


"Yaudah kita kerumah sakit aja untuk berobat".


"Hehe nggak perlu ma, Jhosua sudah besar nggak kecil lagi lagian ini hanya masalah kecil".


"Kamu bilang ini masalah kecil, mama nggak mau kejadian dulu terulang lagi sampai kamu step dan membuat mama gelisah" ucap Mawar, mendengar ucapan Mawar Jhosua tidak berkutik tapi memeluk pinggang Mawar yang sedang duduk.


"Terimakasih mama, mama memang paling the best. mama pergi aja kerumah Lily nanti dia kecewa sama mama lebih mementingkan aku pada dia yang notabetnya anak kandung mama sendiri, lagian mama baru dekat dengan Lily jangan hilangkan kesempatan mama untuk lebih dekat lagi dengan anak mama".


"Tapi janji ya saat mama pulang kamu sudah sembuh, bentar lagi papa pulang kerja mama siap-siap dulu" ucap Mawar lalu meninggalkan Jhosua yang sedang berbaring dengan konpres dikepalanya.


"Walaupun dari kecil aku kehilangan mama kandung ku, tapi dari mama tiri ku aku mendapatkan kasih sayang layaknya mama kandung, i love you mom" batin Jhosua.


Saat ini Mawar sudah siap berangkat tinggal menunggu suaminya yang sedang mandi, tidak menunggu lama Alfi sudah keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang lengkap.


Mobil yang dikendarai Alfi sudah sampai diperkarangan rumah James dan Lily, Alfi dan Mawar langsung keluar dari mobil dan berjalan kerumah.

__ADS_1


Tok... Tok.... Tok....


Bi Ani datang membukakan pintu karena Lily dan James masih dikamar belum keluar untuk makam malam.


"Dengan siapa?" tanya Ani yang belum mengenal mamanya Lily.


"Saya Mawar dan ini suami saya, saya datang untuk menemui anak saya" ucap Mawar dengan sopan.


"Mamanya non Lily ya? silahkan masuk buk biar saya panggil non Lilynya dari kamar" ucap Ani sambil mempersilahkan Mawar dan Alfi masuk.


Ani langsung berjalan menuju kamar James dan Lily, sebelum Ani mengetoknya ternyata James sudah duluan membuka pintu.


"Ada bik?".


"Mamanya non Lily sudah datang".


"Makasih bik" ucap James lalu segera berjalan kearah ruang tamu dan benar saja disana sudah ada Mawar bersama Alfi sedang duduk santai.


"Malam Tante, Om. tadi kata Lily tante nggak jadi datang?".


"Iya tadi rencana nggak jadi datang, tapi tante dipaksa Jhosua datang kesini walau dia masih sakit, dia nggak mau hubungan aku sama Lily jadi renggang lagi gara-gara masalah spele".


"Hmmm mau minum dulu tante?".


"Nggak usah, bentar lagi sudah makan malam" jawab Mawar.


Lily datang dari kamar ingin menemui James tapuli Ia malah melihat mamanya ada disana, dengan gembiranya Lily berlari kearah Mawar dan memeluknya.


"Kata mama, mama nggak jadi datang?".


"Maaf ya sayang tadi mama sempat tidak mau datang, tapi karena mama nggak mau kamu kecewa jadi mama sempatkan datang".


"Yaudah Ma kita makan malam dulu tadi Lily sudah masak banyak, ayok Om makan malam dulu" ucap Lily dengan sopan.


Selesai makan malam Mawar Ijin pamit kepada Lily karena tidak mau meninggalkan Jhosua terlalu lama, apalagi sekarang sudah mulai larut malam.


"Sayang kapan-kapan kalian datang ya kerumah mama, dan malam ini mama nggak bisa nginap dirumah baru kalian, kakak mu Jhosua sedang sakit kasian dia sendirian dirumah" ucap Mawar berharap Lily tidak menahannya disana.


"Iya ma nggak apa-apa lain kali mama nginap disini sekalian bawa dek Isla, kalau kak James nggak sibuk hari sabtu malam kami akan berkunjung kerumah mama".


Mawar dan Alfi pun berpamitan dan segera pulang, setelah memastikan mobil yang dikendarai mereka sudah melaju jauh James dan Lily kembali masuk kedalam rumah.


🌛🌛🌛

__ADS_1


Jangan lupa dukung novel ini dengan Like, Komen, Favorite, Vote, dan kasih Hadiah bunga mawarnya, kalau suka cerita ini kasih Bintang 5nya juga ya.


Makasih ❤❤❤


__ADS_2